Update Harga Emas Pegadaian 18 Mei 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Masih Kokoh di Posisi Stabil

Rizky Pratama | InfoNanti
18 Mei 2026, 08:54 WIB
Update Harga Emas Pegadaian 18 Mei 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Masih Kokoh di Posisi Stabil

InfoNanti — Dinamika pasar logam mulia di awal pekan ini menunjukkan pergerakan yang cenderung tenang. Berdasarkan pantauan terbaru pada Senin pagi, 18 Mei 2026, harga emas yang ditawarkan melalui kanal Sahabat Pegadaian terpantau tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan dengan penutupan di hari sebelumnya. Ketiga merek besar, yakni Antam, UBS, dan Galeri24, kompak mempertahankan label harganya di level yang sama dengan perdagangan Minggu, 17 Mei 2026.

Kondisi pasar yang stagnan di hari Senin sering kali dianggap sebagai masa transisi bagi para investor sebelum melihat arah pergerakan pasar global yang lebih dinamis. Bagi Anda yang berencana melakukan investasi emas, stabilitas ini bisa menjadi momentum untuk meninjau kembali portofolio aset aman (safe haven) di tengah ketidakpastian ekonomi dunia yang masih membayangi.

Baca Juga

Duka Mendalam Sri Mulyani atas Tragedi Kereta Bekasi: Refleksi Keajaiban Takdir di Jalur Rel

Duka Mendalam Sri Mulyani atas Tragedi Kereta Bekasi: Refleksi Keajaiban Takdir di Jalur Rel

Rincian Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini

Emas produksi PT Aneka Tambang Tbk atau yang lebih dikenal dengan sebutan Antam, tetap menjadi primadona bagi banyak investor konservatif di Indonesia karena likuiditasnya yang tinggi. Pada perdagangan pagi ini, harga emas Antam di Pegadaian dibanderol sebesar Rp 2.866.000 untuk ukuran satu gram.

Pegadaian sendiri menyediakan berbagai pilihan ukuran untuk Antam, mulai dari berat terkecil 0,5 gram hingga maksimal 100 gram. Berikut adalah rincian lengkap harga emas Antam per 18 Mei 2026:

  • 0,5 gram: Rp 1.486.000
  • 1 gram: Rp 2.866.000
  • 2 gram: Rp 5.670.000
  • 3 gram: Rp 8.479.000
  • 5 gram: Rp 14.097.000
  • 10 gram: Rp 28.137.000
  • 25 gram: Rp 70.212.000
  • 50 gram: Rp 140.341.000
  • 100 gram: Rp 280.601.000

Pergerakan Harga Emas UBS: Pilihan Alternatif yang Menarik

Selain Antam, emas batangan produksi PT Untung Bersama Sejahtera (UBS) juga menawarkan stabilitas harga yang serupa. Meskipun secara nominal sedikit di bawah Antam, emas UBS tetap memiliki daya tarik tersendiri karena ketersediaan stoknya yang sering kali lebih variatif di berbagai outlet. Untuk ukuran 1 gram, emas UBS dipatok pada angka Rp 2.793.000.

Baca Juga

Revolusi Konten Emtek: Membedah Peran Vital AI ViVi dan VidioGen dalam Ekosistem Media Modern

Revolusi Konten Emtek: Membedah Peran Vital AI ViVi dan VidioGen dalam Ekosistem Media Modern

Berbeda dengan Antam yang dibatasi hingga 100 gram di laman Sahabat Pegadaian, emas UBS tersedia hingga ukuran 500 gram. Berikut detail harganya:

  • 0,5 gram: Rp 1.509.000
  • 1 gram: Rp 2.793.000
  • 2 gram: Rp 5.542.000
  • 5 gram: Rp 13.693.000
  • 10 gram: Rp 27.243.000
  • 25 gram: Rp 67.974.000
  • 50 gram: Rp 135.668.000
  • 100 gram: Rp 271.231.000
  • 250 gram: Rp 677.876.000
  • 500 gram: Rp 1.354.161.000

Galeri24: Penawaran Terjangkau untuk Investasi Jangka Panjang

Galeri24, yang merupakan anak perusahaan Pegadaian, menawarkan harga yang paling kompetitif di antara ketiganya. Bagi mereka yang mencari nilai ekonomis tanpa mengurangi kualitas karat, Galeri24 menjadi pilihan yang sangat logis. Harga per gramnya hari ini berada di posisi Rp 2.764.000. Keunggulan utama dari Galeri24 adalah ketersediaan satuan berat yang mencapai 1.000 gram atau 1 kilogram.

Daftar harga emas Galeri24 selengkapnya:

Baca Juga

Industri Plastik Nasional Masuki ‘Survival Mode’ Akibat Eskalasi Konflik AS-Iran di Selat Hormuz

Industri Plastik Nasional Masuki ‘Survival Mode’ Akibat Eskalasi Konflik AS-Iran di Selat Hormuz
  • 0,5 gram: Rp 1.450.000
  • 1 gram: Rp 2.764.000
  • 2 gram: Rp 5.462.000
  • 5 gram: Rp 13.554.000
  • 10 gram: Rp 27.036.000
  • 25 gram: Rp 67.226.000
  • 50 gram: Rp 134.345.000
  • 100 gram: Rp 268.558.000
  • 250 gram: Rp 669.744.000
  • 500 gram: Rp 1.339.486.000
  • 1.000 gram: Rp 2.678.971.000

Analisis Pakar: Mengintip Potensi Fluktuasi Sepekan ke Depan

Meskipun hari ini harga terpantau stagnan, para pengamat pasar mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi lonjakan atau koreksi tajam. Ibrahim Assuaibi, seorang pengamat mata uang dan komoditas terkemuka, memberikan proyeksi bahwa harga emas dunia akan bergerak sangat fluktuatif dalam sepekan ini.

Ibrahim mencatat bahwa pada penutupan pekan lalu, emas dunia bertengger di level USD 4.538 per troy ounce. Jika terjadi tekanan pasar, harga emas domestik diprediksi bisa terkoreksi hingga Rp 20.000 per gram ke level Rp 2.749.000. Namun, jika sentimen positif mendominasi, bukan tidak mungkin harga akan meroket menuju Rp 2.880.000 per gram seiring dengan target harga dunia yang menuju ambang USD 4.800.

Baca Juga

Peta Jalan Swasembada: Indonesia Pastikan 7 Komoditas Pangan Utama Bebas Impor di 2026

Peta Jalan Swasembada: Indonesia Pastikan 7 Komoditas Pangan Utama Bebas Impor di 2026

Faktor Geopolitik dan Ekonomi Global sebagai Penentu

Mengapa harga emas begitu sulit diprediksi secara pasti? Ibrahim menjelaskan bahwa ada tiga faktor utama yang saling bersilangan. Pertama adalah ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya yang terjadi di sekitar Selat Hormuz. Jalur perdagangan energi ini sangat krusial; gangguan sekecil apa pun akan memicu kekhawatiran global yang biasanya membuat investor berbondong-bondong menyelamatkan modal mereka ke dalam bentuk emas.

Kedua, perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang kembali memanas turut memberikan andil besar. Ketidakpastian arah kebijakan ekonomi dari dua raksasa dunia ini membuat mata uang kertas menjadi berisiko. Ketiga, pasar tengah menanti kepastian suku bunga Bank Sentral AS (The Fed). Jika inflasi masih membandel, kebijakan suku bunga akan tetap ketat, yang secara teori akan menekan harga emas, namun sering kali terjadi anomali di lapangan.

Pengaruh Nilai Tukar Rupiah Terhadap Harga Emas

Satu hal yang unik dalam pasar logam mulia domestik adalah peran nilai tukar rupiah. Meskipun harga emas dunia mungkin melemah, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dapat bertindak sebagai penahan atau bantalan. Hal ini menyebabkan harga emas di Pegadaian tidak turun sedalam harga internasional.

Oleh karena itu, bagi masyarakat umum, pelemahan rupiah sebenarnya menjadi pengingat mengapa menyimpan emas itu penting. Emas berfungsi sebagai lindung nilai (hedging) terhadap penurunan daya beli mata uang lokal. Saat nilai uang merosot, nilai emas cenderung bertahan atau bahkan menguat dalam konversi rupiah.

Kesimpulan: Waktu yang Tepat untuk Membeli?

Dengan kondisi harga yang stabil di awal pekan ini, banyak ahli menyarankan metode dollar cost averaging atau mencicil pembelian emas secara rutin. Jangan menunggu harga mencapai titik terendah yang absolut, karena sering kali titik tersebut sulit diprediksi bahkan oleh pakar sekalipun. Pemanfaatan koreksi harga atau stabilitas harga seperti saat ini merupakan peluang terbaik untuk mengoleksi logam mulia.

Permintaan dari bank sentral berbagai negara yang terus menambah cadangan emas mereka menjadi sinyal kuat bahwa dalam jangka panjang, tren emas masih akan cenderung naik (bullish). Jadikan emas sebagai instrumen dana darurat atau persiapan masa depan yang aman dari gerusan inflasi.

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Penulis bisnis & startup dengan pengalaman di dunia digital marketing dan venture.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *