Antisipasi Demo BEM UI: KAI Daop 1 Jakarta Alihkan Pemberhentian 16 Kereta Api ke Stasiun Jatinegara

Rizky Pratama | InfoNanti
12 Jun 2026, 12:52 WIB
Antisipasi Demo BEM UI: KAI Daop 1 Jakarta Alihkan Pemberhentian 16 Kereta Api ke Stasiun Jatinegara

InfoNanti — Dinamika sosial di Jakarta kembali memanas seiring dengan rencana aksi massa yang digalang oleh elemen mahasiswa. Menanggapi situasi terkini terkait aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) pada Jumat, 12 Juni 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengambil langkah cepat untuk memastikan kenyamanan para pelanggan. Otoritas transportasi rel tersebut secara resmi memberlakukan pola operasional khusus bagi perjalanan kereta api jarak jauh (KAJJ) yang berangkat dari maupun menuju Stasiun Gambir.

Sebagai bentuk respons terhadap potensi kemacetan parah di jantung ibu kota, 16 rangkaian kereta api yang biasanya meluncur langsung dari Stasiun Gambir kini dijadwalkan akan berhenti di Stasiun Jatinegara. Strategi ini diambil untuk meminimalisir risiko keterlambatan penumpang yang mungkin terjebak dalam kepadatan lalu lintas Jakarta akibat adanya penutupan jalan atau pengalihan arus di sekitar area aksi demonstrasi.

Baca Juga

Langkah Strategis MedcoEnergi: Amankan Kontrak Gas Raksasa Rp 22,94 Triliun demi Ketahanan Energi Nasional

Langkah Strategis MedcoEnergi: Amankan Kontrak Gas Raksasa Rp 22,94 Triliun demi Ketahanan Energi Nasional

Langkah Antisipatif KAI Daop 1 Jakarta Demi Penumpang

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa kebijakan ini disebut sebagai Berhenti Luar Biasa (BLB). Dalam situasi normal, kereta api jarak jauh yang berangkat dari Gambir tidak melayani naik-turun penumpang di Stasiun Jatinegara. Namun, melihat urgensi di lapangan, fleksibilitas operasional menjadi kunci utama agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.

“Kami mengedepankan aspek pelayanan dan kepastian keberangkatan bagi masyarakat. Mengingat adanya konsentrasi massa di beberapa titik vital, kebijakan berhenti luar biasa di Stasiun Jatinegara diharapkan menjadi solusi bagi calon penumpang yang sulit menjangkau area Stasiun Gambir,” ungkap Franoto dalam keterangan resminya. Pengaturan ini mulai diberlakukan secara efektif sejak pukul 13.00 WIB, menyesuaikan dengan estimasi waktu pergerakan massa ke titik pusat demonstrasi.

Baca Juga

Strategi Berani Purbaya Yudhi Sadewa: Bersihkan Jalur Investasi dari Jeratan Birokrasi

Strategi Berani Purbaya Yudhi Sadewa: Bersihkan Jalur Investasi dari Jeratan Birokrasi

Pihak KAI menegaskan bahwa meskipun ada penambahan titik pemberhentian, jadwal keberangkatan kereta dari Stasiun Gambir tidak mengalami perubahan. Penumpang diimbau untuk tetap memperhatikan jam keberangkatan yang tertera pada tiket dan mengatur waktu perjalanan menuju stasiun agar tidak tertinggal kereta.

Daftar Lengkap 16 Kereta Api yang Berhenti di Stasiun Jatinegara

Kebijakan ini mencakup berbagai relasi populer yang menghubungkan Jakarta dengan kota-kota besar di Pulau Jawa, mulai dari Cirebon, Yogyakarta, hingga Surabaya. Berikut adalah daftar 16 perjalanan kereta api jarak jauh yang mendapatkan izin berhenti luar biasa di Stasiun Jatinegara untuk memfasilitasi penumpang:

  • KA Purwojaya (Relasi Gambir – Kroya)
  • KA Taksaka (Relasi Gambir – Yogyakarta)
  • KA Brawijaya (Relasi Gambir – Malang)
  • KA Bima (Relasi Gambir – Surabaya Gubeng)
  • KA Tambahan (Relasi Gambir – Yogyakarta)
  • KA Gajayana (Relasi Gambir – Malang)
  • KA Cakrabuana (Relasi Gambir – Purwokerto)
  • KA Sembrani (Relasi Gambir – Surabaya Pasarturi)
  • KA Pandalungan (Relasi Gambir – Surabaya Pasarturi)
  • KA Argo Anggrek (Relasi Gambir – Surabaya Pasarturi)
  • KA Argo Lawu (Relasi Gambir – Solo Balapan)
  • KA Gunungjati (Relasi Gambir – Cirebon)
  • KA Manahan (Relasi Gambir – Solo Balapan)
  • KA Argo Anjasmoro (Relasi Gambir – Surabaya Pasarturi)
  • KA Argo Dwipangga (Relasi Gambir – Solo Balapan)
  • KA Argo Sindoro (Relasi Gambir – Semarang Tawang)

Bagi Anda yang memiliki rencana perjalanan hari ini, sangat disarankan untuk mempertimbangkan opsi naik dari Stasiun Jatinegara guna menghindari kerumunan massa yang berpotensi memblokade akses jalan menuju Stasiun Gambir.

Baca Juga

Kabar Gembira bagi Pelaku Usaha, Batas Akhir Pelaporan SPT Pajak Badan Resmi Diperpanjang hingga 31 Mei 2026

Kabar Gembira bagi Pelaku Usaha, Batas Akhir Pelaporan SPT Pajak Badan Resmi Diperpanjang hingga 31 Mei 2026

Gejolak di Bundaran HI: Suara Mahasiswa UI untuk Pemerintah

Di sisi lain, gelombang massa dari BEM UI telah mulai bergerak meninggalkan Depok menuju titik aksi di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Berdasarkan pantauan InfoNanti di lapangan, lapangan parkir FISIP UI telah dipadati oleh ratusan mahasiswa sejak pagi hari dengan atribut jaket kuning kebanggaan mereka. Mereka membawa pesan-pesan kritis yang akan disuarakan di hadapan publik.

Albani Hilmi, Ketua Departemen Aksi dan Propaganda BEM UI, menyatakan bahwa aksi kali ini merupakan akumulasi dari keresahan mahasiswa terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai memberatkan rakyat kecil. “Kami memperkirakan sedikitnya seribu massa akan turun ke jalan. Ini adalah aksi damai, namun tegas dalam menyampaikan aspirasi,” tuturnya sebelum bertolak ke Jakarta.

Baca Juga

Transformasi Radikal BUMN: Mengapa PT INTI dan Sederet Raksasa Pelat Merah Terancam Tinggal Kenangan?

Transformasi Radikal BUMN: Mengapa PT INTI dan Sederet Raksasa Pelat Merah Terancam Tinggal Kenangan?

Manajemen waktu aksi juga dilakukan dengan penuh pertimbangan. Massa dijadwalkan tiba di Jakarta sebelum waktu salat Jumat untuk menunaikan ibadah terlebih dahulu di masjid-masjid sekitar lokasi, baru kemudian memulai orasi secara terpusat setelah ibadah selesai. Hal ini menunjukkan komitmen mahasiswa untuk tetap menjaga ketertiban umum di tengah penyampaian pendapat.

Lima Tuntutan Utama: Dari Ekonomi Hingga Isu Militerisasi

Aksi demonstrasi ini bukan sekadar berkumpul, melainkan membawa agenda substansial yang dikemas dalam lima tuntutan utama. Berikut adalah poin-poin krusial yang diusung oleh BEM UI dalam demonstrasi 12 Juni 2026:

  1. Efisiensi Anggaran: Mendesak pemerintah untuk segera menghentikan pemborosan anggaran APBN yang dinilai tidak tepat sasaran.
  2. Stabilitas Harga: Menuntut penurunan harga BBM dan bahan kebutuhan pokok yang terus merangkak naik, memberatkan daya beli masyarakat.
  3. Evaluasi Program Strategis: Meminta pemberhentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan program Kopdes yang dianggap belum memiliki urgensi mendesak dibandingkan penanganan krisis ekonomi.
  4. Isu Militerisasi: Menuntut penghentian segala bentuk militerisasi di ranah sipil yang dinilai mencederai prinsip demokrasi.
  5. Pengakuan Kesalahan Kebijakan: Meminta Presiden Prabowo Subianto untuk meninjau kembali kebijakan-kebijakan yang dinilai keliru dan berpihak pada kesejahteraan rakyat luas.

Saran Perjalanan dan Keamanan Bagi Masyarakat Umum

Bagi masyarakat umum yang hendak beraktivitas di sekitar Jakarta Pusat, sangat disarankan untuk memantau informasi terkini melalui portal berita InfoNanti. Hindari titik-titik pusat massa seperti Bundaran HI, kawasan Gedung DPR, dan Medan Merdeka jika tidak memiliki kepentingan mendesak.

Penggunaan transportasi publik berbasis rel seperti KRL Commuter Line atau MRT Jakarta mungkin menjadi alternatif yang lebih efisien dibandingkan kendaraan pribadi di saat gejolak massa terjadi. Pihak kepolisian juga telah melakukan pengamanan ketat di berbagai sudut jalan untuk memastikan bahwa aksi demonstrasi tidak mengganggu stabilitas keamanan nasional.

KAI Daop 1 Jakarta juga mengingatkan para penumpang untuk senantiasa mengecek status keberangkatan melalui aplikasi KAI Access. Dengan adanya kolaborasi antara pengaturan transportasi yang sigap dan kesadaran masyarakat dalam memantau informasi, diharapkan mobilitas warga tetap terjaga meskipun Jakarta sedang diwarnai oleh aksi penyampaian pendapat oleh mahasiswa.

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Penulis bisnis & startup dengan pengalaman di dunia digital marketing dan venture.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *