Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24 dan UBS Melaju, Antam Masih Bertahan di Level Stagnan

Rizky Pratama | InfoNanti
26 Jun 2026, 12:52 WIB
Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24 dan UBS Melaju, Antam Masih Bertahan di Level Stagnan

InfoNanti — Dinamika pasar logam mulia di tanah air kembali menunjukkan taringnya menjelang akhir pekan ini. Bagi para investor yang rutin memantau pergerakan aset aman (safe haven), fluktuasi harga yang terjadi di outlet Pegadaian menjadi barometer penting dalam menentukan langkah strategis investasi mereka. Berdasarkan pantauan terbaru pada Jumat, 26 Juni 2026, terjadi fenomena menarik di mana dua merek besar, Galeri24 dan UBS, kompak mencatatkan kenaikan harga, sementara emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) justru memilih untuk ‘parkir’ di level yang sama.

Geliat Harga Emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian

Pergerakan instrumen investasi emas hari ini memberikan napas baru bagi para pemegang aset logam mulia. Produk emas batangan besutan anak perusahaan Pegadaian, Galeri24, terpantau mengalami apresiasi nilai yang cukup signifikan. Saat ini, emas Galeri24 dibanderol di angka Rp 2.621.000 per gram. Kenaikan ini seolah menegaskan bahwa permintaan pasar terhadap emas produksi lokal tetap tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Baca Juga

Rupiah Terhimpit di Ambang Rp 18.000: Menakar Langkah Taktis Bank Indonesia Mengawal Stabilitas Nasional

Rupiah Terhimpit di Ambang Rp 18.000: Menakar Langkah Taktis Bank Indonesia Mengawal Stabilitas Nasional

Setali tiga uang dengan Galeri24, emas cetakan PT Untung Bersama Sejahtera atau yang lebih dikenal dengan label UBS juga menunjukkan tren serupa. Harga emas UBS kini bertengger di posisi Rp 2.634.000 per gram. Kenaikan yang terjadi pada kedua produk ini seringkali menjadi sinyal bagi masyarakat untuk segera melakukan akumulasi aset sebelum tren kenaikan berlanjut lebih jauh.

Emas Antam: Tiga Hari Tanpa Pergerakan

Berbeda dengan kedua koleganya, harga emas Antam di Pegadaian terpantau masih enggan beranjak dari posisinya. Logam mulia dengan logo ikonik ini tercatat bertahan di angka Rp 2.762.000 per gram. Fenomena stagnasi ini telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut, menciptakan sebuah anomali menarik di mana ketika produk lain mulai merangkak naik, emas Antam justru memberikan kesempatan bagi investor untuk masuk pada level harga yang stabil.

Baca Juga

PT Timah Torehkan Rekor: Setoran ke Negara Melejit Rp 1,6 Triliun di Tengah Lonjakan Harga Global

PT Timah Torehkan Rekor: Setoran ke Negara Melejit Rp 1,6 Triliun di Tengah Lonjakan Harga Global

Manajemen Pegadaian sendiri selalu mengingatkan para nasabah bahwa harga yang tertera bersifat dinamis. Perubahan nilai bisa terjadi sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya, bergantung pada kondisi pasar spot global serta nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Selain itu, ketersediaan stok fisik di setiap gerai juga menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan oleh calon pembeli.

Analisis Global: Data Inflasi AS Menjadi Pemicu Utama

Mengapa harga emas di dalam negeri cenderung mengalami kenaikan? Jawaban utamanya terletak di seberang samudra, tepatnya di Amerika Serikat. Ekonomi global saat ini tengah bereaksi terhadap rilis data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) AS yang ternyata sesuai dengan ekspektasi pasar. Kondisi ini memberikan sedikit kelegaan bagi para pelaku pasar yang sebelumnya khawatir akan adanya kejutan inflasi yang lebih tinggi.

Baca Juga

Wujud Nyata Kepedulian InJourney Airports: Menebar Berkah Kurban dari Ujung Barat hingga Timur Indonesia

Wujud Nyata Kepedulian InJourney Airports: Menebar Berkah Kurban dari Ujung Barat hingga Timur Indonesia

Indeks harga PCE meningkat 4,1% secara tahunan hingga Mei 2026. Meski angka ini merupakan level tertinggi sejak April 2023, namun karena angka tersebut sesuai dengan prediksi para ekonom, pasar meresponsnya dengan tenang. Dampaknya, dolar AS sedikit melemah, yang secara otomatis membuat harga emas dunia menjadi lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lainnya, sehingga memicu aksi beli yang masif.

David Meger, Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures, menjelaskan bahwa stabilitas data ekonomi ini menjadi penopang kuat bagi emas. “Fokus utama pasar tetap pada tekanan inflasi ke depan. Ketika data keluar sesuai perkiraan, ketegangan sedikit mereda, dan kita melihat emas kembali mendapatkan daya tariknya sebagai aset pelindung nilai,” ungkapnya dalam sebuah wawancara.

Baca Juga

Resiliensi Ekonomi Nasional: Tabungan Masyarakat Tetap Tumbuh Subur di Tengah Tensi Geopolitik Global

Resiliensi Ekonomi Nasional: Tabungan Masyarakat Tetap Tumbuh Subur di Tengah Tensi Geopolitik Global

Proyeksi Kebijakan The Fed dan Dampaknya pada Logam Mulia

Meskipun emas menunjukkan penguatan, awan mendung dari kebijakan moneter ketat masih membayangi. Para pelaku pasar masih memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga oleh bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), pada akhir tahun ini. Berdasarkan data CME FedWatch, probabilitas kenaikan suku bunga pada bulan Desember masih berada di kisaran 80%.

Secara teori, kenaikan suku bunga merupakan musuh bagi emas. Hal ini dikarenakan emas tidak memberikan imbal hasil berupa bunga (non-yielding asset), sehingga ketika suku bunga naik, investor cenderung beralih ke instrumen seperti obligasi yang menawarkan keuntungan lebih pasti. Namun, di sisi lain, emas tetap menjadi pilihan utama saat terjadi ketidakpastian geopolitik atau ketika inflasi dirasa sulit untuk dikendalikan sepenuhnya.

Rincian Harga Emas Galeri24 Hari Ini

Bagi Anda yang tertarik untuk meminang emas Galeri24, berikut adalah daftar harga lengkap berdasarkan ukuran berat yang tersedia di outlet Pegadaian:

  • 0,5 gram: Rp 1.375.000
  • 1 gram: Rp 2.621.000
  • 2 gram: Rp 5.179.000
  • 5 gram: Rp 12.852.000
  • 10 gram: Rp 25.635.000
  • 25 gram: Rp 63.742.000
  • 50 gram: Rp 127.382.000
  • 100 gram: Rp 254.639.000
  • 250 gram: Rp 635.034.000
  • 500 gram: Rp 1.270.067.000
  • 1.000 gram: Rp 2.540.132.000

Rincian Harga Emas UBS Hari Ini

Emas UBS seringkali dipilih karena ketersediaan stoknya yang lebih fleksibel dan harga yang kompetitif. Berikut rinciannya:

  • 0,5 gram: Rp 1.423.000
  • 1 gram: Rp 2.634.000
  • 2 gram: Rp 5.226.000
  • 5 gram: Rp 12.914.000
  • 10 gram: Rp 25.692.000
  • 25 gram: Rp 64.104.000
  • 50 gram: Rp 127.945.000
  • 100 gram: Rp 255.789.000
  • 250 gram: Rp 639.284.000
  • 500 gram: Rp 1.277.066.000

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Sebagai produk premium dengan likuiditas tinggi, Antam tetap memiliki tempat khusus di hati kolektor logam mulia. Berikut adalah daftar harganya:

  • 0,5 gram: Rp 1.434.000
  • 1 gram: Rp 2.762.000
  • 2 gram: Rp 5.460.000
  • 3 gram: Rp 8.164.000
  • 5 gram: Rp 13.572.000
  • 10 gram: Rp 27.087.000
  • 25 gram: Rp 67.587.000
  • 50 gram: Rp 135.091.000
  • 100 gram: Rp 270.101.000

Logam Mulia Lainnya Turut Menghijau

Tak hanya emas, panggung logam mulia juga diramaikan oleh kenaikan harga komoditas lainnya. Perak, yang sering disebut sebagai ‘emas orang miskin’, mencatatkan kenaikan impresif sebesar 2,2% ke level US$ 58,68 per ons. Platinum dan Palladium juga tak mau kalah dengan masing-masing menguat 1,8% dan 2,7%.

Kenaikan serempak di sektor logam mulia ini menunjukkan bahwa sentimen positif sedang menyelimuti pasar komoditas. Bagi investor cerdas, diversifikasi ke dalam berbagai jenis logam mulia bisa menjadi strategi jitu untuk meminimalisir risiko portofolio di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi.

Tips Berinvestasi Emas di Masa Fluktuatif

Menghadapi harga yang terus bergerak, InfoNanti menyarankan agar masyarakat tidak terjebak dalam perilaku FOMO (Fear of Missing Out). Investasi emas sebaiknya dilakukan dengan strategi dollar cost averaging, yakni membeli secara rutin tanpa terlalu memusingkan fluktuasi harian.

Selain itu, perhatikan juga selisih harga beli dan harga jual kembali (buyback). Biasanya, emas yang dibeli di Pegadaian memiliki harga buyback yang cukup kompetitif, namun tetap memerlukan waktu simpan minimal 2 hingga 5 tahun agar keuntungan yang didapat bisa terasa lebih maksimal. Pastikan juga Anda menyimpan surat-surat pembelian dengan rapi untuk memudahkan proses transaksi di masa mendatang.

Dengan kondisi pasar yang dinamis seperti sekarang, memantau pergerakan harga secara berkala adalah kunci. Apakah Anda akan mulai mengoleksi hari ini, atau menunggu koreksi harga lebih lanjut? Keputusan sepenuhnya ada di tangan Anda sebagai investor yang bijak.

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Penulis bisnis & startup dengan pengalaman di dunia digital marketing dan venture.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *