Update Harga Kripto 2 Mei 2026: Bitcoin Tembus USD 78.000 di Tengah Geliat Bullish Pasar Global

Andi Saputra | InfoNanti
02 Mei 2026, 10:53 WIB
Update Harga Kripto 2 Mei 2026: Bitcoin Tembus USD 78.000 di Tengah Geliat Bullish Pasar Global

InfoNanti — Memasuki akhir pekan pertama di bulan Mei 2026, wajah pasar aset digital tampak mulai sumringah. Pantauan terkini pada Sabtu pagi (2/5/2026) menunjukkan mayoritas aset kripto papan atas sedang menikmati momentum pemulihan yang signifikan. Meskipun sempat menghadapi tekanan volatilitas dalam sepekan terakhir, geliat positif mulai mendominasi papan perdagangan, memberikan angin segar bagi para investor yang menantikan reli panjang.

Berdasarkan data yang dihimpun tim redaksi dari agregator pasar Coinmarketcap, arus modal tampak kembali mengalir masuk ke sektor aset kripto terbaik. Fenomena ini tercermin dari kenaikan kapitalisasi pasar global yang menunjukkan resiliensi luar biasa menghadapi berbagai sentimen ekonomi makro yang berkembang di awal kuartal kedua tahun ini.

Baca Juga

Geliat Pasar Kripto: Saham Digital Melonjak Tajam di Tengah Momentum Krusial RUU Clarity Act

Geliat Pasar Kripto: Saham Digital Melonjak Tajam di Tengah Momentum Krusial RUU Clarity Act

Dominasi Raja Kripto: Bitcoin Menuju Rekor Baru

Bitcoin (BTC) sebagai barometer utama industri blockchain kembali menunjukkan tajinya. Dalam kurun waktu 24 jam terakhir, harga Bitcoin terpantau menguat sebesar 2,17 persen. Pergerakan ini tidak hanya bersifat harian, karena dalam rentang tujuh hari terakhir pun, sang raja koin tetap mampu mempertahankan posisi hijau dengan kenaikan tipis sekitar 0,97 persen.

Saat ini, Bitcoin diperdagangkan pada level psikologis yang cukup krusial, yakni USD 78.318 per koin. Jika dikonversikan ke dalam mata uang lokal dengan asumsi kurs Rp 17.334 per dolar AS, satu keping Bitcoin kini setara dengan Rp 1,35 miliar. Kenaikan ini memicu spekulasi di kalangan analis mengenai potensi pergerakan harga bitcoin yang diprediksi akan mencoba menembus level resistensi berikutnya sebelum penutupan kuartal ini.

Baca Juga

Pasar Kripto Akhir Pekan: Bitcoin Melandai ke Rp 1,3 Miliar, Altcoin Utama Ikut Terkoreksi

Pasar Kripto Akhir Pekan: Bitcoin Melandai ke Rp 1,3 Miliar, Altcoin Utama Ikut Terkoreksi

Ketangguhan Bitcoin di level USD 78.000 mengindikasikan adanya minat institusional yang masih sangat kuat. Banyak pihak melihat bahwa akumulasi yang terjadi di level ini merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan siklus bullish yang telah dinantikan oleh para penggiat investasi kripto di seluruh dunia.

Ethereum dan Altcoin: Antara Koreksi dan Konsolidasi

Tidak mau ketinggalan, Ethereum (ETH) sebagai platform smart contract terbesar juga mencatatkan rapor hijau dalam perdagangan harian. ETH berhasil naik 1,55 persen dalam 24 jam terakhir, meskipun jika ditarik garis dalam sepekan masih tertinggal 0,43 persen. Saat ini, harga Ethereum stabil berada di kisaran Rp 39,83 juta per koin.

Namun, dinamika sedikit berbeda terjadi pada Binance Coin (BNB). Koin utilitas dari ekosistem Binance ini tampak sedang mengalami tekanan jual tipis atau ‘terbakar’ dalam jangka pendek. Dalam sehari terakhir, BNB terkoreksi 0,07 persen, namun koreksi mingguannya jauh lebih dalam yakni mencapai 2,90 persen. Hal ini membuat BNB kini dibanderol di angka Rp 10,67 juta per koin, sebuah level yang oleh sebagian trader dianggap sebagai zona diskon untuk melakukan akumulasi ulang.

Baca Juga

Prediksi Bitcoin Tembus Rp 2,2 Miliar: Dampak Domino Ketegangan Global dan Perlombaan AI

Prediksi Bitcoin Tembus Rp 2,2 Miliar: Dampak Domino Ketegangan Global dan Perlombaan AI

Di sisi lain, analisis pasar kripto menunjukkan performa yang cukup stabil dari Cardano (ADA) dan Solana (SOL). Cardano berhasil menguat 0,52 persen hari ini ke level Rp 4.302, meskipun masih terbebani pelemahan 0,89 persen dalam sepekan. Sementara itu, Solana yang sering dijuluki sebagai ‘Ethereum Killer’ mencatatkan kenaikan harian 0,78 persen ke harga Rp 1,45 juta, walau secara mingguan masih harus memulihkan pelemahan sebesar 2,10 persen.

XRP dan Fenomena Koin Meme Dogecoin

XRP kembali membuktikan eksistensinya dengan mencatatkan pemulihan harian sebesar 1,19 persen. Meski demikian, performa mingguan XRP masih menjadi catatan bagi para pemegang jangka panjang karena masih terkoreksi 3,14 persen. Saat ini, XRP ditransaksikan pada level Rp 24.004 per koin. Ketidakpastian regulasi yang sempat membayangi tampaknya mulai sedikit mereda, memberikan ruang bagi harga untuk bernapas.

Baca Juga

Wejangan Berharga Changpeng Zhao: Strategi Bertahan di Tengah Badai Kripto dan Realita Investasi

Wejangan Berharga Changpeng Zhao: Strategi Bertahan di Tengah Badai Kripto dan Realita Investasi

Sementara itu, sektor memecoin masih dipimpin oleh Dogecoin (DOGE) yang tetap menunjukkan daya tarik magisnya. DOGE naik tipis 0,09 persen dalam sehari, namun yang mengejutkan adalah performa mingguannya yang melesat 10,82 persen. Lonjakan ini membuat DOGE kini bertengger di harga Rp 1.882 per token, menjadikannya salah satu aset dengan performa terbaik di jajaran sepuluh besar dalam tujuh hari terakhir.

Stabilitas Mata Uang Kripto dan Kapitalisasi Global

Di tengah fluktuasi koin-koin volatil, kelompok stablecoin seperti Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) tetap menjalankan fungsinya sebagai jangkar keamanan. Keduanya bergerak stabil di kisaran USD 1,00 dengan fluktuasi yang sangat minimal, masing-masing menguat 0,11 persen dan 0,10 persen. Hal ini mencerminkan ketersediaan likuiditas yang cukup di pasar untuk mendukung transaksi besar.

Secara keseluruhan, total market cap kripto hari ini berada pada angka fantastis USD 2,59 triliun atau setara dengan Rp 33.980 triliun. Angka ini mencerminkan penguatan sekitar 1,41 persen dalam sehari terakhir. Pertumbuhan nilai pasar global ini menjadi sinyal kuat bahwa kepercayaan publik terhadap teknologi blockchain dan aset kripto sebagai kelas aset alternatif terus mengalami peningkatan yang konsisten.

Pandangan ke Depan dan Mitigasi Risiko

Geliat hijau yang terlihat pada awal Mei 2026 ini memberikan narasi positif bagi kelanjutan pasar di sisa tahun ini. Integrasi stablecoin yang semakin cepat di berbagai negara, seperti kebijakan baru di Australia untuk merombak sistem pembayaran, memberikan legitimasi tambahan bagi ekosistem aset digital secara global.

Meskipun demikian, para pelaku pasar tetap dihimbau untuk waspada. Karakteristik pasar kripto yang volatil menuntut kedewasaan dalam berinvestasi. Sangat disarankan bagi pembaca untuk selalu melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan beli maupun jual.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi formal. Setiap keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. InfoNanti tidak bertanggung jawab atas keuntungan maupun kerugian yang mungkin timbul dari aktivitas perdagangan aset digital Anda. Pelajari risiko dengan bijak sebelum terjun ke pasar.

Andi Saputra

Andi Saputra

Analis crypto dan blockchain enthusiast sejak 2017.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *