Pasar Kripto Akhir Pekan: Bitcoin Melandai ke Rp 1,3 Miliar, Altcoin Utama Ikut Terkoreksi
InfoNanti — Awan mendung tampak menyelimuti pasar aset digital pada penghujung pekan ini. Berdasarkan pantauan pasar pada Minggu (19/4/2026), mayoritas mata uang kripto papan atas terpaksa parkir di zona merah setelah mengalami tekanan jual yang cukup signifikan dalam 24 jam terakhir.
Sang pemimpin pasar, Bitcoin (BTC), terpantau mengalami koreksi sebesar 2,22 persen. Saat ini, BTC diperdagangkan pada level Rp 1,30 miliar per koin. Meski harganya melandai, dominasi Bitcoin di ekosistem kripto justru menunjukkan tren penguatan tipis sebesar 0,06 persen, yang kini mengukuhkan posisinya di angka 59,30 persen dari total nilai pasar secara keseluruhan.
Nasib Altcoin di Tengah Guncangan Pasar
Kondisi tidak menguntungkan juga menjalar ke deretan aset alternatif atau altcoin. Ethereum (ETH), yang merupakan aset kripto terbesar kedua, harus rela nilainya terpangkas 3,13 persen dan kini berada di kisaran Rp 40,40 juta per keping. Langkah ini juga diikuti oleh Binance Coin (BNB) yang menyusut 1,84 persen ke level Rp 10,8 juta.
Dogecoin Melawan Arus: Mengapa Raja Meme Coin Melaju Saat Bitcoin dan Altcoin Terjepit?
Beberapa aset populer lainnya pun tak kuasa menahan arus balik pasar. Berikut adalah rincian pergerakan harga beberapa aset kripto lainnya:
- Cardano (ADA): Merosot tajam 4,29 persen ke posisi Rp 4.282.
- Solana (SOL): Terkoreksi 3,43 persen dan kini dibanderol Rp 1,47 juta.
- XRP: Melemah 3,27 persen ke angka Rp 24.567.
- Dogecoin (DOGE): Mengalami penurunan terdalam di jajaran sepuluh besar dengan koreksi 5,26 persen ke level Rp 1.614.
Stablecoin Jadi Pelarian Sementara
Di tengah volatilitas pasar yang memerah, aset jenis stablecoin justru menunjukkan pergerakan yang stabil cenderung menguat tipis. Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) masing-masing mencatatkan kenaikan marginal sebesar 0,01 persen. Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian investor cenderung memindahkan aset mereka ke mata uang yang dipatok pada dolar AS untuk meminimalisir risiko kerugian lebih lanjut.
Masa Depan Ekonomi Digital: JPMorgan Ramal Tokenisasi Aset Bakal Mengubah Wajah Industri Keuangan Global
Secara kumulatif, total kapitalisasi pasar kripto global pada hari ini berada di angka Rp 43.809 triliun, atau mengalami penurunan total sekitar 2,52 persen dalam satu hari. Penurunan ini juga dibarengi dengan merosotnya volume perdagangan pasar yang mencapai 27,94 persen, menunjukkan adanya sikap hati-hati atau wait and see dari para pelaku pasar di seluruh dunia.