Eksplorasi Ikonik Kuala Lumpur: Pengalaman Seru Keliling Kota dengan Bus Ronda Ronda Hop-On Hop-Off

Siti Rahma | InfoNanti
02 Mei 2026, 16:53 WIB
Eksplorasi Ikonik Kuala Lumpur: Pengalaman Seru Keliling Kota dengan Bus Ronda Ronda Hop-On Hop-Off

InfoNanti — Menikmati semilir angin di tengah megahnya arsitektur metropolitan Kuala Lumpur kini bukan lagi sekadar impian bagi para pelancong. Ibu kota Malaysia ini menawarkan cara unik bagi wisatawan untuk menyisir setiap sudut kotanya tanpa harus lelah berjalan kaki atau bingung berpindah moda transportasi. Salah satu primadona transportasi wisata yang paling diminati adalah bus Ronda Ronda, atau yang lebih dikenal secara internasional sebagai layanan bus Hop-on Hop-off (HOHO).

Tim redaksi kami berkesempatan langsung merasai sensasi duduk di atas bus tingkat dengan atap terbuka (open-top double-decker) ini. Perjalanan yang memadukan kenyamanan modern dengan pemandangan sejarah serta modernitas kota ini dimulai dari titik yang sangat legendaris, yakni Sungei Wang Plaza. Bagi Anda yang sedang merencanakan liburan, memahami rute dan tips menggunakan bus ini akan sangat membantu memaksimalkan pengalaman wisata di Kuala Lumpur.

Baca Juga

Dampak Konflik Timur Tengah: Bangladesh Resmi Kerek Harga BBM Hingga 15 Persen

Dampak Konflik Timur Tengah: Bangladesh Resmi Kerek Harga BBM Hingga 15 Persen

Memulai Petualangan dari Jantung Bukit Bintang

Titik keberangkatan di Sungei Wang Plaza bukanlah tanpa alasan. Kawasan Bukit Bintang dikenal sebagai pusat nadi hiburan dan perbelanjaan di Malaysia. Memulai perjalanan dari sini memberikan kesan tersendiri bagi para turis. Sambil menunggu bus datang, wisatawan bisa mengamati hiruk-pikuk kota yang tak pernah tidur.

Menariknya, ada filosofi mendalam di balik nama tempat ini. Zura, salah satu pemandu wisata senior yang mendampingi perjalanan kami, menjelaskan dengan antusias bahwa nama “Sungei Wang” memiliki arti yang penuh doa. “Sungei berarti sungai dan Wang berarti uang. Logikanya, apa yang terjadi pada sungai? Airnya terus mengalir. Jadi, harapannya adalah uang dan rezeki akan terus mengalir di pusat perbelanjaan ini,” ujarnya. Penjelasan naratif seperti inilah yang membuat perjalanan dengan bus wisata menjadi lebih berwarna daripada sekadar naik transportasi publik biasa.

Baca Juga

Jejak Sejarah 10 Mei: Saat Christopher Columbus Menemukan Permata Karibia, Kepulauan Cayman

Jejak Sejarah 10 Mei: Saat Christopher Columbus Menemukan Permata Karibia, Kepulauan Cayman

Sistem Tiket dan Fleksibilitas Bagi Wisatawan

Antrean di loket bus Ronda Ronda pada akhir pekan atau hari libur nasional biasanya cukup panjang, menunjukkan betapa populernya layanan ini. Untuk memudahkan perencanaan keuangan Anda, penting untuk mengetahui struktur harga tiket yang diberlakukan. Manajemen Ronda Ronda membedakan tarif antara warga lokal (pemegang MyKad) dan turis mancanegara.

Untuk kategori turis domestik (Malaysia), orang dewasa dikenakan tarif RM 38 (sekitar Rp131.000), sementara anak-anak usia 5 hingga 12 tahun cukup membayar RM 19 (sekitar Rp65.000). Namun, bagi Anda pemegang paspor Indonesia atau turis mancanegara lainnya, harga tiket dipatok RM 76 (sekitar Rp263.000) untuk dewasa dan RM 38 (sekitar Rp131.000) untuk anak-anak.

Jika Anda bepergian dalam grup kecil atau keluarga, tersedia Paket Keluarga yang jauh lebih hemat. Paket yang mencakup dua orang dewasa dan dua anak ini dihargai RM 105 untuk lokal dan RM 210 untuk mancanegara. Tiket ini bisa dibeli langsung di lokasi atau melalui situs resmi mereka untuk menghindari antrean fisik. Sistem “Hop-on Hop-off” ini memungkinkan Anda turun di halte mana pun yang Anda suka, berfoto sepuasnya, lalu naik kembali ke bus berikutnya yang melintas setiap 20-30 menit sekali.

Baca Juga

Netanyahu di Ujung Tanduk: Antara Ambisi Perang yang Belum Tuntas dan Ketidakpuasan Publik Israel

Netanyahu di Ujung Tanduk: Antara Ambisi Perang yang Belum Tuntas dan Ketidakpuasan Publik Israel

Menyusuri Landmark Ikonik dalam Dua Jam

Perjalanan satu putaran penuh biasanya memakan waktu sekitar dua jam, tergantung pada kepadatan lalu lintas kota. Namun, dua jam tersebut dijamin tidak akan membosankan. Bus akan membawa Anda melewati lebih dari 20 titik pemberhentian yang mencakup hampir semua ikon terkenal Malaysia.

Rute ini mencakup Istana Budaya (Palace of Culture) yang megah dengan arsitektur berbentuk sirih, hingga Menara Kembar Petronas (KLCC) yang menjulang tinggi ke langit. Tak ketinggalan, bus juga akan melintasi Kuala Lumpur Tower (Menara KL) yang menawarkan pemandangan kota dari ketinggian. Seorang wisatawan asal Indonesia, Decky Tri, mengungkapkan kepuasannya saat menaiki bus ini. “Seru banget, kita bisa merasakan pengalaman berbeda. Bisa keliling ke banyak atraksi sekaligus tanpa pusing memikirkan rute jalan,” tuturnya kepada InfoNanti.

Baca Juga

Diplomasi Kilat Trump: Minta Netanyahu Redam Serangan ke Lebanon Demi Stabilitas Kawasan

Diplomasi Kilat Trump: Minta Netanyahu Redam Serangan ke Lebanon Demi Stabilitas Kawasan

Ronda Ronda Malam: Pesona Cahaya Kota

Bagi Anda yang kurang menyukai teriknya matahari siang, bus Ronda Ronda menyediakan opsi tur malam hari. Berbeda dengan tur siang yang beroperasi dari jam 09.00 hingga 18.00, tur malam hanya tersedia satu kali keberangkatan, yakni pada pukul 20.00 malam. Pengalaman ini sering disebut sebagai “KL City of Lights”.

Tarif untuk tur malam sedikit berbeda. Turis mancanegara dewasa dikenakan RM 80, sedangkan anak-anak RM 40. Meskipun sedikit lebih mahal, pemandangan gedung-gedung pencakar langit yang dihiasi lampu warna-warni memberikan atmosfer romantis dan futuristik yang tidak akan didapatkan pada siang hari. Ini adalah waktu terbaik untuk melihat Menara Petronas bersinar terang di tengah kegelapan malam.

Tips Penting Sebelum Menumpang Bus Atap Terbuka

Karena bus ini memiliki bagian atap yang terbuka, persiapan fisik sangatlah krusial. Cuaca di Kuala Lumpur sangat mirip dengan Jakarta—bisa sangat terik di siang hari namun tiba-tiba hujan turun dengan deras. Berikut adalah beberapa hal yang wajib Anda siapkan:

  • Tabir Surya (Sunscreen): Sangat penting untuk melindungi kulit dari sinar UV jika Anda memilih duduk di lantai atas.
  • Kacamata Hitam dan Topi: Membantu meredam silau dan melindungi kepala dari panas langsung.
  • Payung atau Jas Hujan Lipat: Cuaca tropis sulit diprediksi, sedia payung sebelum hujan adalah pepatah yang wajib diterapkan.
  • Kamera dengan Baterai Penuh: Anda akan melewati banyak sekali objek estetis yang sayang untuk dilewatkan.

Pihak pengelola sangat menekankan aspek keselamatan. Wisatawan sangat dilarang untuk berdiri saat bus sedang berjalan, terutama ketika berada di lantai atas. Meskipun bus akan berhenti sejenak di beberapa titik foto (photo stop), penumpang tetap harus berhati-hati dengan ranting pohon atau kabel yang mungkin berada di sepanjang rute.

Mengapa Bus HOHO Adalah Pilihan Terbaik?

Mungkin banyak yang bertanya, mengapa harus membayar lebih untuk bus wisata jika ada transportasi umum seperti LRT atau Monorel? Jawabannya terletak pada kenyamanan dan narasi. Dengan bus Ronda Ronda, Anda tidak perlu berdesakan dengan pekerja lokal saat jam sibuk. Anda mendapatkan kursi yang nyaman, penjelasan dari pemandu atau audio guide, dan yang paling penting: sudut pandang (angle) foto yang sempurna dari ketinggian bus tingkat.

Wisata ini sangat direkomendasikan bagi mereka yang baru pertama kali berkunjung ke Kuala Lumpur dan ingin mendapatkan gambaran umum tentang kota tersebut dalam waktu singkat. Dengan manajemen waktu yang baik, Anda bisa mengunjungi destinasi sejarah seperti Dataran Merdeka pada pagi hari, lalu berbelanja di KLCC pada sore hari, semuanya hanya dengan menggunakan satu tiket bus yang sama.

Kesimpulannya, perjalanan dengan bus Ronda Ronda bukan sekadar berpindah dari satu tempat ke tempat lain, melainkan sebuah perjalanan naratif yang memperkenalkan wajah asli Malaysia kepada dunia. Jadi, pastikan bus merah-kuning ini masuk ke dalam daftar rencana perjalanan Anda saat berkunjung ke negeri jiran nanti!

Siti Rahma

Siti Rahma

Jurnalis berita global dengan ketertarikan pada geopolitik dan ekonomi dunia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *