Update Harga Emas Antam 13 April 2026: Anjlok Tajam Rp 42.000, Momentum Tepat untuk Investasi?

Rizky Pratama | InfoNanti
13 Apr 2026, 09:23 WIB
Update Harga Emas Antam 13 April 2026: Anjlok Tajam Rp 42.000, Momentum Tepat untuk Investasi?

InfoNanti — Dinamika pasar logam mulia kembali menunjukkan volatilitasnya di awal pekan ini. Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau mengalami koreksi yang cukup dalam pada perdagangan Senin, 13 April 2026. Penurunan yang terjadi secara tiba-tiba ini menjadi sorotan tajam bagi para investor yang terus memantau pergerakan aset aman (safe haven) di tengah situasi global yang masih penuh teka-teki.

Merujuk pada data resmi dari laman Logam Mulia, harga emas Antam hari ini dibanderol sebesar Rp 2.818.000 per gram. Angka tersebut mencerminkan kemerosotan sebesar Rp 42.000 dibandingkan dengan posisi pada sesi perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp 2.860.000 per gram. Penurunan ini tentu menjadi angin segar bagi mereka yang sedang mencari celah untuk melakukan investasi emas dengan harga yang lebih kompetitif.

Baca Juga

Update Harga Perak Antam 29 April 2026: Terkoreksi di Tengah Gejolak Geopolitik Global dan Ancaman Inflasi

Update Harga Perak Antam 29 April 2026: Terkoreksi di Tengah Gejolak Geopolitik Global dan Ancaman Inflasi

Harga Buyback Turut Mengalami Tekanan

Tidak hanya harga jual, nilai beli kembali atau buyback emas Antam juga mencatatkan pelemahan yang identik. Per hari ini, harga buyback dipangkas sebesar Rp 42.000, menjadikannya berada di level Rp 2.585.000 per gram. Sebagai informasi bagi publik, harga buyback merupakan patokan harga yang digunakan Antam saat Anda ingin menjual kembali emas batangan yang Anda miliki.

Jika menilik sejarahnya, posisi harga saat ini masih berada di bawah rekor tertinggi sepanjang masa yang pernah dicetak pada 29 Januari 2026 lalu. Kala itu, harga emas Antam sempat menyentuh angka prestisius Rp 3.168.000 per gram dengan nilai buyback mencapai Rp 2.989.000 per gram. Fluktuasi ini membuktikan bahwa harga logam mulia sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar global yang bergerak dinamis.

Baca Juga

Kebangkitan Ekonomi Rakyat: Program UMiMAX Pertamina Cetak Ratusan Wirausaha Mandiri dengan Omzet Miliaran Rupiah

Kebangkitan Ekonomi Rakyat: Program UMiMAX Pertamina Cetak Ratusan Wirausaha Mandiri dengan Omzet Miliaran Rupiah

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini (Senin, 13 April 2026)

Bagi Anda yang berencana melakukan transaksi hari ini, berikut adalah rincian lengkap harga emas batangan Antam untuk berbagai ukuran berat:

  • Emas 0,5 gram: Rp 1.459.000
  • Emas 1 gram: Rp 2.818.000
  • Emas 2 gram: Rp 5.586.000
  • Emas 3 gram: Rp 8.361.000
  • Emas 5 gram: Rp 13.905.000
  • Emas 10 gram: Rp 27.730.000
  • Emas 25 gram: Rp 69.160.000
  • Emas 50 gram: Rp 138.155.000
  • Emas 100 gram: Rp 276.160.000
  • Emas 250 gram: Rp 690.090.000
  • Emas 500 gram: Rp 1.379.900.000
  • Emas 1.000 gram: Rp 2.758.600.000

Analisis Pasar: Geopolitik dan Bayang-bayang Stagflasi

Penurunan tajam harga emas hari ini terjadi di tengah perdebatan sengit di kalangan analis dunia. Laporan dari Kitco News menyebutkan bahwa pelaku pasar di Wall Street kini mulai kembali melirik emas setelah adanya gencatan senjata dalam konflik Timur Tengah. Meski begitu, pergerakan harga emas diprediksi akan tetap tidak stabil (volatile).

Baca Juga

Rupiah Tembus Rp 17.400 per Dolar AS: Jeritan Dunia Usaha di Tengah Bayang-bayang Pertumbuhan Semu

Rupiah Tembus Rp 17.400 per Dolar AS: Jeritan Dunia Usaha di Tengah Bayang-bayang Pertumbuhan Semu

Adrian Day, Presiden Adrian Day Asset Management, menilai bahwa meskipun terkoreksi, fundamental emas masih cukup kuat. Ia menyoroti adanya aksi jual besar-besaran oleh bank sentral Turki sebagai salah satu pemicu tekanan harga saat ini. Di sisi lain, Colin Cieszynski dari SIA Wealth Management berpendapat bahwa emas sedang memasuki fase konsolidasi atau bergerak sideways dalam rentang USD 4.400 hingga USD 5.200 per troy ounce.

Ketidakpastian ini diperparah dengan risiko stagflasi yang meningkat akibat gangguan pada pasar energi global. Dalam kondisi seperti ini, pergerakan ekonomi global menjadi sangat krusial untuk diperhatikan. Jika konflik kembali memanas, peran emas sebagai aset pelindung nilai dipastikan akan kembali menguat dan mendorong harganya ke level yang lebih tinggi.

Baca Juga

Benarkah MinyaKita Langka? Bulog Buka Suara Terkait Distribusi dan Peta Sebaran Stok Nasional

Benarkah MinyaKita Langka? Bulog Buka Suara Terkait Distribusi dan Peta Sebaran Stok Nasional
Rizky Pratama

Rizky Pratama

Penulis bisnis & startup dengan pengalaman di dunia digital marketing dan venture.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *