Kebangkitan Ekonomi Rakyat: Program UMiMAX Pertamina Cetak Ratusan Wirausaha Mandiri dengan Omzet Miliaran Rupiah
InfoNanti — Perjalanan hidup Ristianti menjadi potret nyata bagaimana sebuah kesempatan kecil yang dikelola dengan serius mampu mengubah nasib sebuah keluarga secara drastis. Setelah kehilangan profesinya sebagai guru dan suaminya terkena dampak gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK), kondisi finansial keluarganya sempat berada di titik nadir. Namun, di tengah keterpurukan tersebut, semangat untuk bertahan hidup membawanya menemukan jalan keluar melalui inisiatif pemberdayaan masyarakat.
Awalnya, Ristianti mencoba menyambung hidup dengan berjualan kue dalam skala kecil, sementara sang suami beralih profesi menjadi pengemudi ojek daring. Titik balik perjuangannya terjadi saat ia memutuskan untuk bergabung dalam program Ultra Mikro Pertamina Aksi (UMiMAX). Melalui program ini, ia tidak hanya mendapatkan bantuan sarana fisik berupa gerobak warkop, tetapi juga dibekali dengan kurikulum pelatihan dan pendampingan bisnis yang intensif.
Kabar Baik Bagi Konsumen, Harga Minyakita Mulai Melandai Mendekati HET
Kini, Ristianti telah bertransformasi menjadi pelaku usaha ultra mikro yang mandiri. Dari usaha sederhana tersebut, ia mampu meraup omzet jutaan rupiah setiap bulannya, sekaligus memberikan kepastian pendidikan bagi anak-anaknya ke jenjang yang lebih tinggi.
UMiMAX: Inkubator Wirausaha Tangguh bagi Korban PHK
Ristianti adalah satu dari 168 peserta program UMiMAX yang baru saja secara resmi “diwisuda” oleh Pertamina di Auditorium Universitas Pertamina, Jakarta. Para lulusan ini dipersiapkan untuk menjadi motor penggerak ekonomi di lingkungannya masing-masing. Program ini memang dirancang secara khusus untuk menyasar masyarakat ekonomi lemah serta mereka yang kehilangan pekerjaan akibat efisiensi perusahaan.
Rudi Arifianto, Vice President CSR & SMEPP Management Pertamina, menjelaskan bahwa program ini telah bergulir sejak Desember 2025. Menurut catatan redaksi, sekitar 75 persen mitra UMiMAX merupakan masyarakat yang terdampak PHK.
Menanti Kepastian Pajak E-Commerce: DJP Tegaskan Kesiapan Teknis Sambil Pantau Stabilitas Ekonomi
“Ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui skema hibah sarana usaha yang dibarengi dengan edukasi berkelanjutan,” ungkap Rudi dalam prosesi wisuda tersebut.
Catatan Prestasi: Omzet Tembus Rp2,7 Miliar
Efektivitas program ini terlihat jelas dari performa finansial para pesertanya. Tersebar di enam wilayah strategis—Jabodetabek, Karawang, Subang, dan Bandung—program ini mencakup berbagai jenis usaha, mulai dari 65 unit Warmindo, 63 unit Kopi Keliling (Kopling), hingga 40 unit Mini ATM.
Sejak Januari hingga April 2026, akumulasi pendapatan seluruh peserta telah menyentuh angka Rp2,75 miliar dengan laba bersih mencapai Rp858 juta. Beberapa peserta bahkan dilaporkan mampu meraih laba bersih di atas Rp10 juta per bulan. Keberhasilan ini menjadi basis kuat bagi Pertamina untuk terus melakukan eskalasi program di masa mendatang.
Beralih ke Bahan Bakar Gas: Rahasia Efisiensi Mesin dan Solusi Dompet Hemat di Era Energi Hijau
Visi 2026: Menjangkau 1.000 Peserta Baru
Melihat dampak positif yang masif, Pertamina tidak lantas berpuas diri. Vice Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa target jangkauan program akan diperluas secara signifikan pada tahun 2026 dengan menyasar 1.000 peserta baru di seluruh pelosok Indonesia. Fokus utamanya tetap pada wilayah dengan kerentanan ekonomi tinggi menggunakan basis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
“Kami ingin melihat lebih banyak peluang usaha terbuka bagi masyarakat. Wisuda ini bukan akhir, melainkan awal bagi para mitra untuk naik kelas menjadi wirausaha yang andal dan inspiratif,” ujar Baron.
Kesuksesan serupa juga dirasakan oleh Tasya Putri Nabilah. Berkat pendapatan dari program UMiMAX, ia tidak hanya berhasil menyelamatkan pendidikannya sendiri yang hampir putus, tetapi juga mampu membiayai adiknya hingga masuk ke perguruan tinggi.
Strategi Baru Ditjen Pajak 2025-2029: Dari PPN Jalan Tol Hingga Fluktuasi Harga Emas
Mendukung Target Berkelanjutan
Sebagai perusahaan yang memimpin transisi energi di tanah air, Pertamina terus mengintegrasikan program investasinya dengan target Net Zero Emission 2060 serta Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui penerapan prinsip Environmental, Social, & Governance (ESG), inisiatif seperti UMiMAX diharapkan dapat menciptakan kemandirian ekonomi yang selaras dengan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan sosial nasional.