Update Pasar Kripto: Bitcoin Melesat Lewati Ambang $80.000, Gairah Altcoin Mulai Memanas

Andi Saputra | InfoNanti
05 Mei 2026, 08:51 WIB
Update Pasar Kripto: Bitcoin Melesat Lewati Ambang $80.000, Gairah Altcoin Mulai Memanas

InfoNanti — Panggung pasar aset digital global kembali menunjukkan geliat positif dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Berdasarkan pantauan terkini, mayoritas aset kripto papan atas berhasil mendarat di zona hijau, dipimpin oleh pergerakan impresif sang raja kripto, Bitcoin, yang kini kokoh bertengger di level psikologis baru. Fenomena ini memberikan angin segar bagi para pelaku pasar yang sempat dibayangi ketidakpastian dalam beberapa pekan sebelumnya.

Meskipun sentimen pasar secara umum terlihat cerah, dinamika yang terjadi di lapangan menunjukkan adanya variasi performa antar aset. Sebagian aset digital mencatatkan kenaikan tipis yang stabil, sementara beberapa altcoin justru mulai menunjukkan taji dengan lonjakan persentase yang cukup signifikan. Kondisi ini mencerminkan bahwa meskipun pasar didominasi oleh optimisme, para investor tetap mengedepankan sikap selektif dalam mengelola portofolio mereka.

Baca Juga

Korea Selatan Perketat Arus Kripto Lintas Batas: Langkah Strategis Menuju Transparansi Finansial Global

Korea Selatan Perketat Arus Kripto Lintas Batas: Langkah Strategis Menuju Transparansi Finansial Global

Dominasi Bitcoin dan Ethereum di Puncak Klasemen

Mengacu pada data terbaru dari Coinmarketcap per Selasa (5/5/2026), Bitcoin (BTC) masih memegang kendali penuh sebagai penguasa pasar dengan kapitalisasi pasar mencapai angka fantastis USD 1,60 triliun. Dalam rentang waktu sehari, Bitcoin berhasil menguat sebesar 1,17%, membawa harganya menyentuh level USD 80.112,76. Kenaikan ini bukan sekadar angka, melainkan sinyal kuat akan tingginya kepercayaan investor terhadap nilai intrinsik BTC di tengah pergeseran ekonomi global.

Tidak ketinggalan, Ethereum (ETH) sebagai platform smart contract terbesar, membuntuti di posisi kedua dengan kapitalisasi pasar sebesar USD 284,31 miliar. ETH mencatatkan apresiasi harga sebesar 0,57%, yang membuatnya kini diperdagangkan di kisaran USD 2.356,34. Meski kenaikannya tidak seagresif Bitcoin, stabilitas Ethereum dianggap sebagai fondasi penting bagi ekosistem decentralized finance (DeFi) yang terus berkembang.

Baca Juga

Prediksi Harga SUI: Analisis Potensi Lonjakan 20 Kali Lipat di Siklus Altseason Mendatang

Prediksi Harga SUI: Analisis Potensi Lonjakan 20 Kali Lipat di Siklus Altseason Mendatang

Mengurai Pergerakan Stablecoin dan Altcoin Utama

Di tengah volatilitas yang menjadi ciri khas pasar kripto, kehadiran stablecoin tetap menjadi jangkar bagi para trader. Tether (USDT), misalnya, tetap menjaga posisinya dengan kapitalisasi pasar USD 189,54 miliar. Meskipun mengalami fluktuasi tipis sebesar 0,01% ke level USD 0,9998, pergerakan ini dinilai wajar dan tetap menunjukkan fungsinya yang efektif sebagai alat lindung nilai (hedging).

Sementara itu, XRP mengalami sedikit tekanan jual. Dengan kapitalisasi pasar sebesar USD 86,27 miliar, harga XRP terkoreksi ringan sebesar 0,22% menjadi USD 1,39. Di sisi lain, Binance Coin (BNB) justru berhasil mencuri perhatian dengan kenaikan 0,55%, membawa harganya ke level USD 624,44. Pergerakan BNB ini seringkali dikaitkan dengan aktivitas di dalam ekosistem Binance Smart Chain yang tetap masif.

Baca Juga

Update Harga Kripto 2 Mei 2026: Bitcoin Tembus USD 78.000 di Tengah Geliat Bullish Pasar Global

Update Harga Kripto 2 Mei 2026: Bitcoin Tembus USD 78.000 di Tengah Geliat Bullish Pasar Global

Solana (SOL), yang sering dijuluki sebagai ‘Ethereum Killer’, tampak sedang mengalami fase konsolidasi. SOL mencatatkan penurunan sebesar 0,57% dalam 24 jam terakhir, dengan harga kini berada di level USD 84,23. Penurunan ini dilihat oleh sebagian analis sebagai koreksi sehat setelah reli panjang yang sempat terjadi sebelumnya di sektor teknologi blockchain berkecepatan tinggi.

Lonjakan Tak Terduga dari Sektor Privacy Coin

Salah satu kejutan terbesar dalam perdagangan hari ini datang dari kategori koin privasi. Monero (XMR) dan Zcash (ZEC) tampil sebagai primadona dengan persentase kenaikan yang melampaui aset-aset besar lainnya. Monero berhasil melonjak hingga 3,59%, mencapai harga USD 405,20. Kenaikan ini disinyalir dipicu oleh meningkatnya kesadaran pengguna akan pentingnya privasi transaksi di ruang digital.

Baca Juga

Sinergi Raksasa: Nvidia dan IREN Bangun Infrastruktur AI Masif 5 Gigawatt untuk Masa Depan Komputasi

Sinergi Raksasa: Nvidia dan IREN Bangun Infrastruktur AI Masif 5 Gigawatt untuk Masa Depan Komputasi

Senada dengan Monero, Zcash mencatatkan performa yang bahkan lebih gemilang. ZEC meroket sebesar 3,64% dan kini diperdagangkan pada level USD 429,75. Lonjakan di sektor ini memberikan narasi baru bahwa pasar altcoin menengah memiliki potensi keuntungan yang sangat besar jika didukung oleh fundamental kegunaan yang spesifik.

Sentimen Institusional: Bahan Bakar di Balik Reli

Kenaikan harga Bitcoin yang sempat menyentuh angka $80.000 tidak terjadi di ruang hampa. Laporan internal menunjukkan adanya lonjakan permintaan institusional hingga 500%. Masuknya modal besar dari entitas korporasi dan dana pensiun global telah mengubah peta persaingan di pasar kripto. Kripto kini tidak lagi dianggap sebagai aset spekulatif semata, melainkan sudah mulai diadopsi sebagai bagian dari cadangan devisa dan strategi investasi jangka panjang.

Selain itu, volume transaksi yang menembus angka jutaan dolar pada aset seperti Toncoin menunjukkan bahwa adopsi teknologi blockchain semakin merambah ke aplikasi pesan instan dan media sosial. Dinamika ini menciptakan ekosistem yang lebih matang, di mana harga tidak hanya dipengaruhi oleh rumor, tetapi juga oleh utilitas nyata di dunia digital.

Analisis Risiko dan Proyeksi Mendatang

Meskipun hari ini pasar terlihat sangat bersahabat, tim InfoNanti mengingatkan para pembaca untuk tetap waspada terhadap volatilitas yang bisa berubah sewaktu-waktu. Sikap hati-hati investor terlihat dari pergerakan beberapa aset yang masih tertahan di zona merah, seperti Cardano (ADA) yang turun 0,40% dan Bitcoin Cash (BCH) yang terkoreksi 0,39%.

Ke depan, perhatian pasar akan tertuju pada kebijakan moneter global dan data inflasi dari negara-negara ekonomi besar. Faktor-faktor makroekonomi ini diprediksi akan menjadi penentu apakah tren bullish ini akan berlanjut atau justru menemui hambatan di level resistensi berikutnya. Bagi para trader pemula, sangat disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan investasi, mengingat karakter pasar kripto yang bergerak sangat cepat selama 24 jam penuh tanpa henti.

Dengan kapitalisasi pasar yang terus tumbuh dan inovasi teknologi yang tak pernah berhenti, masa depan aset digital tampaknya masih menyimpan banyak ruang untuk berkembang. Hari ini mungkin menjadi awal dari babak baru dalam sejarah perjalanan harga kripto menuju puncak yang lebih tinggi.

Andi Saputra

Andi Saputra

Analis crypto dan blockchain enthusiast sejak 2017.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *