Profil Budi Setyawan Wijaya: Sosok Visioner di Balik Kemudi Baru PT Pelni (Persero)

Rizky Pratama | InfoNanti
19 Jun 2026, 08:53 WIB
Profil Budi Setyawan Wijaya: Sosok Visioner di Balik Kemudi Baru PT Pelni (Persero)

InfoNanti — Industri pelayaran nasional kini tengah menyaksikan babak baru dalam sejarah kepemimpinannya. Melalui sebuah keputusan strategis yang diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pelni, resmi memperkenalkan nakhoda barunya. Budi Setyawan Wijaya kini dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Direktur Utama, menggantikan Tri Andayani yang telah menyelesaikan masa baktinya dengan catatan transformasi yang impresif.

Langkah reposisi ini bukan sekadar pergantian wajah di kursi pimpinan, melainkan sebuah sinyal kuat akan adanya akselerasi dalam manajemen transportasi laut di Indonesia. Penunjukan Budi Setyawan Wijaya dituangkan secara resmi melalui Keputusan Kepala BP Nomor SR-322/BP/06/2026 yang dirilis pada 18 Juni 2026. Dengan rekam jejak yang panjang di berbagai entitas strategis milik negara, Budi dipandang sebagai sosok yang tepat untuk menavigasi PT Pelni menghadapi tantangan logistik global yang kian dinamis.

Baca Juga

Revolusi Pelatihan Vokasi 2026: Menaker Yassierli Pererat Konektivitas Tenaga Kerja dengan Raksasa Industri KEK dan PSN

Revolusi Pelatihan Vokasi 2026: Menaker Yassierli Pererat Konektivitas Tenaga Kerja dengan Raksasa Industri KEK dan PSN

Rekam Jejak Profesional yang Cemerlang

Budi Setyawan Wijaya bukanlah nama asing di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sebelum merapat ke Pelni, pria kelahiran Yogyakarta ini telah mengukir prestasi gemilang di berbagai sektor, mulai dari teknologi informasi, telekomunikasi, hingga jasa aviasi. Pengalaman lintas industri inilah yang menjadi modal kuat bagi Budi untuk membawa perspektif baru ke dalam ekosistem pelayaran.

Sebelum menjabat sebagai orang nomor satu di Pelni, Budi memimpin PT Integrasi Aviasi Solusi atau yang dikenal sebagai InJourney Aviation Services (IAS). Di bawah payung holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, ia berhasil mengonsolidasikan berbagai layanan pendukung penerbangan menjadi lebih efisien. Kemampuannya dalam mengelola integrasi layanan inilah yang diharapkan dapat diimplementasikan dalam memperkuat konektivitas maritim melalui program Tol Laut yang menjadi mandat utama Pelni.

Baca Juga

Transformasi Besar 180 BUMN: Strategi Dony Oskaria Menjaga Hak Pegawai di Tengah Badai Restrukturisasi

Transformasi Besar 180 BUMN: Strategi Dony Oskaria Menjaga Hak Pegawai di Tengah Badai Restrukturisasi

Jika menilik lebih jauh ke belakang, perjalanan karier Budi sangat kental dengan nuansa transformasi digital dan manajemen portofolio strategis. Ia tercatat pernah menjabat sebagai Direktur Strategic Portfolio di PT Telkom Indonesia Tbk (Persero) pada periode 2020-2025. Peran ini sangat krusial, mengingat ia bertanggung jawab dalam menata anak-anak usaha Telkom agar lebih ramping dan kompetitif melalui program Streamlining Subsidiaries Transformation.

Daftar Panjang Pengalaman Eksekutif

Pengalaman manajerial Budi Setyawan Wijaya mencakup berbagai posisi strategis yang menunjukkan fleksibilitas dan ketajaman visinya sebagai seorang pemimpin. Berikut adalah beberapa posisi penting yang pernah ia duduki:

  • Komisaris Telkomsigma (2023-2025)
  • Direktur Strategic Portfolio PT Telkom Indonesia Tbk (2020-2025)
  • Direktur Utama PT Admedika (2017-2020)
  • Komisaris Utama Telkomedika (2017-2020)
  • Direktur Utama PT MD Media (2015-2017)
  • Direktur Utama PT Melon Indonesia (2013-2015)
  • CFO PT Melon Indonesia (2010-2013)

Keberhasilannya memimpin berbagai perusahaan dengan karakteristik bisnis yang berbeda-beda—dari media, kesehatan, hingga hiburan digital—menunjukkan bahwa Budi memiliki kemampuan adaptasi yang luar biasa. Pendidikan formalnya pun sangat mendukung aspek teknis dan manajerial; ia merupakan lulusan Sarjana Teknik dan Manajemen Industri dari STT Telkom tahun 1996, dan kemudian memperdalam keilmuannya melalui program Magister Management di STMB pada tahun 2003.

Baca Juga

Menilik Proyek Ambisius Kampung Haji di Makkah: Tantangan Geopolitik dan Komitmen Danantara Bagi Jemaah Indonesia

Menilik Proyek Ambisius Kampung Haji di Makkah: Tantangan Geopolitik dan Komitmen Danantara Bagi Jemaah Indonesia

Melanjutkan Estafet Transformasi Pelni

Keputusan RUPS yang digelar pada Kamis malam, 18 Juni 2026, juga menjadi momen penghormatan bagi jajaran direksi sebelumnya. Tri Andayani, yang telah menahkodai Pelni sejak 2022, diakui telah membangun fondasi yang sangat kokoh bagi perusahaan. Di bawah kepemimpinannya, Pelni berhasil melewati masa-masa sulit pascapandemi dan melakukan modernisasi layanan angkutan penumpang serta logistik barang.

Sekretaris Perusahaan Pelni, Ditto Pappilanda, dalam keterangan resminya menyatakan apresiasi mendalam atas kepemimpinan direksi periode 2022-2026. Transformasi yang telah dilakukan selama empat tahun terakhir menjadi pijakan bagi Budi Setyawan Wijaya untuk membawa Pelni ke level yang lebih tinggi. Fokus utama ke depan diperkirakan akan tetap pada peningkatan pelayanan pelanggan, optimalisasi rute pelayaran, dan integrasi teknologi digital dalam operasional kapal.

Baca Juga

Wajah Baru Gerbang Nusantara: Strategi InJourney Airports Percantik Empat Bandara Internasional Menuju 2026

Wajah Baru Gerbang Nusantara: Strategi InJourney Airports Percantik Empat Bandara Internasional Menuju 2026

Restrukturisasi Total Jajaran Direksi dan Komisaris

Selain penggantian posisi Direktur Utama, RUPS juga menyepakati perombakan di beberapa pos krusial lainnya. Hal ini dilakukan untuk menciptakan sinergi baru di dalam tubuh organisasi. Triswahyu Herlina kini dipercaya mengelola keuangan perusahaan sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko menggantikan Anik Hidayati.

Di sisi operasional dan teknis, Kokok Susanto yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut, kini bergeser posisi menjadi Direktur Armada dan Teknik menggantikan Robert MP Sinaga. Sementara itu, pos yang ditinggalkan Kokok kini diisi oleh Hana Suhardi. Berikut adalah susunan lengkap pengurus baru BUMN Pelni:

Dewan Direksi Baru Pelni:

  1. Direktur Utama: Budi Setyawan Wijaya
  2. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Triswahyu Herlina
  3. Direktur Armada dan Teknik: Kokok Susanto
  4. Direktur SDM dan Umum: Heri Purnomo
  5. Direktur Usaha Angkutan Penumpang: Nuraini Dessy W
  6. Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut: Hana Suhardi

Dewan Komisaris Pelni:

  • Komisaris Utama: Soenarko Gatie Atmodjo
  • Komisaris: Faturohman
  • Komisaris: Budi Mantoro
  • Komisaris: Moekhlas Sidik
  • Komisaris Independen: Sosialisman Hidayat Hasibuan

Harapan Baru bagi Konektivitas Maritim Indonesia

Kehadiran Budi Setyawan Wijaya dengan latar belakang teknologi dan manajemen portofolio diharapkan mampu membawa angin segar bagi efisiensi operasional Pelni. Sebagai negara kepulauan, peran Pelni sangat vital dalam menjaga denyut nadi ekonomi antar-pulau. Modernisasi sistem pemesanan tiket, pelacakan logistik secara real-time, hingga pemeliharaan armada yang berbasis data digital menjadi beberapa poin yang dinantikan oleh publik.

Dengan dukungan dari Danantara Assets Management (DAM) dan Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), jajaran direksi baru ini memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan laporan keuangan tahun buku mendatang tetap positif, sembari terus menjalankan fungsi pelayanan publik (PSO) yang diamanatkan pemerintah. Selamat bertugas bagi nakhoda baru Pelni, tantangan samudra menanti untuk ditaklukkan dengan inovasi dan integritas.

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Penulis bisnis & startup dengan pengalaman di dunia digital marketing dan venture.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *