Update Harga Emas Pegadaian 14 Juni 2026: Antam Mulai Menanjak, Simak Rincian UBS dan Galeri24 yang Masih Stabil

Rizky Pratama | InfoNanti
14 Jun 2026, 12:52 WIB
Update Harga Emas Pegadaian 14 Juni 2026: Antam Mulai Menanjak, Simak Rincian UBS dan Galeri24 yang Masih Stabil

InfoNanti — Dinamika pasar logam mulia di tanah air kembali menunjukkan pergerakan yang menarik untuk dicermati pada penutupan pekan kedua di bulan Juni 2026. Berdasarkan pantauan langsung dari kanal resmi PT Pegadaian (Persero), harga emas yang ditawarkan hari ini menampilkan wajah yang beragam. Di saat produk emas besutan Antam mulai menunjukkan taringnya dengan kenaikan tipis, dua pemain besar lainnya, yakni UBS dan Galeri24, justru memilih untuk tetap setia pada posisi harga kemarin tanpa ada pergeseran nilai yang berarti.

Pergerakan harga emas hari ini memang selalu menjadi magnet bagi para investor yang ingin mengamankan aset mereka. Mengacu pada data terbaru yang dirilis pada Minggu (14/6/2026), harga emas UBS masih tertahan di angka Rp 2.709.000 per gram. Setali tiga uang, harga emas yang diproduksi oleh anak perusahaan Pegadaian, yakni Galeri24, juga terpantau stagnan di level Rp 2.696.000 per gram. Fenomena stabilnya harga ini memberikan ruang napas bagi para kolektor logam mulia sebelum menentukan langkah strategi berikutnya.

Baca Juga

Ancaman Kelangkaan Kemasan: Industri Makanan Nasional Berjibaku di Tengah Disrupsi Global

Ancaman Kelangkaan Kemasan: Industri Makanan Nasional Berjibaku di Tengah Disrupsi Global

Namun, pemandangan berbeda justru datang dari produk emas Antam. Setelah sempat mengalami fluktuasi dalam beberapa hari terakhir, hari ini Antam tercatat merangkak naik. Meskipun kenaikannya tergolong tipis, yakni sebesar Rp 2.000 per gram, posisi harga yang kini menyentuh Rp 2.820.000 dari sebelumnya Rp 2.818.000 menjadi sinyal bahwa permintaan pasar terhadap produk ini tetap solid di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Rincian Harga Emas Galeri24 Hari Ini

Bagi Anda yang mencari variasi ukuran dengan ketersediaan stok yang melimpah, Galeri24 selalu menjadi opsi yang menarik. Produk ini tersedia mulai dari ukuran terkecil 0,5 gram hingga ukuran batangan raksasa 1.000 gram atau 1 kilogram. Keunggulan dari emas Galeri24 adalah kemudahan dalam transaksi buyback yang seringkali lebih kompetitif di gerai-gerai Pegadaian.

Baca Juga

Gubernur Jatim dan Kepala Daerah Kompak Tolak Kemasan Rokok Polos: Ancaman Serius bagi Ekonomi Rakyat

Gubernur Jatim dan Kepala Daerah Kompak Tolak Kemasan Rokok Polos: Ancaman Serius bagi Ekonomi Rakyat
  • 0,5 gram: Rp 1.414.000
  • 1 gram: Rp 2.696.000
  • 2 gram: Rp 5.326.000
  • 5 gram: Rp 13.219.000
  • 10 gram: Rp 26.368.000
  • 25 gram: Rp 65.563.000
  • 50 gram: Rp 131.022.000
  • 100 gram: Rp 261.915.000
  • 250 gram: Rp 653.178.000
  • 500 gram: Rp 1.306.354.000
  • 1.000 gram: Rp 2.612.707.000

Daftar Harga Emas Antam yang Kembali Menguat

Antam tetap menjadi primadona di kalangan investor konvensional karena nilai kepercayaan masyarakat yang begitu tinggi terhadap brand ini. Di Pegadaian sendiri, ketersediaan emas Antam terbaru dibatasi hingga ukuran 100 gram. Jika Anda berencana melakukan diversifikasi dalam jumlah besar, penting untuk memperhatikan jeda harga antar ukuran agar mendapatkan nilai investasi yang maksimal.

  • 0,5 gram: Rp 1.463.000
  • 1 gram: Rp 2.820.000
  • 2 gram: Rp 5.577.000
  • 3 gram: Rp 8.339.000
  • 5 gram: Rp 13.864.000
  • 10 gram: Rp 27.670.000
  • 25 gram: Rp 69.043.000
  • 50 gram: Rp 138.003.000
  • 100 gram: Rp 275.925.000

Posisi Harga Emas UBS: Pilihan Alternatif yang Stabil

UBS seringkali dianggap sebagai alternatif cerdas bagi mereka yang menginginkan harga per gram yang sedikit lebih terjangkau dibandingkan Antam, namun tetap memiliki sertifikasi yang diakui secara luas. Pada perdagangan hari ini, investasi emas UBS menunjukkan ketahanan harga yang luar biasa meskipun pasar global sedang bergejolak.

Baca Juga

Harga Emas Pegadaian Melandai: Saatnya Koleksi atau Tunggu Lagi? Cek Rincian Antam, UBS, dan Galeri24 Hari Ini

Harga Emas Pegadaian Melandai: Saatnya Koleksi atau Tunggu Lagi? Cek Rincian Antam, UBS, dan Galeri24 Hari Ini
  • 0,5 gram: Rp 1.464.000
  • 1 gram: Rp 2.709.000
  • 2 gram: Rp 5.376.000
  • 5 gram: Rp 13.283.000
  • 10 gram: Rp 26.426.000
  • 25 gram: Rp 65.936.000
  • 50 gram: Rp 131.600.000
  • 100 gram: Rp 263.097.000
  • 250 gram: Rp 657.549.000
  • 500 gram: Rp 1.313.545.000

Mengapa Harga Emas Tertekan di Pekan Kedua Juni?

Fenomena naiknya harga Antam secara tipis di tengah stagnansi produk lain sebenarnya merupakan cerminan dari kondisi pasar global yang sedang tidak menentu. Sepanjang dua pekan terakhir, harga emas dunia sebenarnya cenderung bergerak menuju tren penurunan mingguan. Hal ini dipicu oleh spekulasi pasar yang memanas mengenai arah kebijakan moneter Amerika Serikat.

Pasar saat ini sedang menaruh perhatian penuh pada Federal Reserve (The Fed) yang diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga tinggi, atau bahkan melakukan kenaikan lanjutan demi meredam inflasi yang masih membandel. Peter Grant, seorang analis logam mulia senior di Zaner Metals, mengungkapkan bahwa kecemasan akan inflasi jangka panjang menjadi faktor utama yang menekan harga emas. “Ekspektasi bahwa inflasi akan bertahan lama, meskipun harga komoditas lain seperti minyak mengalami fluktuasi, membuat para pelaku pasar bersikap skeptis dan sangat hati-hati,” ungkapnya.

Baca Juga

Sinergi Strategis BKI dan Mutuagung Lestari: Mengukuhkan Standar TICC dan Keselamatan Maritim Nasional

Sinergi Strategis BKI dan Mutuagung Lestari: Mengukuhkan Standar TICC dan Keselamatan Maritim Nasional

Dampak Konflik Geopolitik dan Kebijakan The Fed

Selain faktor suku bunga, isu geopolitik di kawasan Teluk turut memberikan warna pada pergerakan investasi logam mulia. Kabar mengenai potensi penandatanganan kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran untuk meredakan ketegangan di kawasan tersebut sempat membuat harga minyak mentah melorot hingga lebih dari 2%. Penurunan harga energi ini secara tidak langsung mengurangi tekanan inflasi, yang pada gilirannya membuat daya tarik emas sebagai aset lindung nilai (hedging) sedikit berkurang.

Para pengamat ekonomi kini mengalihkan fokus mereka pada rapat kebijakan moneter Federal Reserve yang dijadwalkan berlangsung pada 16-17 Juni mendatang. Rapat ini menjadi momentum bersejarah karena merupakan debut bagi Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed yang baru. Pergeseran kepemimpinan di bank sentral terkuat dunia ini tentu membawa sentimen baru bagi pasar keuangan global.

Proyeksi Harga Emas di Masa Depan

Bank investasi kenamaan, UBS, baru-baru ini memberikan peringatan kepada para nasabahnya dengan merevisi proyeksi harga emas. Adanya penundaan dalam rencana pemangkasan suku bunga oleh bank sentral global berpotensi membawa harga emas spot masuk ke zona merah dalam jangka pendek. Beberapa analis memprediksi harga emas dunia bisa saja tergelincir ke kisaran US$ 3.850 hingga US$ 4.000 per ounce jika data ekonomi AS terus menunjukkan penguatan yang mengejutkan.

Bagi investor domestik di Indonesia, fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS juga menjadi variabel penting yang tidak boleh diabaikan. Pasalnya, meskipun harga emas dunia turun, pelemahan kurs Rupiah seringkali justru membuat harga jual di Pegadaian tetap stabil atau bahkan naik. Oleh karena itu, penting bagi setiap investor untuk terus memperbarui informasi melalui sumber terpercaya seperti berita ekonomi terbaru agar tidak kehilangan momentum saat hendak melakukan akumulasi aset.

Sebagai kesimpulan, meskipun hari ini terjadi kenaikan tipis pada emas Antam, kondisi pasar secara keseluruhan masih berada dalam fase konsolidasi. Strategi terbaik bagi investor jangka panjang adalah dengan melakukan pembelian secara bertahap (dollar cost averaging) dan tidak terlalu reaktif terhadap perubahan harga harian yang sifatnya fluktuatif.

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Penulis bisnis & startup dengan pengalaman di dunia digital marketing dan venture.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *