Update Pasar Kripto 7 Mei 2026: Bitcoin Bertahan di Level Krusial, Zcash Melejit di Tengah Tekanan Pasar Global

Andi Saputra | InfoNanti
07 Mei 2026, 09:06 WIB
Update Pasar Kripto 7 Mei 2026: Bitcoin Bertahan di Level Krusial, Zcash Melejit di Tengah Tekanan Pasar Global

InfoNanti — Dinamika pasar aset kripto dalam 24 jam terakhir menunjukkan wajah yang beragam, di mana sentimen kehati-hatian investor tampak bersinggungan dengan aksi beli selektif pada sejumlah aset tertentu. Berdasarkan pantauan data pasar global pada Kamis, 7 Mei 2026, mayoritas koin dengan kapitalisasi pasar besar masih berjuang melepaskan diri dari tekanan koreksi tipis. Meskipun demikian, di tengah stagnasi tersebut, muncul kejutan dari sektor koin privasi yang dipimpin oleh lonjakan signifikan Zcash.

Dominasi Bitcoin dan Koreksi Tipis Ethereum

Sebagai kiblat utama dalam ekosistem investasi kripto, Bitcoin (BTC) terpantau mengalami pelemahan yang tergolong moderat. Hingga laporan ini disusun, harga Bitcoin bertengger di level USD 81.242,80, mencatatkan penurunan sebesar 0,30% dalam satu hari terakhir. Meski bergerak di zona merah, dominasi Bitcoin tetap tak tergoyahkan dengan total kapitalisasi pasar yang mencapai angka fantastis, yakni lebih dari USD 1,63 triliun. Angka ini menegaskan bahwa meskipun terjadi fluktuasi harian, kepercayaan institusional terhadap BTC sebagai penyimpan nilai utama masih sangat solid.

Baca Juga

Geliat Pasar Kripto: Saham Digital Melonjak Tajam di Tengah Momentum Krusial RUU Clarity Act

Geliat Pasar Kripto: Saham Digital Melonjak Tajam di Tengah Momentum Krusial RUU Clarity Act

Setali tiga uang dengan sang raja kripto, Ethereum (ETH) juga harus merelakan sebagian nilainya tergerus. Aset kripto terbesar kedua ini mengalami penurunan yang sedikit lebih dalam dibandingkan Bitcoin, yakni sebesar 1,38%. Saat ini, ETH diperdagangkan di kisaran harga USD 2.345,33 dengan kapitalisasi pasar total sebesar USD 283,35 miliar. Para analis menilai bahwa pergerakan ETH saat ini dipengaruhi oleh penyesuaian teknis setelah periode reli sebelumnya, serta dinamika yang terjadi di dalam ekosistem DeFi dan NFT yang menjadi fondasi utamanya.

Kestabilan Stablecoin: Indikator Sikap ‘Wait and See’

Di tengah riak-riak volatilitas yang terjadi pada koin utama, pergerakan stablecoin memberikan gambaran menarik mengenai psikologi pasar saat ini. Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) terpantau sangat stabil di level harga USD 0,9998 dengan perubahan harian yang nyaris nol persen. Fenomena ini biasanya menandakan bahwa banyak pelaku strategi trading yang memilih untuk memarkirkan dana mereka dalam bentuk tunai digital sementara waktu, menunggu momentum atau sinyal pasar yang lebih jelas sebelum kembali masuk ke aset yang lebih berisiko.

Baca Juga

Update Harga Kripto 21 April 2026: Bitcoin Kokoh di Level Tertinggi, Mayoritas Altcoin Menghijau

Update Harga Kripto 21 April 2026: Bitcoin Kokoh di Level Tertinggi, Mayoritas Altcoin Menghijau

Kapitalisasi pasar USDT yang mencapai USD 189,54 miliar menunjukkan likuiditas yang melimpah di pasar. Hal ini menjadi pedang bermata dua; di satu sisi menunjukkan kesiapan daya beli investor, namun di sisi lain mengonfirmasi adanya keraguan untuk melakukan ekspansi agresif di tengah ketidakpastian makroekonomi global yang masih membayangi sektor aset digital.

Zcash Pimpin Reli Altcoin, BNB dan Solana Tetap Perkasa

Jika pasar utama cenderung lesu, cerita berbeda datang dari deretan altcoin. Zcash (ZEC) tampil sebagai bintang utama hari ini dengan performa yang sangat impresif. Koin yang berfokus pada privasi ini melonjak hingga 7,37% dalam kurun waktu 24 jam, membawa harganya ke level USD 557,60. Kenaikan ini mendorong kapitalisasi pasar ZEC menyentuh angka USD 9,28 miliar. Lonjakan mendadak ini disinyalir dipicu oleh meningkatnya narasi mengenai perlindungan privasi data di tingkat global, yang kembali menarik minat para spekulan dan investor jangka panjang.

Baca Juga

Bitcoin dan Lahirnya 145 Ribu Jutawan Baru: Antara Euforia Kekayaan dan Bayang-Bayang Volatilitas

Bitcoin dan Lahirnya 145 Ribu Jutawan Baru: Antara Euforia Kekayaan dan Bayang-Bayang Volatilitas

Tak mau ketinggalan, BNB juga mencatatkan rapor hijau yang cukup memuaskan. Aset asli dari ekosistem Binance ini menguat 2,16%, bertengger di harga USD 647,18 dengan kapitalisasi pasar mencapai USD 87,36 miliar. Aktivitas yang tetap tinggi di dalam teknologi blockchain Binance Smart Chain menjadi katalis positif bagi penguatan BNB. Sementara itu, Solana (SOL) juga menunjukkan taringnya dengan kenaikan solid sebesar 2,68%, menempatkan harganya di level USD 89,10, sebuah tanda bahwa minat terhadap jaringan berkecepatan tinggi ini tetap terjaga dengan baik.

Koreksi di Sektor Meme Coin dan Aset Berisiko Tinggi

Namun, tidak semua aset menikmati tren positif. Dogecoin (DOGE), yang sering kali menjadi representasi sentimen ritel, harus menghadapi koreksi yang cukup tajam sebesar 3,34%. Saat ini, DOGE berada di level USD 0,1122. Pelemahan ini menunjukkan bahwa gairah spekulatif pada koin berbasis meme sedang mengalami pendinginan. Selain DOGE, aset kripto HYPE juga mengalami tekanan serupa dengan penurunan sebesar 3,16% ke harga USD 43,05, meskipun minat pasar terhadap aset ini secara keseluruhan masih tergolong besar jika dilihat dari kapitalisasi pasarnya yang berada di kisaran USD 10,98 miliar.

Baca Juga

Dominasi Institusi Kian Nyata: Korporasi Publik Genggam 1,15 Juta Bitcoin di Awal 2026

Dominasi Institusi Kian Nyata: Korporasi Publik Genggam 1,15 Juta Bitcoin di Awal 2026

Di sisi lain, XRP dan Cardano (ADA) bergerak tipis di zona hijau. XRP naik tipis 0,26% ke level USD 1,42, sementara ADA menguat 0,72% ke harga USD 0,2663. Pergerakan ini mencerminkan kondisi pasar yang masih mencari arah konsolidasi sebelum menentukan tren besar berikutnya di bulan Mei ini.

Prospek dan Tantangan Pasar di Masa Mendatang

Melihat volatilitas yang ada, para ahli mengingatkan bahwa pasar kripto di tahun 2026 ini semakin dipengaruhi oleh regulasi yang lebih ketat dan adopsi institusional yang kian luas. Pergerakan Bitcoin Cash (BCH) yang menguat 1,82% ke level USD 464,62 serta bertahannya Monero (XMR) di harga USD 410,55 meski terkoreksi 1,33%, menunjukkan bahwa pasar mulai terfragmentasi berdasarkan utilitas masing-masing aset.

Pelaku pasar diharapkan tetap waspada terhadap rilis data ekonomi global yang dapat memengaruhi likuiditas pasar modal dan kripto secara bersamaan. Penggunaan prediksi harga bitcoin sebagai acuan tetap disarankan, namun tetap dibarengi dengan manajemen risiko yang ketat. Sebagai penutup, setiap individu harus menyadari bahwa pasar kripto membawa risiko tinggi di balik potensi keuntungan yang besar.

Disclaimer: Seluruh informasi dalam artikel ini bersifat informatif. Keputusan untuk melakukan investasi, baik itu membeli atau menjual aset kripto, sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi pembaca. InfoNanti tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi Anda. Selalu lakukan riset mendalam sebelum melakukan transaksi di pasar keuangan.

Andi Saputra

Andi Saputra

Analis crypto dan blockchain enthusiast sejak 2017.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *