Prediksi Carlo Ancelotti: Paris Saint-Germain Masih Terlalu Perkasa di Liga Champions

Fajar Nugroho | InfoNanti
18 Apr 2026, 00:51 WIB
Prediksi Carlo Ancelotti: Paris Saint-Germain Masih Terlalu Perkasa di Liga Champions

InfoNanti — Panggung megah Liga Champions selalu menyajikan drama yang sulit ditebak, namun bagi pelatih kawakan sekelas Carlo Ancelotti, peta kekuatan Eropa saat ini tampak cukup jelas. Arsitek taktik legendaris tersebut secara terang-terangan menjagokan Paris Saint-Germain (PSG) untuk kembali mengangkat trofi ‘Si Kuping Besar’ dan mempertahankan takhta mereka di kompetisi paling bergengsi antarklub Eropa tersebut.

Dominasi Les Parisiens di Mata Ancelotti

Dukungan ini bukan tanpa alasan. Dalam sebuah sesi wawancara mendalam bersama media Italia, Il Giornale, Ancelotti yang dikenal memiliki insting tajam dalam membaca dinamika sepak bola Eropa, memberikan pilihan tegas. Saat ditanya mengenai siapa kandidat kuat juara musim ini, ia tanpa ragu menyebut nama klub asal Paris tersebut.

Baca Juga

Penyesalan Dominik Szoboszlai: Redam Konflik dengan Fans Liverpool Pasca Insiden Emosional

Penyesalan Dominik Szoboszlai: Redam Konflik dengan Fans Liverpool Pasca Insiden Emosional

“Saya sudah memberikan pendapat saya. Pilihan saya jatuh kepada Paris Saint-Germain,” ungkap sosok yang akrab disapa Don Carlo tersebut. Pernyataan ini seolah menjadi sinyal bagi klub-klub lain bahwa skuad asuhan Luis Enrique masih menjadi standar emas dalam kompetisi ini.

Jalan Terjal Menuju Semifinal

Perjalanan PSG musim ini sejatinya tidak selalu mulus. Mereka sempat terseok-seok dan mengakhiri fase liga di peringkat ke-11. Namun, mentalitas juara berbicara saat mereka memasuki fase gugur. Setelah melewati babak play-off 16 besar dengan menyingkirkan AS Monaco, armada Luis Enrique mulai menunjukkan taringnya yang sesungguhnya.

Dunia dibuat terpana saat PSG meluluhlantakkan raksasa Inggris, Chelsea, dengan agregat telak 8-2 di babak 16 besar. Momentum tersebut berlanjut di perempatfinal, di mana Liverpool menjadi korban keganasan lini serang PSG dengan agregat 4-0. Performa klinis ini membuktikan bahwa Les Parisiens memiliki kedalaman skuad yang menakutkan bagi lawan mana pun.

Baca Juga

Dominasi Macan Kemayoran: Persija Libas Persebaya 3-0, Eksel Runtukahu Jadi Pahlawan di GBK

Dominasi Macan Kemayoran: Persija Libas Persebaya 3-0, Eksel Runtukahu Jadi Pahlawan di GBK

Ujian Berat Melawan Bayern Munich

Kini, tantangan besar telah menanti di babak semifinal. PSG dijadwalkan akan berhadapan dengan raksasa Jerman, Bayern Munich. Banyak pengamat menilai pertemuan ini sebagai ‘final kepagian’, mengingat reputasi besar kedua tim. Pertandingan ini diprediksi akan menjadi laga hidup mati yang menentukan siapa yang paling layak melangkah ke partai puncak.

Ancelotti sendiri menyadari betapa beratnya beban yang harus dipikul PSG. Namun, berkaca pada musim lalu, PSG telah membuktikan diri sebagai tim yang mampu berkembang pesat di bawah tekanan. Tahun lalu, meski harus merangkak dari babak play-off, mereka bertransformasi menjadi kekuatan yang tak terbendung hingga akhirnya mencukur Inter Milan 5-0 di partai final.

Baca Juga

Malut United Kian Terengah-engah, Dewa United Berhasil Curi Poin Penuh di Ternate

Malut United Kian Terengah-engah, Dewa United Berhasil Curi Poin Penuh di Ternate

Akankah sejarah manis tersebut kembali terulang di bawah asuhan strategi jitu Luis Enrique? Ataukah Bayern Munich akan mematahkan ambisi PSG untuk mempertahankan gelar? Yang pasti, rekomendasi dari pelatih sekaliber Ancelotti telah menempatkan PSG sebagai tim yang paling diwaspadai di fase akhir turnamen Eropa musim ini.

Fajar Nugroho

Fajar Nugroho

Penulis olahraga dengan fokus pada sepak bola internasional dan liga top dunia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *