XRP Memimpin Kebangkitan Pasar Kripto, Torehkan Rekor Investasi Fantastis di Awal 2026
InfoNanti — Panggung pasar aset digital pekan ini resmi dikuasai oleh XRP yang berhasil mencatatkan performa luar biasa. Berdasarkan data terbaru yang dihimpun tim redaksi, produk investasi berbasis XRP menarik arus modal masuk sebesar USD 119,6 juta hanya dalam kurun waktu satu pekan. Lonjakan ini bukan sekadar angka biasa, melainkan rekor tertinggi yang pernah dicapai sejak pengujung tahun 2025 silam.
Hingga April 2026, antusiasme investor terhadap aset kripto XRP terus meroket, mendorong total investasi sepanjang tahun berjalan (year-to-date) menyentuh angka USD 159 juta. Angka ini merepresentasikan sekitar 7% dari keseluruhan total aset yang dikelola, menandakan kepercayaan yang kembali pulih di tengah dinamika pasar yang masih fluktuatif.
Langkah Berani BNP Paribas: Kini Investor Ritel Bisa Genggam Bitcoin dan Ethereum Lewat Jalur Perbankan Resmi
Bitcoin Mencoba Pulih di Tengah Bayang-Bayang Sentimen Negatif
Di saat XRP berpesta, raja kripto dunia yakni Bitcoin mencatatkan arus masuk sebesar USD 107,3 juta. Meski angka tersebut menunjukkan tren pemulihan pasca pembukaan April yang lesu, Bitcoin masih dibayangi catatan merah secara bulanan dengan arus keluar bersih mencapai USD 145 juta.
Menariknya, pasar saat ini tampak terbelah. Hal ini terbukti dari masuknya dana segar sebesar USD 16 juta ke produk short-bitcoin. Kondisi ini mencerminkan adanya sebagian kelompok investor yang masih skeptis dan memilih untuk bertaruh melawan arah pasar, sebuah fenomena yang mencapai level tertingginya sejak pertengahan November 2025.
Kontras Performa: Solana Stabil, Ethereum Tertekan Regulasi
Sementara XRP dan Bitcoin menjadi primadona, Solana terus membuktikan diri sebagai aset yang tangguh dengan tambahan modal masuk sebesar USD 34,9 juta dalam sepekan terakhir. Secara kumulatif tahunan, Solana kini menguasai sekitar 10% dari total aset yang dikelola, menegaskan posisinya sebagai favorit investor institusi.
Dilema Ethereum di Persimpangan Jalan: Menembus Dinding USD 2.400 atau Terperosok ke Jurang Koreksi?
Pemandangan berbeda justru terlihat pada Ethereum. Aset ini harus rela kehilangan dana sebesar USD 52,8 juta akibat aksi jual investor. Tekanan ini disinyalir kuat dipicu oleh sentimen negatif yang berkembang terkait implementasi regulasi Clarity Act yang dianggap dapat membatasi ruang gerak ekosistem tersebut.
Faktor Geopolitik dan Arus Modal Global
Laporan terbaru dari CoinShares menunjukkan bahwa secara keseluruhan, produk investasi digital global mencatat pemulihan moderat dengan total tambahan dana USD 224 juta. Namun, pergerakan ini tidak lepas dari pengaruh situasi geopolitik dunia.
Ketegangan yang meningkat di kawasan Selat Hormuz serta dinamika politik Iran turut memberikan tekanan pada kebijakan ekonomi global. Analis dari Bitunix memaparkan bahwa Bitcoin membutuhkan dorongan konsisten untuk menembus level resistensi agar minat risiko investor kembali pulih.
Misteri Pergerakan Bitcoin Pemerintah AS: Dana Sitaan Kasus Narkoba Mendarat di Coinbase
“Level 66.000 hingga 65.000 menjadi benteng pertahanan krusial saat ini. Jika area ini ditembus ke bawah, kita mungkin akan melihat aksi jual berantai yang lebih masif,” ungkap analis tersebut dalam catatannya.
Swiss Menjadi Pusat Aktivitas Investasi Terbesar
Secara regional, Swiss kembali mengukuhkan posisinya sebagai pusat aktivitas kripto terbesar dengan aliran dana masuk mencapai USD 157,5 juta. Posisi ini kemudian diikuti oleh Jerman, Kanada, dan Amerika Serikat yang mencatatkan USD 27,5 juta. Sementara itu, Brazil masih mencatatkan pertumbuhan tipis, berbanding terbalik dengan Belanda dan Swedia yang justru mengalami pengosongan dana investasi.
Meski XRP memberikan angin segar bagi pasar, para pelaku investasi kripto diingatkan untuk tetap waspada. Ketidakpastian global masih menjadi faktor utama yang menentukan apakah tren hijau ini akan berlanjut atau hanya sekadar reli sementara.
Misteri Dugaan Peretasan Bitcoin Depot: Aset Kripto Senilai Rp 62 Miliar Dikabarkan Raib
Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan individu masing-masing. Lakukan riset mendalam dan analisis mandiri sebelum memutuskan untuk terjun ke pasar kripto. InfoNanti tidak bertanggung jawab atas segala bentuk keuntungan maupun kerugian dari hasil keputusan investasi Anda.