Sinyal Kuat IPO Kraken: Arjun Sethi Tegaskan Rencana Melantai di Bursa Tetap Berlanjut

Andi Saputra | InfoNanti
15 Apr 2026, 16:21 WIB
Sinyal Kuat IPO Kraken: Arjun Sethi Tegaskan Rencana Melantai di Bursa Tetap Berlanjut

InfoNanti — Kabar mengenai rencana penawaran saham perdana atau IPO dari raksasa bursa kripto, Kraken, kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan pelaku pasar global. Meski sempat diterpa rumor penundaan akibat dinamika pasar yang fluktuatif, manajemen Kraken memberikan sinyalemen kuat bahwa visi mereka untuk menjadi perusahaan publik tetap berada dalam jalur yang direncanakan.

Komitmen di Tengah Spekulasi Pasar

Langkah strategis ini mencuat setelah laporan dari berbagai sumber menyebutkan bahwa Kraken telah mengajukan dokumen IPO secara rahasia (confidential filing) kepada U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) sejak November lalu. Walaupun sempat beredar spekulasi pada Maret 2026 bahwa proses tersebut dihentikan sementara, kehadiran Co-CEO Kraken, Arjun Sethi, dalam konferensi Semafor World Economy 2026 memberikan perspektif baru yang lebih optimis bagi para pengamat bursa kripto.

Baca Juga

Update Pasar Kripto 7 Mei 2026: Bitcoin Bertahan di Level Krusial, Zcash Melejit di Tengah Tekanan Pasar Global

Update Pasar Kripto 7 Mei 2026: Bitcoin Bertahan di Level Krusial, Zcash Melejit di Tengah Tekanan Pasar Global

Dalam forum bergengsi tersebut, Sethi tidak secara eksplisit membantah isu penundaan, namun ia mengonfirmasi status pengajuan dokumen tersebut. “Ya, kami telah mengajukan secara rahasia,” ungkap Sethi ketika dikonfirmasi mengenai kesiapan Kraken melantai di bursa dalam waktu dekat. Jawaban singkat namun padat ini seolah memecah kebuntuan informasi yang selama ini berkembang di publik.

Dukungan Institusi dan Revaluasi Strategis

Ketertarikan investor terhadap Kraken tetap solid, terbukti dengan masuknya kucuran dana segar dari Deutsche Börse Group. Perusahaan keuangan raksasa asal Jerman tersebut menyuntikkan modal sebesar US$ 200 juta ke dalam Payward, perusahaan induk Kraken. Investasi saham ini memberikan porsi kepemilikan sekitar 1,5% bagi Deutsche Börse, sekaligus menetapkan valuasi Kraken di angka US$ 13,3 miliar.

Baca Juga

Badai di Pasar Kripto: Mengapa Bitcoin Merosot 13 Persen dan Ke Mana Aliran Dana Investor Berlabuh?

Badai di Pasar Kripto: Mengapa Bitcoin Merosot 13 Persen dan Ke Mana Aliran Dana Investor Berlabuh?

Angka valuasi ini memang menunjukkan penyesuaian jika dibandingkan dengan estimasi pada November lalu yang sempat menyentuh US$ 20 miliar. Namun, bagi manajemen Kraken, angka-angka jangka pendek bukanlah tolok ukur utama. Investasi ini lebih dipandang sebagai jembatan krusial untuk mengintegrasikan ekosistem kripto dengan keuangan tradisional (TradFi), terutama guna memenuhi kebutuhan klien institusional yang semakin masif melirik teknologi blockchain.

Visi Jangka Panjang dan Kepercayaan Regulator

Arjun Sethi menegaskan bahwa keputusan besar seperti IPO tidak boleh diambil hanya berdasarkan fluktuasi kuartalan. Ia menekankan bahwa dalam perspektif jangka panjang, dinamika harian pasar seringkali hanyalah ‘kebisingan’ yang tidak mengubah fundamental perusahaan. Baginya, melantai di pasar modal bukan sekadar mekanisme untuk menambah modal tambahan.

Baca Juga

Strategi Revolusioner JPMorgan: Tokenisasi Dana Pasar Uang di Jaringan Ethereum Mengubah Wajah Wall Street

Strategi Revolusioner JPMorgan: Tokenisasi Dana Pasar Uang di Jaringan Ethereum Mengubah Wajah Wall Street

“Jika Anda melihatnya dari hari ke hari, hal-hal ini terasa sangat penting. Namun, dalam jangka panjang, faktor tersebut tidak terlalu menentukan,” jelas Sethi. Ia menambahkan bahwa kesuksesan rencana ini sangat bergantung pada tingkat kepercayaan terhadap regulator serta kondisi pasar yang lebih stabil secara struktural.

Hingga saat ini, pelaku pasar masih menantikan kepastian mengenai timeline resmi peluncuran saham Kraken. Namun, melalui pernyataan terbaru ini, Kraken seolah ingin menegaskan bahwa mereka sedang membangun fondasi yang lebih kokoh untuk transisi menuju perusahaan publik yang transparan dan akuntabel di masa depan.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Pastikan untuk melakukan riset mendalam dan analisis mandiri sebelum melakukan transaksi jual-beli aset digital maupun saham. InfoNanti tidak bertanggung jawab atas potensi keuntungan maupun kerugian yang muncul dari keputusan investasi pribadi Anda.

Baca Juga

Geliat Pasar Kripto: Saham Digital Melonjak Tajam di Tengah Momentum Krusial RUU Clarity Act

Geliat Pasar Kripto: Saham Digital Melonjak Tajam di Tengah Momentum Krusial RUU Clarity Act
Andi Saputra

Andi Saputra

Analis crypto dan blockchain enthusiast sejak 2017.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *