Terdepan dalam Inovasi Digital, BRI Jadi Bank Pertama di Indonesia yang Raih Sertifikasi Internasional ISO/IEC 25000

Rizky Pratama | InfoNanti
12 Apr 2026, 17:22 WIB
Terdepan dalam Inovasi Digital, BRI Jadi Bank Pertama di Indonesia yang Raih Sertifikasi Internasional ISO/IEC 25000

InfoNanti — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menegaskan posisinya sebagai pionir dalam transformasi teknologi di tanah air. Kali ini, bank dengan jaringan terluas di Indonesia tersebut berhasil mengukir sejarah sebagai institusi perbankan pertama di Indonesia yang mengantongi sertifikasi ISO/IEC 25000. Standar internasional ini menjadi bukti otentik atas keunggulan BRI dalam pengelolaan serta evaluasi kualitas perangkat lunak yang mereka kembangkan.

ISO/IEC 25000, yang lebih dikenal sebagai kerangka kerja Software Quality Requirements and Evaluation (SQuaRE), bukan sekadar label formalitas. Standar ini merupakan parameter global yang membantu sebuah organisasi dalam mendefinisikan, mengukur, hingga mengevaluasi kualitas perangkat lunak secara sistematis dan komprehensif. Dengan keberhasilan ini, BRI telah menaikkan standar industri perbankan digital di Indonesia ke level yang lebih tinggi.

Baca Juga

Menguak Rahasia Kesuksesan 15 Tokoh Paling Berpengaruh di Amerika yang Memulai Karier dari Nol

Menguak Rahasia Kesuksesan 15 Tokoh Paling Berpengaruh di Amerika yang Memulai Karier dari Nol

Langkah Strategis Menuju Keandalan Sistem

Perjalanan meraih sertifikasi bergengsi ini dilalui BRI melalui proses yang sangat ketat dan terstruktur. Dimulai dengan pemetaan mendalam terhadap kondisi sistem yang ada saat ini, BRI kemudian menyusun kerangka evaluasi kualitas perangkat lunak yang presisi, hingga akhirnya mencapai tahap asesmen implementasi yang menyeluruh. Dalam proses transformatif ini, BRI juga menggandeng konsultan ahli dari Robere & Associates untuk memastikan setiap aspek teknis selaras dengan standar internasional.

Direktur Teknologi Informasi BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, mengungkapkan bahwa pencapaian ini adalah pilar penting dalam memperkuat fondasi teknologi informasi perusahaan. Menurutnya, langkah ini bukan hanya tentang kecanggihan teknologi, melainkan tentang dedikasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat luas.

Baca Juga

Modernisasi Transportasi: Tiga Jalur Kereta Api Utama Segera Beralih dari Diesel ke Listrik

Modernisasi Transportasi: Tiga Jalur Kereta Api Utama Segera Beralih dari Diesel ke Listrik

“Pencapaian ini mencerminkan komitmen tulus perusahaan untuk terus memoles kualitas layanan digital kami. Kami menyadari bahwa sistem yang stabil, aman, dan andal adalah kunci utama. Hal ini tidak hanya mempermudah operasional internal kami, tetapi secara langsung meningkatkan kenyamanan dan pengalaman nasabah saat berinteraksi dengan layanan digital kami,” tutur Saladin dalam keterangannya.

BRImo Jadi Fokus Utama Kualitas

Salah satu poin krusial dalam sertifikasi ini adalah cakupannya pada SQuaRE for the Provision of Planning and Management of BRImo Application. Fokus utama dari evaluasi ini tertuju pada perencanaan dan pengelolaan kualitas perangkat lunak untuk aplikasi BRImo, yang kini telah menjadi andalan jutaan nasabah dalam bertransaksi sehari-hari.

Baca Juga

Telkom Indonesia Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas Lewat Kartini BISA Fest 2026: Strategi Digitalisasi dan Sertifikasi Menuju Pasar Global

Telkom Indonesia Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas Lewat Kartini BISA Fest 2026: Strategi Digitalisasi dan Sertifikasi Menuju Pasar Global

Dengan mengadopsi standar ISO/IEC 25000, BRI memiliki parameter yang objektif dan terukur untuk menilai kualitas sistem digital mereka. Hal ini mencakup berbagai aspek vital, seperti:

  • Keandalan Sistem: Memastikan aplikasi minim gangguan (downtime).
  • Efisiensi Kinerja: Kecepatan akses yang optimal meski digunakan oleh jutaan pengguna secara bersamaan.
  • Keamanan Informasi: Perlindungan data nasabah yang menjadi prioritas tertinggi.
  • Kemudahan Pemeliharaan: Fleksibilitas perangkat lunak untuk dikembangkan mengikuti tren kebutuhan masa depan.

Komitmen Terhadap Inklusi Keuangan

Lebih jauh, Saladin menegaskan bahwa BRI tidak akan berhenti di sini. Penerapan standar internasional ini merupakan bagian dari visi besar untuk menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif. Di tengah pesatnya kebutuhan masyarakat akan layanan keuangan yang serba praktis, keandalan sistem menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik.

Baca Juga

Dilema dan Harapan: Mengapa Pabrik Kelapa Sawit Tanpa Kebun Menjadi Napas Baru bagi Jutaan Petani Swadaya?

Dilema dan Harapan: Mengapa Pabrik Kelapa Sawit Tanpa Kebun Menjadi Napas Baru bagi Jutaan Petani Swadaya?

“Kami berjanji untuk terus memperkuat infrastruktur teknologi kami agar aplikasi yang kami tawarkan tidak hanya stabil dan aman, tetapi juga mampu beradaptasi dengan kebutuhan nasabah yang terus dinamis. Dengan fondasi teknologi yang tangguh, BRI berkomitmen untuk selalu hadir memberikan solusi finansial yang lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat di pelosok negeri,” pungkasnya.

Prestasi ini sekaligus menjadi sinyal kuat bagi industri ekonomi digital bahwa BRI siap menghadapi tantangan masa depan dengan kesiapan teknologi yang matang dan tersertifikasi secara global.

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Penulis bisnis & startup dengan pengalaman di dunia digital marketing dan venture.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *