Update Harga Kripto 31 Mei 2026: Bitcoin Bertahan Kokoh di Level Psikologis, BNB Berhasil Cetak Lonjakan Fantastis

Andi Saputra | InfoNanti
31 Mei 2026, 08:51 WIB
Update Harga Kripto 31 Mei 2026: Bitcoin Bertahan Kokoh di Level Psikologis, BNB Berhasil Cetak Lonjakan Fantastis

InfoNanti — Menutup lembaran bulan Mei 2026, pasar aset digital global menunjukkan dinamika yang cukup menarik untuk dicermati. Berdasarkan pantauan data pasar pada Minggu pagi, 31 Mei 2026, mayoritas aset kripto papan atas berhasil mempertahankan posisinya di zona hijau, meskipun tekanan pasar dalam rentang mingguan masih terasa cukup signifikan. Para pelaku pasar tampaknya sedang mencari titik keseimbangan baru setelah periode volatilitas yang cukup intens beberapa hari terakhir.

Dominasi Bitcoin dan Pergerakan Harga Ethereum

Mata uang kripto nomor satu di dunia, Bitcoin (BTC), terpantau menunjukkan resiliensi yang luar biasa. Berdasarkan data terbaru, Bitcoin berhasil mencatatkan penguatan tipis sebesar 0,56 persen dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Saat ini, harga Bitcoin berada di level US$ 73.774 per koin. Jika dikonversikan ke dalam mata uang Garuda dengan asumsi kurs Rp 17.823 per dolar AS, nilai satu keping Bitcoin kini setara dengan Rp 1,31 miliar.

Baca Juga

Keberanian Remaja 17 Tahun Ungkap Skandal Kripto Rp 1.990 Triliun: Alexander Browder Masuk Daftar Hitam Rusia

Keberanian Remaja 17 Tahun Ungkap Skandal Kripto Rp 1.990 Triliun: Alexander Browder Masuk Daftar Hitam Rusia

Meskipun menunjukkan tren positif dalam skala harian, Bitcoin sebenarnya masih menyisakan rapor merah jika menilik performa dalam satu pekan terakhir. Aset ini tercatat masih melemah sekitar 3,68 persen dibandingkan pekan lalu. Pergerakan menyamping ini seringkali dianggap oleh para analis sebagai fase konsolidasi sebelum menentukan arah pergerakan besar berikutnya dalam ekosistem investasi kripto global.

Tak jauh berbeda dengan sang raja kripto, Ethereum (ETH) juga menunjukkan geliat positif meski dengan ritme yang lebih kalem. Ethereum mencatatkan kenaikan 0,29 persen dalam sehari terakhir, membawanya ke level harga sekitar Rp 35,9 juta per koin. Namun, sama halnya dengan Bitcoin, ETH masih berjuang untuk pulih sepenuhnya dari koreksi mingguan yang mencapai 3,76 persen. Sentimen pasar terhadap Ethereum tetap menjadi sorotan, terutama dengan terus berkembangnya aplikasi terdesentralisasi yang berjalan di atas jaringannya.

Baca Juga

3 Altcoin Fenomenal yang Diprediksi Merajai Pasar Kripto 2026: Strategi Cuan di Tengah Tren Bullish

3 Altcoin Fenomenal yang Diprediksi Merajai Pasar Kripto 2026: Strategi Cuan di Tengah Tren Bullish

Kejutan Besar dari Binance Coin (BNB)

Jika ada bintang utama dalam perdagangan hari ini, maka julukan tersebut pantas disematkan kepada Binance Coin (BNB). Di tengah penguatan tipis aset-aset lain, BNB justru melesat dengan pertumbuhan dua digit. Dalam 24 jam terakhir, BNB berhasil melonjak hingga 12,15 persen, sebuah angka yang sangat impresif untuk aset dengan kapitalisasi pasar sebesar itu. Kenaikan ini juga tercermin dalam performa mingguan yang tetap positif di angka 10,72 persen.

Saat ini, harga BNB berada di kisaran Rp 12,8 juta per koin. Lonjakan ini memicu diskusi hangat di kalangan komunitas blockchain, di mana banyak yang mengaitkan kenaikan ini dengan ekspansi utilitas dalam ekosistem Binance serta mekanisme pembakaran (burn) koin yang secara konsisten mengurangi suplai di pasar. Keberhasilan BNB melompat tinggi sendirian di tengah pasar yang cenderung moderat menunjukkan adanya kepercayaan investor yang kuat terhadap fundamental platform tersebut.

Baca Juga

Dinamika Harga Dogecoin: Menakar Peluang ‘Moonshot’ di Tengah Sinyal Koreksi Jangka Pendek

Dinamika Harga Dogecoin: Menakar Peluang ‘Moonshot’ di Tengah Sinyal Koreksi Jangka Pendek

Nasib Altcoin: Solana, Cardano, hingga XRP di Zona Hijau

Beralih ke jajaran altcoin lainnya, aura positif tampaknya menular ke beberapa aset populer. Cardano (ADA) kembali merangkak naik dengan penguatan 1,12 persen dalam sehari, meskipun secara akumulasi mingguan masih terkoreksi 3,44 persen. Saat ini, para pemegang ADA dapat melihat aset mereka diperdagangkan di level Rp 4.197 per koin. Sementara itu, Solana (SOL) yang dikenal dengan kecepatan transaksinya yang tinggi, menguat 0,74 persen dan kini dibanderol seharga Rp 1,50 juta per koin.

XRP pun tidak mau ketinggalan. Koin yang sering dikaitkan dengan sistem pembayaran perbankan global ini berhasil naik 0,75 persen dalam 24 jam terakhir, meski performa sepekannya masih menunjukkan sedikit pelemahan sebesar 0,72 persen. Harga XRP saat ini stabil di level Rp 23.842 per koin. Tak ketinggalan, koin meme favorit banyak orang, Dogecoin (DOGE), juga menunjukkan taringnya dengan kenaikan 0,85 persen dalam satu hari terakhir, membuat harganya kini berada di level Rp 1.789 per koin.

Baca Juga

Ketangguhan Bitcoin di Level USD 75.000: CEO Tether Sebut Aset Kripto Ini Tak Terpatahkan Bak Baja

Ketangguhan Bitcoin di Level USD 75.000: CEO Tether Sebut Aset Kripto Ini Tak Terpatahkan Bak Baja

Stabilitas Stablecoin dan Kapitalisasi Pasar Global

Di sisi lain, aset-aset stabil atau stablecoin seperti Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) tetap menjalankan peran utamanya sebagai pelabuhan aman bagi para trader. Keduanya menunjukkan stabilitas yang terjaga di kisaran level USD 1,00, dengan fluktuasi yang sangat minimal di bawah 0,02 persen. Keberadaan stablecoin yang kokoh ini sangat krusial dalam menjaga likuiditas di dalam pasar aset digital.

Secara keseluruhan, total kapitalisasi pasar kripto global pada hari ini berada di level US$ 2,49 triliun atau jika dirupiahkan mencapai angka fantastis Rp 44.380 triliun. Secara kolektif, pasar mengalami penguatan sekitar 0,85 persen dalam satu hari terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada kekhawatiran mengenai inflasi global atau kebijakan suku bunga, minat investor terhadap kripto sebagai kelas aset alternatif masih sangat tinggi.

Revolusi Pembayaran: Kartu Kripto Tembus Transaksi Rp 10 Triliun

Selain pergerakan harga, ada tren besar yang sedang terjadi di balik layar, yaitu adopsi kripto sebagai alat pembayaran yang sah dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan data terbaru dari Paymentscan, penggunaan kartu kripto secara global telah mencapai tonggak sejarah baru dengan nilai transaksi melampaui USD 600 juta atau setara Rp 10,69 triliun setiap bulannya. Ini adalah lonjakan yang luar biasa mengingat pada akhir 2023, penggunaan kartu kripto hampir tidak terdengar di pasar arus utama.

Transformasi ini dimulai secara bertahap pada akhir tahun 2023, di mana volume transaksi yang awalnya hanya berkisar ratusan juta dolar kini terus mendaki hingga mendekati angka miliaran dolar pada pertengahan 2026. Masyarakat kini semakin nyaman menggunakan Bitcoin atau aset digital lainnya untuk membayar kopi, belanja bulanan, hingga tiket perjalanan melalui kartu fisik atau digital yang terintegrasi dengan terminal pembayaran konvensional.

Dominasi Visa vs Mastercard dalam Ekosistem Kripto

Persaingan antara raksasa jaringan pembayaran dunia, Visa dan Mastercard, juga menjadi catatan penting dalam perkembangan ini. Jika pada awal tahun 2023 Mastercard menguasai hampir 100 persen pangsa pasar kartu kripto, peta kekuatan tersebut kini telah berubah total. Visa melakukan penetrasi pasar yang sangat agresif mulai akhir 2023.

Hasilnya, dalam waktu singkat Visa berhasil membalikkan keadaan. Memasuki tahun 2025 dan sepanjang awal 2026, Visa disebut-sebut telah menguasai sekitar 95 hingga 97 persen dari total transaksi kartu kripto secara global. Sementara itu, Mastercard kini hanya memegang porsi kecil sekitar 3 sampai 5 persen. Dominasi mutlak Visa ini disinyalir terjadi karena keberhasilan mereka merangkul berbagai penyedia dompet kripto besar untuk menggunakan infrastruktur pembayaran mereka, sehingga memberikan kemudahan bagi jutaan pengguna di seluruh dunia.

Kesimpulan dan Disclaimer

Pasar kripto di penghujung Mei 2026 ini memberikan gambaran tentang industri yang semakin matang. Dari sekadar aset spekulatif, kini kita melihat fungsi nyata melalui transaksi kartu yang masif. Namun, fluktuasi harga yang terjadi pada Bitcoin dan BNB mengingatkan kita bahwa volatilitas tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari ekosistem ini.

Penting bagi setiap investor untuk selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan. Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan saran investasi. Segala risiko kerugian maupun potensi keuntungan dalam transaksi trading kripto sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi masing-masing investor. Tetap waspada, gunakan dana yang dingin, dan terus pantau perkembangan teknologi blockchain melalui sumber terpercaya.

Andi Saputra

Andi Saputra

Analis crypto dan blockchain enthusiast sejak 2017.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *