Kaharuddin Djenod Kembali Nakhodai PT PAL Indonesia: Estafet Transformasi Menuju Raksasa Maritim Global

Rizky Pratama | InfoNanti
27 Mei 2026, 00:52 WIB
Kaharuddin Djenod Kembali Nakhodai PT PAL Indonesia: Estafet Transformasi Menuju Raksasa Maritim Global

InfoNanti — Industri maritim Tanah Air kembali mencatatkan babak baru dalam perjalanannya menuju kedaulatan pertahanan laut yang tangguh di kancah global. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Holding Industri Maritim Defend ID yang digelar di Jakarta pada Selasa (26/5/2026), sebuah keputusan krusial telah diambil untuk memastikan keberlanjutan visi besar perusahaan galangan kapal kebanggaan bangsa, PT PAL Indonesia.

Dalam pertemuan strategis tersebut, pemegang saham secara bulat kembali memberikan kepercayaan kepada Kaharuddin Djenod Daeng Manyambeang untuk menjabat sebagai Direktur Utama PT PAL Indonesia. Keputusan ini bukan sekadar rotasi kepemimpinan biasa, melainkan sebuah penegasan atas keberhasilan strategi transformasi yang telah dijalankan selama periode sebelumnya. Di bawah komando Kaharuddin, PT PAL dinilai berhasil melewati fase-fase kritis dan kini siap melesat di tahap akhir transformasi industri.

Baca Juga

Rupiah Terhempas ke Level Rp 17.850 per Dolar AS, Simak Analisis Mendalam dan Update Kurs di Empat Bank Raksasa

Rupiah Terhempas ke Level Rp 17.850 per Dolar AS, Simak Analisis Mendalam dan Update Kurs di Empat Bank Raksasa

Restrukturisasi Pengurus: Sinergi Tenaga Ahli dan Visioner

Langkah penyegaran organisasi ini dipimpin langsung oleh PT LEN Industri (Persero) selaku induk holding, bersama dengan Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN). Sebagai pemegang saham Seri B dan Seri A Dwiwarna, mereka menetapkan susunan terbaru Direksi dan Dewan Komisaris yang diharapkan mampu membawa angin segar sekaligus stabilitas bagi operasional perusahaan.

Direktur Utama PT LEN Industri, Joga Dharma Setiawan, saat membacakan surat keputusan tersebut menekankan bahwa masa jabatan ini akan berlangsung hingga penutupan RUPS Tahunan kelima sejak ditetapkan. Hal ini memberikan kepastian hukum dan ruang gerak yang cukup bagi manajemen untuk mengeksekusi rencana jangka panjang industri pertahanan nasional.

Baca Juga

Ultimatum 7 Pekan Presiden Prabowo: Proyek Strategis Sampah Menjadi Listrik Tak Boleh Lagi Tertunda

Ultimatum 7 Pekan Presiden Prabowo: Proyek Strategis Sampah Menjadi Listrik Tak Boleh Lagi Tertunda

Berikut adalah rincian formasi terbaru yang akan mengawal masa depan PT PAL Indonesia:

Jajaran Direksi PT PAL Indonesia

  • Direktur Utama: Kaharuddin Djenod Daeng Manyambeang
  • Direktur Keuangan dan SDM: Pramusti Indrascaryo
  • Direktur Pemasaran: Wiyono Komodjojo
  • Direktur Produksi: Diana Rosa
  • Direktur Teknologi dan Manajemen Risiko: Briljan Gazalba

Jajaran Dewan Komisaris PT PAL Indonesia

  • Komisaris Utama: Muhammad Ali
  • Wakil Komisaris Utama: Achmad Taufiqoerrochman
  • Komisaris: M. Firdausi Manti
  • Komisaris: Hendradi Gunarso
  • Komisaris Independen: Tri Harsono

Memasuki Fase ‘End Stage Transformation’

Sekretaris Perusahaan PT PAL Indonesia, Rayssa Audryn Firdauzy, mengungkapkan bahwa perubahan susunan pengurus ini adalah bagian dari strategi besar untuk memperkuat fondasi perusahaan. Saat ini, PT PAL tengah menapakkan kaki di fase end stage transformation atau tahap akhir transformasi perusahaan. Keberlanjutan kepemimpinan di tangan Kaharuddin Djenod dianggap sebagai kunci utama untuk menjaga ritme perubahan yang sudah berjalan.

Baca Juga

Skandal Penagihan Pinjol ‘Prank’ Damkar Berujung Sanksi Tegas hingga Rencana Substitusi LPG ke CNG 3 Kg

Skandal Penagihan Pinjol ‘Prank’ Damkar Berujung Sanksi Tegas hingga Rencana Substitusi LPG ke CNG 3 Kg

“Keberlanjutan ini diharapkan menjadi motor penggerak utama untuk mempercepat pencapaian target-target strategis. Kami ingin memastikan PT PAL bukan hanya sekadar industri maritim domestik, tetapi menjadi entitas yang modern, tangguh, dan memiliki daya saing yang diperhitungkan secara internasional,” jelas Rayssa dalam keterangan resminya.

Catatan Kinerja Gemilang: Laba Bersih Meroket 108%

Kepercayaan pemegang saham kepada jajaran direksi lama tentu tidak lepas dari data objektif di lapangan. Berdasarkan laporan kinerja Tahun Buku 2025, PT PAL Indonesia berhasil mencatatkan rapor hijau yang sangat impresif. Perusahaan melaporkan kenaikan laba bersih yang fantastis, yakni mencapai 108,58% dibandingkan tahun sebelumnya.

Lonjakan laba ini bukanlah sebuah kebetulan. Kaharuddin Djenod menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari efisiensi yang ketat dan penerapan digitalisasi di segala lini. “Pencapaian ini adalah hasil dari upaya efisiensi berkelanjutan melalui digitalisasi proses operasional. Kami tidak hanya bekerja lebih keras, tetapi juga bekerja lebih cerdas dengan teknologi,” ungkapnya penuh optimisme.

Baca Juga

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah, Simak Rincian Terbarunya

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah, Simak Rincian Terbarunya

Revolusi Industri Maritim 4.0: Bukan Sekadar Jargon

Di bawah visi Kaharuddin, PT PAL sedang bertransformasi menjadi pelopor Industri Maritim 4.0 di Asia Tenggara. Transformasi ini mencakup lima pilar utama yang mengintegrasikan seluruh aspek bisnis, mulai dari model bisnis yang lebih adaptif, budaya kerja kolaboratif, hingga integrasi rantai pasok dalam satu sistem digital yang terpadu.

Salah satu terobosan paling nyata adalah modernisasi fasilitas fabrikasi dan reorganisasi alur kerja di galangan. Hasilnya sangat dramatis. Jika sebelumnya proses pengerjaan kapal di area dock bisa memakan waktu hingga dua tahun, kini berkat efisiensi digital dan manajemen proyek yang presisi, waktu tersebut berhasil dipangkas secara signifikan menjadi hanya enam bulan saja.

“Kapasitas produksi kami meningkat pesat. Saat ini, PT PAL mampu menghasilkan hingga 50 blok kapal setiap bulannya. Kecepatan ini sangat krusial dalam memenuhi kebutuhan armada TNI AL maupun pesanan dari pasar internasional yang semakin kompetitif,” tambah Kaharuddin.

Membangun Kemandirian Pertahanan Nasional

Sebagai bagian dari Holding Defend ID, PT PAL Indonesia memikul tanggung jawab besar untuk mewujudkan kemandirian alat utama sistem persenjataan (alutsista) laut. Dengan susunan pengurus baru ini, diharapkan kolaborasi antar BUMN pertahanan akan semakin solid. Fokus pada teknologi tinggi seperti pembuatan kapal selam dan kapal perang canggih menjadi prioritas utama untuk memastikan kedaulatan wilayah perairan Indonesia tetap terjaga.

Penetapan kembali Kaharuddin Djenod sebagai nakhoda memberikan sinyal positif bagi para mitra bisnis dan investor. Konsistensi kebijakan dan keberlanjutan proyek-proyek strategis menjadi jaminan bahwa PT PAL berada di jalur yang benar untuk menjadi pemain kunci dalam ekosistem maritim global. Dunia kini menanti inovasi apalagi yang akan lahir dari galangan kapal yang berpusat di Surabaya ini dalam lima tahun ke depan.

Dengan semangat transformasi yang tiada henti, PT PAL Indonesia siap membuktikan bahwa karya anak bangsa mampu berdiri sejajar, bahkan melampaui standar internasional dalam industri maritim yang penuh tantangan.

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Penulis bisnis & startup dengan pengalaman di dunia digital marketing dan venture.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *