Misteri ‘Manusia Selokan’ New York: Mengapa Sekelompok Orang Muncul dari Lubang Got Tengah Malam?

Siti Rahma | InfoNanti
04 Jun 2026, 20:54 WIB
Misteri 'Manusia Selokan' New York: Mengapa Sekelompok Orang Muncul dari Lubang Got Tengah Malam?

InfoNanti — Kota New York, sebuah megapolitan yang dikenal dengan julukan ‘kota yang tidak pernah tidur’, kembali diguncang oleh sebuah fenomena yang tampak seperti adegan dalam film fiksi ilmiah atau aksi pahlawan super. Namun, bagi warga di kawasan Brooklyn dan Queens, apa yang mereka saksikan bukanlah hiburan layar lebar, melainkan kenyataan yang meresahkan sekaligus membingungkan.

Munculnya ‘Penghuni Bawah Tanah’ di Jantung Kota

Pihak berwenang dari Departemen Kepolisian New York (NYPD) kini tengah berada dalam status siaga tinggi setelah serangkaian rekaman video amatir viral di media sosial. Video-video tersebut menangkap momen ganjil di mana sejumlah individu secara berkelompok memanjat keluar dari lubang got di berbagai titik strategis kota dalam beberapa pekan terakhir. Kejadian ini memicu gelombang pertanyaan besar: apa yang sebenarnya mereka lakukan di dalam labirin saluran pembuangan yang gelap dan berbahaya tersebut?

Baca Juga

Upaya Diplomasi Maraton Indonesia: Memburu Pembebasan 9 Relawan WNI yang Ditahan Militer Israel

Upaya Diplomasi Maraton Indonesia: Memburu Pembebasan 9 Relawan WNI yang Ditahan Militer Israel

Fenomena ini bukan sekadar isu lewat di media sosial. Kedalaman dan koordinasi dari aktivitas ini telah memaksa aparat penegak hukum untuk melakukan investigasi polisi secara menyeluruh. Publik pun mulai berspekulasi, mulai dari teori konspirasi hingga kemungkinan adanya komunitas tersembunyi yang mendiami jaringan infrastruktur bawah tanah New York.

Kronologi di Gravesend: Delapan Orang dan Operasi Tengah Malam

Insiden pertama yang paling terdokumentasi dengan baik terjadi di kawasan tenang Gravesend, Brooklyn. Menurut keterangan saksi mata yang dihimpun oleh tim investigasi, sekitar pukul 23.00 waktu setempat, sebuah kelompok yang terdiri dari delapan orang terlihat dengan tenang membuka penutup lubang got yang berat dan masuk ke dalamnya satu per satu. Perilaku mereka tidak menunjukkan tanda-tanda kepanikan, melainkan tampak seperti sebuah kegiatan yang sudah terencana dengan matang.

Baca Juga

Retakan Internal Kabinet Israel: Gideon Sa’ar Kecam Aksi Provokatif Itamar Ben Gvir Terhadap Aktivis Gaza

Retakan Internal Kabinet Israel: Gideon Sa’ar Kecam Aksi Provokatif Itamar Ben Gvir Terhadap Aktivis Gaza

Sekitar tiga jam berselang, tepat di saat kota mulai sunyi, kelompok tersebut kembali muncul dari lubang yang sama. Narasi yang beredar menyebutkan bahwa setelah keluar dari saluran bawah tanah, mereka segera mengganti pakaian di dekat kendaraan yang telah diparkir sebelumnya. Hal ini menunjukkan adanya persiapan logistik yang matang, bukan sekadar aksi spontanitas atau iseng belaka. Fenomena ini menambah daftar panjang misteri kota New York yang sulit dijelaskan oleh akal sehat.

Williamsburg dan Pola yang Identik

Tak berselang lama, laporan serupa muncul dari Williamsburg, sebuah kawasan yang dikenal dengan dinamika budayanya yang tinggi. Di sini, warga melaporkan adanya sekelompok orang yang menghilang ke dalam lubang got dan baru muncul kembali lebih dari dua jam kemudian. Dalam rekaman video yang beredar, terlihat tujuh orang keluar dengan teratur, sementara orang terakhir dengan teliti menutup kembali penutup lubang got tersebut seolah ingin menghilangkan jejak aktivitas mereka.

Baca Juga

Malam Kelam di Paris: Saat Pesta Juara Liga Champions PSG Berubah Menjadi Gelombang Kericuhan Massal

Malam Kelam di Paris: Saat Pesta Juara Liga Champions PSG Berubah Menjadi Gelombang Kericuhan Massal

Pola yang identik ini—masuk dalam kelompok, durasi waktu yang lama di bawah tanah, dan prosedur keluar yang terorganisir—menjadi fokus utama kepolisian. Apakah ini sebuah tren urban exploration yang ekstrem, atau ada sesuatu yang lebih dalam dan mungkin ilegal yang tengah berlangsung di bawah jalanan New York?

Fenomena ‘Ninja Turtles’ di Astoria

Ketegangan meningkat ketika laporan dari Astoria, Queens, mencuat ke permukaan. Seorang saksi mata bahkan memberikan julukan unik kepada kelompok ini sebagai ‘Ninja Turtles’ di dunia nyata. Julukan ini bukan tanpa alasan; saksi melihat mereka keluar masuk saluran bawah tanah dengan perlengkapan lengkap seperti senter berkekuatan tinggi dan sepatu bot tinggi yang dirancang khusus untuk medan basah atau berlumpur.

Baca Juga

Krisis Kemanusiaan di Iran: Ratusan Fasilitas Medis Luluh Lantak, Nasib Pasien Kanker di Ujung Tanduk

Krisis Kemanusiaan di Iran: Ratusan Fasilitas Medis Luluh Lantak, Nasib Pasien Kanker di Ujung Tanduk

Kesamaan visual dengan karakter fiksi kura-kura ninja ini memang terdengar menggelitik, namun bagi NYPD, hal ini merupakan indikasi serius adanya aktivitas terorganisir di dalam objek vital kota. Keamanan infrastruktur bawah tanah kini menjadi prioritas, mengingat jaringan tersebut bersinggungan langsung dengan kabel komunikasi, pipa gas, dan sistem drainase utama kota.

Langkah Tegas NYPD dan Unit Layanan Darurat

Menanggapi eskalasi kejadian ini, NYPD tidak tinggal diam. Petugas dari Unit Layanan Darurat (ESU) telah dikerahkan untuk melakukan penyisiran menyeluruh di sepanjang jalur yang dilaporkan menjadi titik keluar-masuk kelompok misterius tersebut. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa tidak ada sabotase terhadap infrastruktur kota atau ancaman terorisme yang terselubung.

Hingga saat ini, hasil pemeriksaan teknis menunjukkan bahwa tidak ada benda mencurigakan atau kerusakan fisik yang signifikan pada sistem pembuangan. Namun, polisi tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Belum adanya penangkapan hingga saat ini menunjukkan betapa licinnya kelompok ini dalam menjalankan aksinya tanpa meninggalkan jejak kriminal yang nyata.

Teori di Balik Lubang Got: Perburuan Harta Karun?

Salah satu teori yang paling masuk akal yang tengah didalami oleh penyidik adalah kemungkinan kelompok ini sedang melakukan perburuan barang berharga. Sudah bukan rahasia lagi bahwa di bawah jalanan New York, terkubur berbagai benda yang jatuh melalui celah selokan selama puluhan tahun—mulai dari perhiasan, koin kuno, hingga artefak sejarah yang terhanyut saat banjir. Aktivitas mencari barang berharga di saluran pembuangan, meski menjijikkan dan berbahaya, memiliki komunitas tersendiri di beberapa kota besar dunia.

Namun, otoritas setempat menekankan bahwa memasuki saluran pembuangan tanpa izin adalah tindakan ilegal dan sangat berbahaya. Selain risiko gas beracun seperti metana dan hidrogen sulfida, ada ancaman banjir bandang mendadak di dalam terowongan jika terjadi hujan di bagian lain kota. Risiko keselamatan ini menjadi alasan utama mengapa polisi sangat gencar melakukan pengejaran terhadap kelompok ini.

Keamanan Publik dan Tantangan Masa Depan

Kejadian ini membuka mata publik tentang betapa rentannya akses menuju bawah tanah kota. Jika sekelompok warga sipil bisa masuk dan keluar dengan bebas, muncul kekhawatiran mengenai potensi penyalahgunaan akses tersebut oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. NYPD kini tengah mempertimbangkan untuk memperketat keamanan pada penutup lubang got di area-area sensitif untuk mencegah insiden serupa terulang kembali.

Hingga berita ini diturunkan, identitas dari kelompok ‘manusia selokan’ ini masih menjadi misteri. Apakah mereka adalah sekadar pencari sensasi, pemburu harta karun, atau bagian dari komunitas bawah tanah yang lebih besar? Yang pasti, keamanan publik New York kini diuji oleh misteri yang merayap tepat di bawah kaki para penduduknya. Kepolisian berjanji akan terus memburu pelaku dan mengungkap motif sebenarnya di balik aksi nekat ini agar kenyamanan warga New York tetap terjaga.

Siti Rahma

Siti Rahma

Jurnalis berita global dengan ketertarikan pada geopolitik dan ekonomi dunia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *