Revolusi Finansial Amerika Latin: Oobit Ekspansi ke Kolombia Saat Penggunaan Kripto Melonjak Drastis

Andi Saputra | InfoNanti
18 Mei 2026, 16:53 WIB
Revolusi Finansial Amerika Latin: Oobit Ekspansi ke Kolombia Saat Penggunaan Kripto Melonjak Drastis

InfoNanti — Lanskap keuangan di Amerika Latin sedang mengalami transformasi besar-besaran yang dipicu oleh adopsi teknologi blockchain yang kian masif. Bukan lagi sekadar instrumen spekulasi, aset digital kini merambah ke sektor riil sebagai alat pembayaran harian. Kabar terbaru datang dari Oobit, platform pembayaran kripto global yang secara resmi mengumumkan ekspansi layanannya ke Kolombia. Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas lonjakan aktivitas ekonomi kripto di kawasan tersebut yang kini nilainya ditaksir menyentuh angka fantastis, yakni USD 44 miliar.

Ekspansi ke Kolombia ini menandai kehadiran Oobit di pasar kesembilan secara global, sekaligus memperkuat cengkeraman mereka di Amerika Latin setelah sebelumnya sukses beroperasi di Brasil, Argentina, dan Chile. Keputusan ini tidak muncul tanpa alasan yang kuat. Kolombia kini dipandang sebagai salah satu titik pusat pertumbuhan stablecoin terbesar di kawasan tersebut, menjadikannya magnet bagi perusahaan teknologi finansial yang ingin menjembatani kesenjangan antara keuangan tradisional dan digital.

Baca Juga

Masa Depan Bitcoin 2026: Bayang-Bayang Konflik Iran dan Tantangan Ekonomi Global

Masa Depan Bitcoin 2026: Bayang-Bayang Konflik Iran dan Tantangan Ekonomi Global

Kolombia: Episentrum Baru Ekonomi Digital Amerika Latin

Berdasarkan data yang dihimpun dari CoinMarketCap per pertengahan Mei 2026, pemilihan Kolombia sebagai destinasi ekspansi Oobit didorong oleh fundamental pasar yang sangat solid. Laporan dari Chainalysis mengungkapkan sebuah fakta menarik: Peso Kolombia saat ini menempati posisi kedua sebagai mata uang fiat yang paling banyak dikonversi ke dalam aset stablecoin di seluruh Amerika Latin. Hal ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat setempat terhadap aset digital untuk menjaga nilai kekayaan mereka di tengah fluktuasi ekonomi global.

Ekosistem investasi kripto di Kolombia telah berevolusi dari sekadar tren menjadi sebuah kebutuhan sistemik. Masyarakat tidak hanya membeli Bitcoin atau Ethereum untuk disimpan jangka panjang, tetapi mereka secara aktif mencari cara agar aset tersebut dapat digunakan dalam transaksi sehari-hari. Inilah celah pasar yang ingin diisi oleh Oobit dengan menghadirkan kemudahan transaksi tanpa hambatan birokrasi yang rumit.

Baca Juga

Strategi Charles Schwab Rambah Dunia Kripto: Incar Gen Z dan Tantang Dominasi Fintech

Strategi Charles Schwab Rambah Dunia Kripto: Incar Gen Z dan Tantang Dominasi Fintech

Menjembatani Kripto dan Ritel Tradisional Melalui Jaringan Visa

Salah satu fitur unggulan yang dibawa Oobit ke pasar Kolombia adalah kemampuannya untuk mengintegrasikan self-custodied wallet langsung ke dalam jaringan pembayaran global. Melalui kolaborasi strategis dengan Visa, pengguna Oobit dapat membelanjakan saldo kripto mereka di lebih dari 150 juta merchant yang tersebar di 80 negara. Ini adalah sebuah lompatan besar dalam hal utilitas aset digital.

Bayangkan seorang warga di Bogotá dapat membeli secangkir kopi atau membayar belanjaan di supermarket menggunakan saldo USDT mereka hanya dengan sekali ketuk (tap-to-pay). Proses konversi dari kripto ke fiat terjadi secara instan di balik layar, sehingga pedagang tetap menerima pembayaran dalam mata uang lokal sementara pengguna tetap memegang kendali penuh atas aset digital mereka. Inovasi ini menghapus hambatan utama dalam penggunaan pembayaran digital berbasis blockchain yang selama ini dianggap terlalu teknis bagi masyarakat awam.

Baca Juga

Strive Inc Pertegas Dominasi Institusi: Borong 789 Bitcoin Saat Pasar Global Bergejolak

Strive Inc Pertegas Dominasi Institusi: Borong 789 Bitcoin Saat Pasar Global Bergejolak

Belajar dari Kesuksesan di Brasil: Lonjakan Hingga 200 Persen

Sebelum menginjakkan kaki di Kolombia, Oobit telah mencatatkan rekam jejak yang mengesankan di Brasil. Sejak pertama kali diluncurkan di negara tersebut, platform ini melaporkan pertumbuhan aktivitas pengguna yang mencapai lebih dari 200 persen. Angka ini bukan sekadar statistik di atas kertas, melainkan bukti nyata adanya pergeseran perilaku konsumen secara masif.

Data internal menunjukkan bahwa pengguna aktif di Brasil rata-rata menghabiskan sekitar USD 400 setiap bulannya melalui sekitar 20 kali transaksi. Pola ini mengindikasikan bahwa penggunaan kripto telah menjadi bagian dari rutinitas bulanan masyarakat. Dari segi preferensi aset, USDT tetap menjadi raja sebagai aset kripto yang paling sering digunakan untuk bertransaksi. Menariknya, token internal milik Oobit menempati posisi kedua, diikuti oleh USDC di posisi ketiga, menunjukkan kepercayaan pengguna terhadap ekosistem platform itu sendiri.

Baca Juga

Ray Dalio vs Bitcoin: Mengapa Legenda Hedge Fund Dunia Masih Sangsi Terhadap Status Safe Haven Kripto?

Ray Dalio vs Bitcoin: Mengapa Legenda Hedge Fund Dunia Masih Sangsi Terhadap Status Safe Haven Kripto?

Dari Supermarket hingga Salon: Kripto untuk Kebutuhan Sehari-hari

Analisis mendalam mengenai profil belanja pengguna Oobit di Amerika Latin memberikan gambaran yang sangat inklusif. Mayoritas penggunaan kartu kripto ini justru didominasi oleh sektor-sektor kebutuhan dasar. Toko bahan makanan dan supermarket menyumbang porsi terbesar, yakni sekitar 35 persen dari total pengeluaran. Hal ini mematahkan stigma bahwa kripto hanya digunakan untuk pembelian barang-barang mewah atau transaksi ilegal.

  • Restoran dan Kuliner: Menyumbang kontribusi sebesar 8,8 persen dari total transaksi.
  • Toko Makanan Lainnya: Mengambil porsi sekitar 7,2 persen.
  • Department Store: Tercatat sebesar 5,3 persen dari aktivitas belanja.
  • Restoran Cepat Saji: Berkontribusi sekitar 4,1 persen.

Tidak berhenti di situ, di Brasil, penggunaan kripto bahkan telah merambah ke sektor jasa seperti salon kecantikan, barbershop, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), hingga toko elektronik dan otomotif. Fenomena ini menunjukkan bahwa ekosistem teknologi blockchain telah berhasil menyusup ke berbagai sendi kehidupan ekonomi masyarakat LATAM.

Kepemimpinan Global Amerika Latin dalam Adopsi Praktis

Amram Adar, selaku Co-founder dan CEO Oobit, menegaskan bahwa Amerika Latin kini bukan lagi sekadar pengikut dalam tren teknologi global, melainkan telah menjadi pemimpin dalam hal penggunaan praktis aset digital. Menurutnya, terjadi perubahan paradigma regional di mana masyarakat mulai melihat kripto sebagai solusi keuangan yang lebih efisien dibandingkan sistem perbankan tradisional yang terkadang lambat dan berbiaya tinggi.

“Kami bangga dapat memimpin perubahan ini di seluruh LATAM. Kripto kini telah bertransformasi menjadi cara utama bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan esensial, mulai dari layanan kesehatan hingga belanja kebutuhan dapur,” ujar Adar. Visi ini sejalan dengan data Chainalysis yang menyebutkan bahwa nilai transaksi kripto di kawasan ini mencapai hampir USD 1,5 triliun dalam periode tiga tahun terakhir (2022-2025).

Dominasi Brasil dan Argentina dalam Peta Kekuatan Regional

Melihat cakupan yang lebih luas, Brasil tetap menjadi motor penggerak utama ekonomi kripto di Amerika Latin. Dengan nilai transaksi mencapai USD 318,8 miliar, Brasil menyumbang hampir sepertiga dari total pasar di kawasan tersebut. Di posisi kedua, Argentina mengekor dengan volume transaksi sebesar USD 93,9 miliar, didorong oleh kebutuhan masyarakat akan aset yang stabil di tengah tantangan inflasi mata uang lokal.

Salah satu fakta menarik lainnya adalah dominasi Amerika Latin dalam penggunaan centralized exchange (CEX). Kawasan ini menyumbang sekitar 64 persen aktivitas pasar global di platform bursa terpusat, hanya terpaut tipis di bawah kawasan MENA (Timur Tengah dan Afrika Utara). Tingginya aktivitas ritel dan adopsi institusional, terutama di Brasil, diprediksi akan terus menjaga momentum pertumbuhan ini hingga beberapa tahun ke depan.

Masa Depan Kripto sebagai Tulang Punggung Keuangan Masyarakat

Kehadiran layanan seperti Oobit di Kolombia bukan sekadar ekspansi bisnis biasa, melainkan bagian dari evolusi sistem keuangan global yang kian terdesentralisasi. Bagi banyak masyarakat di Amerika Latin, stablecoin kini telah menjadi bagian integral dari sistem keuangan mereka, berfungsi sebagai jembatan untuk mengakses ekonomi global tanpa hambatan geografis.

Dengan kombinasi antara teknologi yang semakin ramah pengguna, integrasi dengan jaringan pembayaran yang sudah mapan seperti Visa, serta kebutuhan ekonomi yang mendesak, masa depan kripto di Amerika Latin tampak sangat cerah. Kolombia kini siap mengikuti jejak Brasil untuk menjadi saksi bagaimana aset digital dapat memberikan kemandirian finansial yang lebih besar bagi warga negaranya.

Disclaimer: Seluruh informasi dalam artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan berita. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. InfoNanti menyarankan agar Anda melakukan analisis mendalam secara mandiri sebelum melakukan jual-beli aset digital. Segala bentuk keuntungan maupun kerugian akibat keputusan investasi bukan merupakan tanggung jawab redaksi.

Andi Saputra

Andi Saputra

Analis crypto dan blockchain enthusiast sejak 2017.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *