Drama Epic di San Siro: Comeback Luar Biasa Inter Milan Singkirkan Como Menuju Final Coppa Italia

Fajar Nugroho | InfoNanti
22 Apr 2026, 05:01 WIB
Drama Epic di San Siro: Comeback Luar Biasa Inter Milan Singkirkan Como Menuju Final Coppa Italia

InfoNanti — Stadion Giuseppe Meazza menjadi saksi bisu sebuah drama kolosal yang akan dikenang lama oleh para pendukung Nerazzurri. Dalam laga leg kedua semifinal Coppa Italia 2025/2026 yang berlangsung pada Rabu (22/4/2026) dini hari WIB, Inter Milan berhasil menunjukkan mentalitas juara yang sesungguhnya. Sempat tertinggal dua gol secara mengejutkan, armada Simone Inzaghi bangkit dari ambang kekalahan untuk mengunci kemenangan tipis 3-2 atas Como, sekaligus memastikan satu tiket di partai puncak.

Awal Laga yang Penuh Tekanan

Memasuki lapangan dengan modal hasil imbang tanpa gol di leg pertama, kedua tim sadar bahwa setiap inci rumput Giuseppe Meazza adalah medan tempur yang menentukan. Inter Milan, yang tampil di hadapan pendukung fanatiknya, langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit pertama dibunyikan. Kolaborasi antara Piotr Zielinski dan Ange-Yoan Bonny hampir saja membuahkan hasil cepat, namun penyelesaian akhir yang terburu-buru membuat bola masih melenceng dari sasaran.

Baca Juga

Jadwal Bola Hari Ini: Persib Berjuang di Puncak Klasemen, Manchester City Terus Menekan Arsenal

Jadwal Bola Hari Ini: Persib Berjuang di Puncak Klasemen, Manchester City Terus Menekan Arsenal

Di sisi lain, Como yang datang sebagai tim non-unggulan justru tampil tanpa beban. Tim asuhan Cesc Fabregas ini menunjukkan organisasi pertahanan yang rapi dan serangan balik yang mematikan. Martin Baturina menjadi ancaman pertama bagi gawang Josep Martinez melalui sundulan tajam di tiang jauh. Tak lama berselang, Marc-Oliver Kempf nyaris membungkam publik Milan lewat tandukan kerasnya yang hanya membentur mistar gawang. Sinyal bahaya mulai menyala terang bagi kubu tuan rumah.

Kejutan Martin Baturina: Inter Tertinggal di Babak Pertama

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-32. Como melakukan transisi cepat yang mengejutkan lini belakang Inter yang terlihat sedikit lengah. Ignace van der Brempt melepaskan umpan tarik akurat ke dalam kotak penalti yang langsung disambar oleh Martin Baturina. Meski sempat mengenai tiang gawang, bola tetap meluncur deras merobek jala Martinez. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tim tamu.

Baca Juga

Strategi Matang Fajar/Fikri: Usai Tekuk Wakil UEA, Kini Fokus Pulihkan Stamina Jelang Duel Kontra China

Strategi Matang Fajar/Fikri: Usai Tekuk Wakil UEA, Kini Fokus Pulihkan Stamina Jelang Duel Kontra China

Inter berusaha merespons dengan cepat. Marcus Thuram sempat menggetarkan nyali pertahanan Como lewat tandukan jarak dekatnya, namun Maximo Perrone melakukan penyelamatan heroik tepat di garis gawang. Hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan Como tetap bertahan, memaksa Inzaghi untuk memutar otak lebih keras di ruang ganti.

Mimpi Buruk Lucas Da Cunha dan Kebangkitan Sang Jenderal

Babak kedua dimulai dengan kejutan yang lebih menyakitkan bagi Inter. Baru tiga menit berjalan, tepatnya menit ke-48, Lucas Da Cunha melakukan aksi individu brilian. Menusuk dari sisi kanan, ia berhasil melewati penjagaan Zielinski sebelum melepaskan tembakan melengkung ke pojok kiri gawang yang tak mampu dijangkau Martinez. Papan skor menunjukkan angka 2-0, dan aroma eliminasi mulai tercium menyengat di San Siro.

Baca Juga

Didier Deschamps Enggan Melatih Real Madrid, Pilih Fokus Piala Dunia 2026 dan Rencana Rehat

Didier Deschamps Enggan Melatih Real Madrid, Pilih Fokus Piala Dunia 2026 dan Rencana Rehat

Namun, di sinilah karakter sejati Inter Milan diuji. Inzaghi melakukan sejumlah perubahan taktis, dan fokus serangan dialihkan sepenuhnya ke pundak Hakan Calhanoglu. Pemain asal Turki ini memulai misi penyelamatan pada menit ke-69. Lewat sebuah sepakan spekulasi yang sangat bertenaga dari tepi kotak penalti, Calhanoglu berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Gol ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh tim dan ribuan suporter di tribun.

Menit-Menit Krusial: Sihir Calhanoglu dan Petar Sucic

Tekanan bertubi-tubi terus dilancarkan Inter ke pertahanan Como. Tim tamu yang mulai kelelahan dipaksa bermain bertahan total di area sendiri. Drama sesungguhnya terjadi saat pertandingan memasuki lima menit terakhir. Pada menit ke-86, publik San Siro meledak kegirangan ketika Calhanoglu mencetak gol keduanya. Kali ini, ia memanfaatkan umpan silang matang dari Petar Sucic dengan tandukan mematikan di depan gawang. Skor menjadi sama kuat 2-2.

Baca Juga

Krisis Kursi Kepelatihan Stamford Bridge: Jamie Carragher Rekomendasikan Dua Nama Kejutan untuk Chelsea

Krisis Kursi Kepelatihan Stamford Bridge: Jamie Carragher Rekomendasikan Dua Nama Kejutan untuk Chelsea

Belum sempat Como bernapas lega, Inter kembali menghantam. Menit ke-89 menjadi momen penentu sejarah malam itu. Calhanoglu, yang sebelumnya menerima umpan dari Sucic, kini berganti peran menjadi pelayan. Umpan silangnya ke kotak penalti diterima dengan sempurna oleh Petar Sucic. Dengan tenang, Sucic melepaskan tembakan ke pojok bawah gawang yang memastikan comeback fantastis Inter Milan menjadi 3-2.

Langkah Pasti Menuju Final

Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor 3-2 tetap bertahan. Inter Milan berhak melaju ke final dengan agregat yang sama, mengakhiri perlawanan gigih dari Como. Kini, sang raksasa Milan tinggal menunggu hasil pertandingan antara Atalanta dan Lazio untuk mengetahui siapa lawan mereka di partai puncak Final Coppa Italia 2025/2026.

Kemenangan ini tidak hanya sekadar tiket final, tetapi juga pesan kuat bahwa Inter memiliki mentalitas baja. Meski sempat terdesak, pengalaman dan kualitas individu pemain seperti Calhanoglu dan Sucic terbukti mampu mengubah hasil akhir dalam waktu singkat. Bagi para penggemar, ini adalah malam ajaib yang mempertegas dominasi Nerazzurri di kompetisi domestik.

Susunan Pemain Resmi:

  • Inter Milan: Josep Martinez; Manuel Akanji, Francesco Acerbi, Carlos Augusto; Luis Henrique, Nicolo Barella, Hakan Calhanoglu, Piotr Zielinski, Federico Dimarco; Ange-Yoan Bonny, Marcus Thuram.
  • Como: Jean Butez; Jacobo Ramon, Diego Carlos, Marc-Oliver Kempf; Ignace Van der Brempt, Maximo Perrone, Lucas da Cunha, Alex Valle; Nico Paz, Martin Baturina; Tasos Douvikas.

Dengan kemenangan ini, ambisi Inter untuk mengawinkan gelar Serie A dan Coppa Italia musim ini tetap terjaga. Sementara bagi Como, meski harus menelan pil pahit, performa mereka sepanjang turnamen ini patut diacungi jempol sebagai tim kuda hitam yang paling merepotkan raksasa Italia.

Fajar Nugroho

Fajar Nugroho

Penulis olahraga dengan fokus pada sepak bola internasional dan liga top dunia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *