Tensi El Clasico Memanas: Real Madrid Dikabarkan Tolak Tradisi Guard of Honor untuk Barcelona
InfoNanti — Rivalitas abadi antara dua raksasa Spanyol, Real Madrid dan Barcelona, tampaknya bakal memasuki babak baru yang lebih dingin. Di saat Barcelona tinggal selangkah lagi mengunci gelar juara Liga Spanyol musim 2025/2026, sebuah kabar mengejutkan berembus dari ibu kota. Real Madrid dikabarkan enggan memberikan penghormatan resmi atau guard of honor kepada sang rival bebuyutan.
Hingga pekan ke-31, Blaugrana masih kokoh bertengger di puncak klasemen dengan raihan 79 poin. Sementara itu, Los Blancos membayangi di posisi kedua dengan selisih sembilan angka. Dengan kompetisi yang hanya menyisakan tujuh pertandingan, jalan bagi Barca untuk mengangkat trofi tampak begitu lapang. Secara matematis, armada Hansi Flick hanya membutuhkan tambahan 13 poin lagi untuk memastikan diri sebagai kampiun tanpa bergantung pada hasil tim lain.
Jadwal Bola Hari Ini 27 April 2026: Bentrokan Sengit Persija vs Persis hingga Misi Kebangkitan Manchester United
Tradisi di Ambang Keruntuhan
Pertarungan bertajuk El Clasico jilid kedua musim ini dijadwalkan berlangsung di Camp Nou pada 10 Mei 2026. Laga ini diprediksi menjadi momen krusial, di mana Barca bisa saja sudah menyandang status juara sebelum sepak mula dilakukan. Biasanya, dalam tradisi sepak bola Spanyol, tim lawan akan memberikan pasillo atau barisan penghormatan sebagai bentuk sportifitas bagi sang juara.
Namun, laporan dari program televisi populer El Chiringuito menyebutkan bahwa manajemen dan skuad Real Madrid telah membulatkan tekad untuk mengabaikan tradisi sukarela tersebut. Gestur yang sejatinya melambangkan respek antarklub ini tampaknya harus tergerus oleh tingginya ego dan ketegangan hubungan kedua belah pihak.
Keajaiban Edin Dzeko di Usia 40: Schalke 04 Resmi Promosi dan Kembali Guncang Bundesliga
Bayang-bayang Skandal Negreira
Keputusan Madrid untuk menarik diri dari tradisi ini bukan tanpa alasan kuat. Hubungan institusional antara Madrid dan Barcelona diketahui sedang berada di titik nadir akibat mencuatnya skandal Negreira. Kasus yang melibatkan dugaan pembayaran jutaan euro kepada mantan Wakil Presiden Komite Wasit, Jose Maria Enriquez Negreira, antara tahun 2001 hingga 2018, telah mencederai kepercayaan di antara kedua klub.
Pihak El Real merasa integritas kompetisi telah terusik oleh isu tersebut, sehingga mereka merasa tidak perlu memberikan penghormatan formal kepada klub yang tengah tersandung kasus hukum serius. Bagi Madrid, memberikan guard of honor di tengah situasi ini dianggap tidak sejalan dengan prinsip klub saat ini.
Dominasi Alvaro Carpe di FP3 Moto3 Prancis 2026: Veda Ega Pratama Intai Peluang di Tengah Persaingan Ketat Le Mans
Jadwal Krusial Menuju Tangga Juara
Sebelum bentrokan di Camp Nou terjadi, Madrid harus melewati tantangan dari Alaves, Real Betis, dan Espanyol. Di sisi lain, Barcelona akan berupaya menyapu bersih poin saat menjamu Celta Vigo serta bertandang ke markas Getafe dan Osasuna. Jika tren positif terus berlanjut, pesta juara Barcelona mungkin saja sudah digelar sebelum peluit pertama El Clasico dibunyikan, yang tentunya akan menambah bumbu ketegangan di lapangan hijau nanti.