Telkom Cetak Generasi Tangguh Digital: Lewat CyberHeroes, Ratusan Siswa Dibekali Fondasi Keamanan Siber

Dewi Lestari | InfoNanti
16 Apr 2026, 22:51 WIB
Telkom Cetak Generasi Tangguh Digital: Lewat CyberHeroes, Ratusan Siswa Dibekali Fondasi Keamanan Siber

InfoNanti — Di tengah derasnya arus digitalisasi yang menyentuh hampir seluruh lini kehidupan, tantangan keamanan di ruang siber menjadi ancaman nyata yang tak bisa dipandang sebelah mata. Menyadari risiko tersebut, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) secara proaktif mengambil langkah nyata untuk memperkuat benteng pertahanan digital generasi muda melalui inisiatif bertajuk CyberHeroes.

Program ini bukan sekadar sosialisasi biasa. Sebanyak 420 siswa dari berbagai jenjang pendidikan di Indonesia dikumpulkan untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai keamanan siber. Melalui CyberHeroes, Telkom berupaya menanamkan kesadaran akan risiko dunia maya sekaligus membentuk perilaku berinternet yang lebih sehat, bijak, dan penuh tanggung jawab.

Urgensi Literasi Digital di Era Konektivitas Tinggi

Lahirnya inisiatif CyberHeroes dipicu oleh data yang cukup mengkhawatirkan terkait interaksi anak muda di dunia maya. Berdasarkan catatan UNICEF tahun 2025, penetrasi internet di Indonesia telah mencapai hampir 80% dari total populasi. Fakta menariknya, kelompok muda menghabiskan waktu rata-rata hingga 5,4 jam setiap hari untuk berselancar di internet. Namun, tingginya intensitas ini sayangnya belum berbanding lurus dengan pemahaman tentang keamanan data.

Baca Juga

Samsung Galaxy A37 5G Resmi Meluncur: Bawa Fitur Flagship dan Durabilitas IP68 ke Segmen Mid-Range

Samsung Galaxy A37 5G Resmi Meluncur: Bawa Fitur Flagship dan Durabilitas IP68 ke Segmen Mid-Range

Data dari Kementerian Komunikasi dan Digital tahun 2026 turut mempertegas kondisi tersebut; sekitar 50% anak Indonesia dilaporkan pernah terpapar konten negatif di media sosial, sementara 42% lainnya mengaku merasa tidak nyaman saat beraktivitas digital. Fenomena inilah yang ingin ditekan oleh Telkom melalui edukasi yang menyasar langsung ke akar rumput.

Materi Praktis: Dari Cyberbullying hingga Perlindungan Data

Dalam rangkaian kegiatan yang digelar secara hybrid ini, para peserta diajak menyelami materi-materi praktis yang relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka. Beberapa fokus utama pembelajaran meliputi:

  • Cara mengenali dan menangani tindakan perundungan siber (cyberbullying).
  • Waspada terhadap upaya manipulasi atau social engineering dari pihak asing.
  • Pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi saat berselancar di platform digital.

Kegiatan ini menjangkau berbagai sekolah, di antaranya SMP Warga Surakarta dengan 200 siswa, SLB B Pangudi Luhur Jakarta Barat sebanyak 100 siswa, serta SDN Blimbing 1 dan SDN Blimbing 3 Tangerang dengan total 120 siswa.

Baca Juga

Kode Redeem Honkai: Star Rail Terbaru April 2026: Banjir Stellar Jade dan Bocoran Update 4.2

Kode Redeem Honkai: Star Rail Terbaru April 2026: Banjir Stellar Jade dan Bocoran Update 4.2

Semangat Inklusivitas dan “Bisa PandAI”

SGM Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, menegaskan bahwa edukasi dini adalah kunci utama dalam membangun ekosistem digital yang aman. “Kami ingin setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk paham teknologi tanpa harus merasa terancam. Dengan semangat ‘Bersama Jadi Bisa’, kami yakin generasi muda kita mampu menjadi pribadi yang ‘Bisa PandAI’—memanfaatkan teknologi secara cerdas untuk mendukung tumbuh kembang mereka,” ungkapnya.

Salah satu aspek menarik dari program ini adalah keterlibatan siswa dari sekolah luar biasa (SLB). Telkom mendorong agar literasi digital bersifat inklusif, memastikan penyandang disabilitas pun memiliki kecakapan yang sama dalam menjaga keamanan diri di dunia maya. Lince Saragih, seorang guru TIK di SLB B Pangudi Luhur, memberikan apresiasi tinggi terhadap program ini karena materinya yang dinilai sangat aplikatif bagi kebutuhan siswa saat ini.

Baca Juga

Terobosan Gila Redmi: Siapkan Tiga Smartphone ‘Monster’ dengan Baterai 10.000 mAh

Terobosan Gila Redmi: Siapkan Tiga Smartphone ‘Monster’ dengan Baterai 10.000 mAh

Dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Langkah strategis Telkom melalui CyberHeroes ini juga selaras dengan komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, khususnya dalam pilar pendidikan. Program ini menjadi bagian dari upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4, yakni pendidikan berkualitas.

Dengan membekali siswa dengan keterampilan literasi digital sejak dini, Telkom berharap dapat meminimalisir potensi kejahatan siber di masa depan sekaligus melahirkan generasi yang adaptif dan produktif di tengah kemajuan teknologi yang kian pesat.

Dewi Lestari

Dewi Lestari

Fokus pada teknologi dan AI, aktif mengikuti perkembangan inovasi global.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *