Update Tekno Terkini: Ketangguhan Baterai Vivo Y31d Pro Hingga Skandal Kebocoran Data Game di IGRS

Dewi Lestari | InfoNanti
15 Apr 2026, 11:21 WIB
Update Tekno Terkini: Ketangguhan Baterai Vivo Y31d Pro Hingga Skandal Kebocoran Data Game di IGRS

InfoNanti — Jagat teknologi Indonesia kembali bergejolak dengan serangkaian inovasi dan kabar mengejutkan yang mendominasi perbincangan pekan ini. Mulai dari peluncuran perangkat keras yang menjanjikan daya tahan luar biasa hingga insiden keamanan digital yang mengancam kerahasiaan industri hiburan global, tim redaksi telah merangkum tiga topik utama yang menjadi sorotan hangat para antusias gadget dan keamanan siber.

1. Vivo Y31d Pro: Standar Baru Daya Tahan Baterai di Indonesia

Vivo kembali menggebrak pasar tanah air dengan meluncurkan lini terbarunya, Vivo Y31d Pro. Kehadiran ponsel pintar dari keluarga Y-series ini bukan sekadar menambah pilihan di rak toko, melainkan membawa solusi konkret bagi pengguna yang sering mengalami ‘anxiety’ akibat baterai lemah. Keunggulan utamanya terletak pada baterai berkapasitas monster 7000mAh yang tertanam di balik bodinya.

Baca Juga

Badai Banned Massal TikTok 2026: Ribuan Akun Terancam Dihapus Permanen, Ini Solusi dan Penyebabnya

Badai Banned Massal TikTok 2026: Ribuan Akun Terancam Dihapus Permanen, Ini Solusi dan Penyebabnya

Tidak hanya mengandalkan kapasitas besar, Vivo juga membekali perangkat ini dengan teknologi 90W FlashCharge. Inovasi ini memungkinkan pengisian daya dari nol hingga penuh hanya dalam waktu 58 menit—sebuah angka yang impresif untuk baterai seukuran itu. Untuk memastikan efisiensi, tersedia fitur Super Battery Saver serta Battery Extender yang sangat krusial di saat darurat; fitur ini diklaim mampu menjaga ponsel tetap aktif untuk panggilan suara hingga 4 menit meskipun indikator baterai telah berada di bawah angka 1 persen.

2. Kebocoran Data IGRS: Footage Game ‘007: First Light’ Tersebar

Belum reda perdebatan mengenai regulasi platform distribusi digital, kini sistem pemeringkatan gim nasional, Indonesia Game Rating System (IGRS), justru diterpa isu kebocoran data. Insiden ini bermula dari laporan seorang pengguna Reddit yang menemukan celah pada API publik saat sedang mengembangkan antarmuka alternatif untuk situs tersebut. Dampaknya cukup fatal, sejumlah judul besar yang belum resmi dirilis kini bocor ke publik.

Baca Juga

Review Samsung Galaxy Watch FE: Standar Baru Smartwatch Premium yang Ramah di Kantong

Review Samsung Galaxy Watch FE: Standar Baru Smartwatch Premium yang Ramah di Kantong

Salah satu yang paling terdampak adalah proyek gim James Bond terbaru berjudul 007: First Light garapan IO Interactive. Footage berdurasi sekitar satu jam dari gim ini kabarnya telah menyebar luas di internet, padahal peluncurannya untuk Playstation 5 dan PC baru direncanakan pada Mei 2026 mendatang. Selain itu, judul populer lain seperti Ace Combat 8 juga disebut-sebut ikut terseret dalam kebocoran informasi yang menghebohkan komunitas gamer internasional ini.

3. Strategi 3-2-1-1-0: Benteng Pertahanan Mutakhir Melawan Ransomware

Di tengah ancaman serangan siber yang kian canggih, strategi perlindungan data konvensional dianggap tidak lagi memadai. Synology Indonesia baru-baru ini memperkenalkan evolusi strategi keamanan dari format klasik 3-2-1 menjadi 3-2-1-1-0. Langkah ini diambil karena peretas modern kini tidak hanya mengincar data utama, tetapi juga berusaha menghancurkan data cadangan agar korban tidak memiliki pilihan selain membayar tebusan.

Baca Juga

Misteri Absennya Vivo X300 FE di Indonesia: Fokus pada Takhta Ultra atau Strategi Pasar Tersembunyi?

Misteri Absennya Vivo X300 FE di Indonesia: Fokus pada Takhta Ultra atau Strategi Pasar Tersembunyi?

Menurut Country Manager Synology Indonesia, Clara Hsu, tambahan angka ‘1-0’ dalam strategi ini merujuk pada pentingnya memiliki setidaknya satu salinan data yang bersifat offline atau immutable (tidak dapat diubah) dan memastikan tidak ada kesalahan atau eror dalam proses pemulihan. Dengan mengadopsi keamanan siber tingkat lanjut ini, perusahaan diharapkan memiliki benteng terakhir yang benar-benar kokoh saat menghadapi serangan ransomware yang kian agresif mengincar sektor korporasi.

Dewi Lestari

Dewi Lestari

Fokus pada teknologi dan AI, aktif mengikuti perkembangan inovasi global.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *