Tensi Panas! Juan Musso Balas Tudingan ‘Perampokan’ Raphinha Usai Atletico Depak Barcelona
InfoNanti — Atmosfer membara di babak perempat final Liga Champions ternyata tidak langsung meredup setelah peluit panjang dibunyikan. Ketegangan justru berlanjut ke ruang ganti dan media, menyusul pernyataan pedas bintang Barcelona, Raphinha, yang merasa timnya dicurangi saat berhadapan dengan Atletico Madrid. Menanggapi tudingan tersebut, penjaga gawang Atletico, Juan Musso, akhirnya angkat bicara dan menyebut klaim tersebut sebagai sesuatu yang tidak masuk akal.
Drama ini bermula setelah Barcelona dipastikan tersingkir meski memenangkan laga leg kedua dengan skor 2-1 di markas sendiri. Kemenangan tipis itu tidak cukup untuk menyelamatkan Blaugrana karena kalah agregat 2-3 dari Atletico. Pasca-pertandingan, Raphinha meledak dan mengkritik habis-habisan kepemimpinan wasit Clement Turpin, bahkan tanpa ragu menyebut Barcelona telah ‘dirampok’ di kandang sendiri.
James Trafford Siap Tinggalkan Etihad, Manchester City Patok Harga Fantastis!
Reaksi Juan Musso: “Itu Gila!”
Mendengar rekan sejawatnya melontarkan tuduhan serius, Juan Musso memberikan respons yang cukup tenang namun tegas. Bagi kiper asal Argentina tersebut, membicarakan konspirasi atau perampokan dalam pertandingan yang berjalan kompetitif adalah sebuah kekeliruan besar.
“Seolah-olah ada tiga penalti yang tidak diberikan atau empat kartu merah yang diabaikan. Anda tidak bisa begitu saja bicara soal perampokan,” ujar Musso seperti dilaporkan media setempat. Ia menegaskan bahwa kemenangan Atletico Madrid didapatkan melalui perjuangan keras di atas lapangan hijau.
Musso menambahkan bahwa meski ia memahami rasa frustrasi yang dialami Raphinha, namun menggunakan kata ‘rampok’ adalah tindakan yang berlebihan. “Aku menghormati pendapat semua orang, tapi mari kita tidak mulai membangun narasi perampokan karena itu hanya akan memperkeruh situasi. Kami menang secara sportif, bahkan kami mampu mengalahkan mereka 2-0 di laga tandang sebelumnya,” lanjutnya.
Update Klasemen Liga Italia: AC Milan Kudeta Napoli, Juventus Kian Nyaman di Empat Besar
Klarifikasi Soal Insiden Fermin Lopez
Salah satu momen yang memicu amarah kubu Catalan adalah insiden benturan antara Juan Musso dengan pemain muda Barca, Fermin Lopez, yang menyebabkan hidung Fermin terluka. Banyak pihak dari sisi Barcelona menuntut penalti atas kejadian tersebut.
Menanggapi hal ini, Musso memberikan penjelasan dari sudut pandangnya sebagai kiper. Ia menegaskan bahwa tidak ada niat sedikitpun untuk mencederai lawan. Menurutnya, itu murni sebuah kontak fisik dalam situasi perebutan bola yang dinamis.
“Itu adalah gerakan refleks. Dia berusaha menyundul bola dan aku menjulurkan kaki untuk menghalangi laju bola. Bagaimana mungkin seseorang menganggap itu penalti? Aku bahkan langsung menghampirinya untuk memastikan kondisinya baik-baik saja,” jelas Musso membela diri.
Carlo Ancelotti Pasang Badan: Menepis Mitos ‘Ruang Ganti Beracun’ di Real Madrid
Respek di Balik Rivalitas
Walaupun menepis tudingan miring dari pihak lawan, Musso tetap menunjukkan sisi profesionalnya dengan mengakui kualitas Barcelona sebagai salah satu raksasa sepak bola. Baginya, melawan tim sekaliber Barca selalu memberikan motivasi tambahan bagi skuat asuhan Diego Simeone.
“Barca adalah tim yang sangat kami hormati. Mereka luar biasa dan selalu memotivasi kami untuk tampil maksimal. Tapi sekali lagi, menyebut hasil ini sebagai perampokan adalah hal yang gila,” tutupnya.
Kemenangan agregat ini membawa Atletico Madrid melenggang ke babak semifinal, sementara Barcelona harus kembali mengevaluasi lini pertahanan mereka yang dianggap rapuh dalam momen-momen krusial di kompetisi tertinggi Eropa tersebut.