Misi Rebut Kembali Piala Thomas: Jonatan Christie Siap Tempur di Denmark 2026

Fajar Nugroho | InfoNanti
14 Apr 2026, 19:21 WIB
Misi Rebut Kembali Piala Thomas: Jonatan Christie Siap Tempur di Denmark 2026

InfoNanti — Ambisi Indonesia untuk mengembalikan supremasi bulu tangkis dunia di ajang beregu putra paling bergengsi, Thomas Cup 2026, kian membara. Salah satu pilar utama tunggal putra tanah air, Jonatan Christie, telah memberikan komitmen penuhnya untuk kembali mengemban misi suci mengenakan seragam Merah Putih dalam perhelatan akbar yang akan digelar di Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei mendatang.

Meskipun saat ini menyandang status sebagai pemain profesional independen, jiwa nasionalisme pria yang akrab disapa Jojo ini tidak luntur sedikitpun. Panggilan dari PBSI untuk memperkuat tim nasional disambutnya dengan rasa syukur dan kebanggaan yang mendalam sebagai seorang patriot olahraga.

Komitmen Tanpa Syarat Demi Indonesia

Ditemui di kawasan Thamrin pada Selasa (14/4/2026), Jonatan menceritakan proses pemanggilannya kembali ke skuad nasional. Ia mengungkapkan bahwa kesediaannya membela negara adalah harga mati yang tidak perlu diperdebatkan. “Kemarin Koh Didi (perwakilan PBSI) datang langsung untuk menanyakan kesiapan saya. Jawaban saya tetap sama: selama Indonesia membutuhkan tenaga saya, saya akan selalu siap turun ke lapangan,” tuturnya dengan nada penuh keyakinan.

Baca Juga

Misteri Burung Kakatua di Tengah Pesta Juara Bayern Munich: Simbol Keberuntungan Baru Die Roten

Misteri Burung Kakatua di Tengah Pesta Juara Bayern Munich: Simbol Keberuntungan Baru Die Roten

Penampilan Jojo di Thomas Cup 2026 nanti akan menjadi partisipasi keenamnya dalam sejarah turnamen ini. Baginya, turnamen beregu bukan sekadar soal adu teknik di lapangan, melainkan soal mentalitas pejuang dan kebanggaan sebagai satu kesatuan tim yang solid.

Memutar Kembali Memori Emas di Tanah Denmark

Denmark memiliki tempat spesial di hati para pecinta bulu tangkis Indonesia, tak terkecuali bagi sang juara All England 2024 ini. Thomas Cup 2026 seolah menjadi dejavu bagi Jojo, mengingat memori indah saat Indonesia berhasil memutus puasa gelar selama 19 tahun pada edisi 2020 yang juga digelar di Denmark (Aarhus).

Kala itu, Jojo menjadi pahlawan penentu kemenangan setelah menumbangkan tunggal putra China, Li Shi Feng, melalui drama tiga gim yang melelahkan. Kini, dengan lokasi pertandingan yang bergeser ke Horsens, semangat yang sama tetap berkobar untuk kembali membawa trofi legendaris itu pulang ke tanah air.

Baca Juga

Duel Sengit Takhta MotoGP 2026: Strategi ‘Aturan Hitam’ Aprilia Redam Ego Marco Bezzecchi dan Jorge Martin

Duel Sengit Takhta MotoGP 2026: Strategi ‘Aturan Hitam’ Aprilia Redam Ego Marco Bezzecchi dan Jorge Martin

Membangun Kembali Chemistry di Pelatnas

Demi mencapai target maksimal, Jonatan sudah mulai bergabung dalam sesi latihan intensif di Pelatnas PBSI sejak pekan lalu. Walaupun terbiasa berlatih mandiri sebagai pemain profesional, ia mengakui bahwa atmosfer latihan tim sangat krusial dalam mempersiapkan diri menghadapi turnamen beregu.

“Latihan bersama tim itu beda. Di sini kita membangun kembali chemistry dan kekompakan agar lebih menyatu. Senang bisa kembali berlatih bersama (Anthony) Ginting, Ihsan Maulana Mustofa, dan talenta muda seperti Joaquin Nikolaus. Kami ingin memberikan penampilan maksimal untuk Indonesia,” tutup Jojo.

Dengan perpaduan pemain senior berpengalaman dan talenta muda berbakat, skuad Garuda diharapkan mampu berbicara banyak dan kembali menduduki takhta tertinggi di panggung bulu tangkis dunia tahun ini.

Baca Juga

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Tekuk Persita 2-0, Perburuan Gelar Juara Super League Kian Memanas

Drama di Stadion Segiri: Borneo FC Tekuk Persita 2-0, Perburuan Gelar Juara Super League Kian Memanas
Fajar Nugroho

Fajar Nugroho

Penulis olahraga dengan fokus pada sepak bola internasional dan liga top dunia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *