Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini 13 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Masih Betah di Posisi Stagnan

Rizky Pratama | InfoNanti
13 Apr 2026, 08:52 WIB
Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini 13 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Masih Betah di Posisi Stagnan

InfoNanti — Memasuki awal pekan kedua di bulan April, pergerakan harga emas di PT Pegadaian (Persero) terpantau belum menunjukkan gejolak yang berarti. Pada pantauan Senin pagi, 13 April 2026, harga logam mulia dari tiga produsen utama yakni Antam, UBS, dan Galeri24 kompak menunjukkan tren stagnan alias tidak mengalami perubahan dibandingkan harga pada hari Minggu sebelumnya.

Berdasarkan data resmi dari laman Sahabat Pegadaian pukul 07.35 WIB, harga emas Antam hari ini masih bertengger di angka Rp 2.975.000 per gram. Sementara itu, emas batangan produksi UBS dibanderol Rp 2.890.000 per gram. Untuk produk eksklusif dari Pegadaian, yakni Galeri24, dipatok pada harga Rp 2.876.000 per gram. Meskipun stabil pagi ini, masyarakat diingatkan bahwa nilai investasi emas di Pegadaian bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar global.

Baca Juga

Update Harga Emas Perhiasan April 2026: Intip Pergerakan di Raja Emas dan Laku Emas di Tengah Tensi Global

Update Harga Emas Perhiasan April 2026: Intip Pergerakan di Raja Emas dan Laku Emas di Tengah Tensi Global

Rincian Harga Emas Pegadaian per Gram

Bagi Anda yang berencana melakukan transaksi hari ini, berikut adalah rincian lengkap harga jual emas di Pegadaian untuk berbagai ukuran berat:

Harga Emas Antam

  • 0,5 gram: Rp 1.540.000
  • 1 gram: Rp 2.975.000
  • 2 gram: Rp 5.887.000
  • 3 gram: Rp 8.804.000
  • 5 gram: Rp 14.638.000
  • 10 gram: Rp 29.219.000
  • 25 gram: Rp 72.917.000
  • 50 gram: Rp 145.751.000
  • 100 gram: Rp 291.421.000

Harga Emas UBS

  • 0,5 gram: Rp 1.562.000
  • 1 gram: Rp 2.890.000
  • 2 gram: Rp 5.734.000
  • 5 gram: Rp 14.171.000
  • 10 gram: Rp 28.192.000
  • 25 gram: Rp 70.342.000
  • 50 gram: Rp 140.395.000
  • 100 gram: Rp 280.679.000
  • 250 gram: Rp 701.492.000
  • 500 gram: Rp 1.401.336.000

Harga Emas Galeri24

  • 0,5 gram: Rp 1.508.000
  • 1 gram: Rp 2.876.000
  • 2 gram: Rp 5.683.000
  • 5 gram: Rp 14.102.000
  • 10 gram: Rp 28.130.000
  • 25 gram: Rp 69.944.000
  • 50 gram: Rp 139.778.000
  • 100 gram: Rp 279.418.000
  • 250 gram: Rp 696.827.000
  • 500 gram: Rp 1.393.654.000
  • 1.000 gram: Rp 2.787.308.000

Sentimen Global: Antara Optimisme dan Kewaspadaan

Meskipun harga domestik tampak tenang, pasar internasional justru sedang memanas. Laporan terbaru dari Kitco News mengungkapkan bahwa logam mulia kini kembali masuk dalam radar utama para investor baik dari kalangan Wall Street maupun Main Street. Fenomena ini dipicu oleh tensi geopolitik di Timur Tengah yang sempat memanas, namun kini sedikit mereda berkat gencatan senjata terkait konflik Iran.

Baca Juga

Tensi Global Memanas: AS Resmi Blokade Selat Hormuz, Donald Trump Beri Ancaman Keras untuk Iran

Tensi Global Memanas: AS Resmi Blokade Selat Hormuz, Donald Trump Beri Ancaman Keras untuk Iran

Adrian Day, Presiden Adrian Day Asset Management, memproyeksikan bahwa emas memiliki peluang besar untuk terus merangkak naik meski jalannya mungkin akan terjal. “Emas secara perlahan mengumpulkan kekuatan. Kita mungkin sudah melewati titik terendah pasca-gejolak di Iran,” tuturnya. Day juga mencatat bahwa jika kondisi moneter kembali stabil tanpa gangguan konflik fisik, emas akan tetap menjadi instrumen lindung nilai yang tangguh.

Di sisi lain, analis pasar senior dari Barchart.com, Darin Newsom, memberikan peringatan bernada hati-hati. Menurutnya, secara teknikal, kontrak berjangka emas saat ini sudah mendekati titik jenuh. Kondisi ini membuka peluang terjadinya koreksi harga dalam jangka pendek. Sementara itu, Colin Cieszynski dari SIA Wealth Management melihat emas sedang berada dalam fase konsolidasi atau sideways di rentang harga USD 4.400 hingga USD 5.200 per troy ons.

Baca Juga

Mengintip Urat Nadi Ekonomi Global: Selain Hormuz, Inilah Jalur Distribusi Minyak Paling Krusial di Dunia

Mengintip Urat Nadi Ekonomi Global: Selain Hormuz, Inilah Jalur Distribusi Minyak Paling Krusial di Dunia

Ketidakpastian ini diperparah dengan risiko stagflasi global yang mulai membayangi akibat gangguan di sektor energi. Namun, bagi investor jangka panjang, pandangan Rich Checkan dari Asset Strategies International mungkin terdengar sangat menarik, di mana ia meyakini potensi harga emas mampu menyentuh level fantastis USD 5.000 di masa depan jika inflasi dan ketidakstabilan global terus berlanjut.

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Penulis bisnis & startup dengan pengalaman di dunia digital marketing dan venture.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *