Strategi Global Indonesia: Mengadopsi Model Abu Dhabi untuk Menarik Dana Orang Super Kaya Dunia

Rizky Pratama | InfoNanti
13 Apr 2026, 17:57 WIB
Strategi Global Indonesia: Mengadopsi Model Abu Dhabi untuk Menarik Dana Orang Super Kaya Dunia

InfoNanti — Pemerintah Indonesia tengah mematangkan langkah strategis untuk menjadikan Tanah Air sebagai destinasi utama bagi pengelolaan kekayaan global. Rencana besar ini diwujudkan melalui pembentukan family office, sebuah wadah khusus yang dirancang untuk mengelola aset para orang super kaya (ultra-high-net-worth individuals) dari berbagai belahan dunia.

Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa Indonesia secara spesifik akan mengadopsi model yang telah sukses dijalankan oleh Abu Dhabi. Langkah ini diambil karena Abu Dhabi dianggap sebagai salah satu pusat finansial dunia yang paling berhasil membangun ekosistem terpercaya bagi investor kakap.

Kolaborasi Intensif dan Kajian Regulasi

Dalam perkembangannya, Rosan menjelaskan bahwa pihaknya terus menjalin koordinasi yang sangat intens dengan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) di bawah kepemimpinan Luhut Binsar Pandjaitan. Fokus utamanya adalah merumuskan regulasi yang tidak hanya menarik secara bisnis, tetapi juga memastikan operasional yang transparan dan fungsional.

Baca Juga

Babak Baru Revisi UU Tapera: Skema Iuran Tak Lagi Wajib dan Menanti Ketok Palu DPR

Babak Baru Revisi UU Tapera: Skema Iuran Tak Lagi Wajib dan Menanti Ketok Palu DPR

“Kami sedang mendalami detailnya bersama DEN. Tim kami bekerja cukup intens untuk mengkaji aturan apa saja yang diperlukan agar family office ini benar-benar bisa berfungsi maksimal saat diluncurkan nanti,” ujar Rosan saat memberikan keterangan di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Salah satu poin krusial yang tengah dibahas adalah penyesuaian sistem hukum, termasuk kemungkinan penggunaan enclave common law di wilayah tertentu untuk memberikan kepastian hukum yang lebih kuat bagi para investor internasional. Anda bisa memantau perkembangan terkait kebijakan investasi asing melalui kanal berita terbaru kami.

Belajar dari Kesuksesan Abu Dhabi

Alasan pemilihan Abu Dhabi sebagai kiblat utama adalah efektivitas sistem financial office mereka yang mampu menjaring dana dalam jumlah fantastis. Indonesia melihat adanya potensi aliran dana masuk yang luar biasa besar jika ekosistem serupa berhasil diimplementasikan di dalam negeri.

Baca Juga

Menilik Proyek Ambisius Kampung Haji di Makkah: Tantangan Geopolitik dan Komitmen Danantara Bagi Jemaah Indonesia

Menilik Proyek Ambisius Kampung Haji di Makkah: Tantangan Geopolitik dan Komitmen Danantara Bagi Jemaah Indonesia

Pihak pemerintah bahkan sudah menjalin komunikasi langsung dengan otoritas di Abu Dhabi untuk memahami variabel-variabel kunci kesuksesan mereka. Hal ini penting untuk menghitung secara akurat berapa potensi dana yang dapat diserap ke dalam struktur ekonomi nasional melalui inisiatif ini.

Visi Presiden Prabowo: Indonesia Sebagai Safe Haven

Inisiatif ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang berencana membangun Special Financial Center atau Pusat Finansial Khusus. Di tengah gejolak geopolitik dunia, mulai dari konflik di Eropa Timur hingga ketegangan di Timur Tengah, Indonesia memposisikan diri sebagai ‘safe haven’ atau tempat bernaung yang aman bagi modal global.

Presiden Prabowo mencatat fenomena perpindahan warga Rusia dan Ukraina ke Bali sebagai indikator nyata bahwa Indonesia dipandang sebagai lokasi yang stabil. Momentum ini ingin diperluas dengan menarik minat para pemilik modal dari Timur Tengah yang mencari alternatif investasi aman di luar wilayah mereka yang kini tengah dilanda dinamika politik tinggi.

Baca Juga

Fenomena Investasi Emas Syariah: BSI Sukses Rangkul 1 Juta Nasabah dan Cetak Laba Historis

Fenomena Investasi Emas Syariah: BSI Sukses Rangkul 1 Juta Nasabah dan Cetak Laba Historis

“Negara mana yang tidak sedang dilanda ketegangan saat ini? Indonesia adalah salah satu yang paling diminati. Kita memiliki potensi besar, namun ini juga menuntut kita untuk bekerja lebih keras dan teliti dalam mengeksekusi peluang ini,” tegas Presiden dalam sebuah rapat kabinet.

Peluang Emas di Tengah Krisis Global

Bagi pemerintah, krisis global bukan hanya dipandang sebagai tantangan, melainkan peluang untuk menghadirkan inisiatif strategis. Dengan rencana penempatan pusat finansial ini di lokasi strategis seperti Bali, Indonesia optimis mampu menciptakan magnet baru bagi pertumbuhan ekonomi.

Rencana ambisius ini diharapkan tidak hanya membawa modal segar, tetapi juga meningkatkan kredibilitas Indonesia sebagai pemain kunci dalam industri keuangan internasional. Pastikan Anda tetap memperbarui informasi mengenai family office hanya di platform kami.

Baca Juga

Kurs Rupiah Bergejolak: Mengapa Fundamental Ekonomi Indonesia Justru Dinilai Masih Tangguh?

Kurs Rupiah Bergejolak: Mengapa Fundamental Ekonomi Indonesia Justru Dinilai Masih Tangguh?
Rizky Pratama

Rizky Pratama

Penulis bisnis & startup dengan pengalaman di dunia digital marketing dan venture.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *