Malam Kelabu di San Siro: AC Milan Hancur Lebur Dihajar Udinese Tiga Gol Tanpa Balas
InfoNanti — Stadion San Siro yang biasanya bergemuruh oleh dukungan suporter setianya, mendadak berubah menjadi panggung nestapa bagi AC Milan. Dalam lanjutan laga pekan ke-32 Serie A yang berlangsung pada Sabtu (12/4/2026) malam WIB, klub berjuluk Rossoneri itu dipaksa bertekuk lutut di hadapan Udinese dengan skor telak 0-3.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi skuat asuhan Massimiliano Allegri. Pasalnya, ini adalah kali kedua secara beruntun Milan gagal memetik poin setelah sebelumnya juga tumbang di markas Napoli. Hasil minor ini seolah mengonfirmasi bahwa ada sesuatu yang tidak beres di ruang ganti tim Merah-Hitam dalam upaya mereka mengakhiri musim di papan atas.
Dominasi yang Berujung Petaka
Meski bermain di hadapan pendukung sendiri, Milan sebenarnya sempat mencoba mengambil inisiatif serangan. Bintang asal Portugal, Rafael Leao, beberapa kali merepotkan barisan pertahanan lawan, namun penyelesaian akhirnya masih meleset tipis dari sasaran. Udinese yang bermain lebih pragmatis justru berhasil mencuri keunggulan lewat skema yang tidak terduga.
Petaka Gladbach di Red Bull Arena: Kevin Diks Cedera, RB Leipzig Amankan Poin Penuh
Petaka bagi tuan rumah dimulai ketika Davide Bartesaghi melakukan gol bunuh diri. Bola hasil sepakan Arthur Atta membentur tubuh bek muda tersebut sehingga mengecoh penjaga gawang Mike Maignan. Tertinggal satu gol membuat mental para pemain Milan tampak goyah.
Udinese tak butuh waktu lama untuk memperlebar jarak. Pada menit ke-36, sundulan tajam Juergen Ekkelenkamp yang memanfaatkan umpan silang akurat Nicolo Zaniolo meluncur deras ke dalam jaring Milan. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum, meninggalkan wajah-wajah lesu di bangku cadangan tuan rumah.
Asa yang Kandas dan Cemoohan Suporter
Memasuki babak kedua, Allegri mencoba melakukan penyegaran dengan memasukkan Niclas Fullkrug untuk menambah daya gedor. Harapan sempat membumbung ketika Alexis Saelemaekers melepaskan tembakan voli keras, namun sayangnya bola hanya membentur mistar gawang setelah ditepis oleh Okoye yang tampil gemilang di bawah mistar Udinese.
Drama Sembilan Gol di Paris dan Tensi Tinggi di Madrid: Rangkuman Lengkap Leg Pertama Semifinal Liga Champions 2025/2026
Alih-alih memperkecil ketertinggalan, gawang Milan justru kembali bobol pada menit ke-71. Arthur Atta menunjukkan kelasnya dengan melakukan penetrasi dari sisi kiri dan melepaskan tembakan kejutan ke tiang dekat yang gagal dihalau Maignan. Gol tersebut praktis mematikan semangat juang pemain Milan.
Atmosfer di stadion pun mendingin. Suara cemoohan atau booing mulai terdengar dari tribun penonton. Bahkan, sebagian pendukung Milan memilih untuk meninggalkan stadion lebih awal sebelum peluit panjang dibunyikan sebagai bentuk kekecewaan atas performa tim kesayangan mereka.
Dampak di Tabel Klasemen
Hasil buruk ini membuat posisi Milan di peringkat ketiga Klasemen Liga Italia kian terancam. Dengan koleksi 63 poin dari 32 laga, mereka kini harus waswas dikejar oleh tim di bawahnya. Sementara itu, bagi Udinese, kemenangan heroik ini melontarkan mereka ke urutan ke-10 dengan torehan 43 poin.
Evaluasi Besar Thomas Cup 2026: Taufik Hidayat Minta Maaf dan Janji Perbaikan Total Bulu Tangkis Indonesia
Kekalahan beruntun ini menjadi sinyal merah bagi manajemen Milan. Strategi Allegri kini tengah berada di bawah mikroskop kritik, terutama setelah tim terlihat kehilangan taring dan kerap rapuh di lini belakang dalam momen-momen krusial.
Susunan Pemain:
- AC Milan: Maignan; Athekame (Fullkrug 46′), De Winter, Pavlovic, Bartesaghi; Ricci (Fofana 60′), Modric (Jashari 73′), Rabiot; Saelemaekers, Leao (Loftus-Cheek 77′), Pulisic (Nkunku 73′).
- Udinese: Okoye; Kristensen, Kabasele, Solet; Ehizibue, Ekkelenkamp (Miller 85′), Karlstrom, Atta (Zarraga 85′), Kamara; Zaniolo (Piotrowski 66′), Davis (Gueye 76′).