Sugiono Menguat Sebagai Calon Kuat Ketum PB IPSI 2026-2030, Siap Teruskan Estafet Kepemimpinan Prabowo

Fajar Nugroho | InfoNanti
11 Apr 2026, 08:23 WIB

InfoNanti — Perhelatan Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang dijadwalkan berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta, pada 9-11 April 2026, mulai memunculkan arah kepemimpinan baru. Nama Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, kini mencuat sebagai kandidat terkuat untuk menakhodai Pengurus Besar (PB) IPSI periode 2026-2030, menggantikan posisi yang saat ini diemban oleh Prabowo Subianto.

Munculnya nama Sugiono bukan tanpa alasan. Di tengah aspirasi sejumlah anggota yang tetap menginginkan Prabowo Subianto memimpin kembali, realitas kesibukan beliau sebagai Presiden Republik Indonesia menjadi pertimbangan utama bagi organisasi untuk melakukan regenerasi kepemimpinan yang lebih fokus dan progresif dalam mengelola pencak silat di tanah air.

Baca Juga

Drama Old Trafford: Sir Alex Ferguson Dilarikan ke Rumah Sakit di Tengah Kemenangan Krusial Manchester United atas Liverpool

Drama Old Trafford: Sir Alex Ferguson Dilarikan ke Rumah Sakit di Tengah Kemenangan Krusial Manchester United atas Liverpool

Ketua IPSI Sulawesi Tengah, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, mengungkapkan bahwa arus dukungan bagi Sugiono terus mengalir deras dari berbagai daerah. Menurutnya, figur Sugiono dinilai sebagai sosok yang paling tepat untuk melanjutkan visi dan misi besar yang telah diletakkan oleh Prabowo Subianto.

“Banyak pihak yang menaruh harapan besar kepada Mas Sugiono untuk menjadi penerus Bapak Prabowo Subianto. Kita semua memahami kesibukan luar biasa beliau saat ini sebagai Presiden, sehingga dibutuhkan sosok dedikatif seperti Mas Sugiono untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan optimal,” ujar Akbar Supratman dalam keterangan resminya.

Lebih lanjut, Akbar menekankan bahwa Sugiono memiliki rekam jejak yang nyata dalam memberikan perhatian pada kemajuan dunia persilatan. Sebagai figur yang sudah lama berkecimpung di internal organisasi, ia dianggap memahami anatomi tantangan yang dihadapi IPSI, terutama dalam ambisi membawa olahraga asli Indonesia ini menuju panggung Olimpiade.

Baca Juga

Manchester United Amankan Posisi Tiga Besar: Analisis Mendalam Kemenangan Atas Brentford dan Peta Persaingan Liga Inggris

Manchester United Amankan Posisi Tiga Besar: Analisis Mendalam Kemenangan Atas Brentford dan Peta Persaingan Liga Inggris

Senada dengan hal tersebut, Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) IPSI Jawa Timur, Bambang Haryo Soekartono, turut memberikan restunya. Ia menilai kapasitas Sugiono telah teruji selama menjabat sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) PB IPSI. Di mata Bambang, Sugiono adalah tipikal pemimpin yang mampu meluangkan waktu secara berkualitas di tengah kesibukan birokrasinya sebagai Menteri Luar Negeri.

“Mas Sugiono sangat layak. Selama ini, beliau sangat aktif dan konsisten mencurahkan perhatian untuk IPSI. Dengan posisi strategisnya saat ini, beliau juga bisa memperkuat diplomasi budaya agar pencak silat semakin diakui secara global,” tutur Bambang.

Munas XVI IPSI kali ini memang mengusung misi besar, yakni memperkuat posisi pencak silat dalam diplomasi internasional. Pemerintah melalui kementerian terkait berkomitmen menjadikan seni bela diri ini sebagai instrumen soft power Indonesia di kancah dunia, selaras dengan target jangka panjang untuk menyukseskan pencak silat sebagai cabang olahraga resmi yang dipertandingkan di ajang multicabang paling bergengsi sejagat, Olimpiade.

Baca Juga

Juventus vs Bologna 2-0: Dominasi Bianconeri di Allianz Stadium Perkokoh Posisi Empat Besar

Juventus vs Bologna 2-0: Dominasi Bianconeri di Allianz Stadium Perkokoh Posisi Empat Besar
Fajar Nugroho

Fajar Nugroho

Penulis olahraga dengan fokus pada sepak bola internasional dan liga top dunia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *