Strategi Inovasi Digital Bank Raya Berbuah Manis, Sabet Penghargaan Bergengsi IDIA 2026

Rizky Pratama | InfoNanti
15 Apr 2026, 14:21 WIB
Strategi Inovasi Digital Bank Raya Berbuah Manis, Sabet Penghargaan Bergengsi IDIA 2026

InfoNanti — Langkah progresif PT Bank Raya Indonesia Tbk dalam menavigasi lanskap keuangan digital kembali mendapat pengakuan di panggung nasional. Bank yang dikenal sebagai pionir adaptasi teknologi ini baru saja memboyong penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Digital Innovation Awards (IDIA) 2026. Bank Raya dinobatkan sebagai The Most Innovative Digitalization of Digital Bank 2026 for Encouraging Financial Awareness through Digital Banking Product Innovation pada kategori perbankan digital.

Apresiasi ini diberikan oleh Warta Ekonomi sebagai bentuk validasi atas konsistensi Bank Raya dalam melahirkan solusi finansial yang tidak hanya canggih secara teknis, tetapi juga berdampak nyata pada kesadaran finansial masyarakat. Penyerahan penghargaan dilakukan secara khidmat kepada Direktur Digital dan Operasional Bank Raya, Lukman Hakim, pada 9 April 2026 di kawasan Parle Senayan, Jakarta.

Baca Juga

Update Harga Emas Antam 24 April 2026: Grafik Stabil di Tengah Gejolak Geopolitik Global, Saatnya Menambah Portofolio?

Update Harga Emas Antam 24 April 2026: Grafik Stabil di Tengah Gejolak Geopolitik Global, Saatnya Menambah Portofolio?

Metodologi Penilaian yang Rigit dan Berbasis Data

Keberhasilan Bank Raya meraih titel ini bukanlah hasil instan. Proses kurasi dan penilaian dilakukan secara mendalam melalui pendekatan desk research dan monitoring media berbasis data. Tim penilai memantau sejauh mana inovasi digital yang diimplementasikan perusahaan mampu memberikan dampak terukur bagi ekosistem ekonomi digital di Indonesia.

Selain performa teknis, kredibilitas laporan perusahaan, laporan keberlanjutan, serta aktivitas digital selama satu tahun terakhir menjadi poin krusial dalam penilaian ini. Hal ini menunjukkan bahwa Bank Raya mampu menjaga transparansi sekaligus mempertahankan relevansi di tengah ketatnya persaingan industri keuangan.

Fokus pada Pengalaman Pengguna dan Keamanan Sistem

Dalam kesempatan tersebut, Lukman Hakim menegaskan bahwa fokus utama perusahaan adalah memperkuat infrastruktur teknologi informasi. Baginya, teknologi adalah tulang punggung yang memungkinkan lahirnya produk-produk unggulan di Aplikasi Raya yang lebih intuitif.

Baca Juga

Fenomena Ledakan Orang Super Kaya: Prediksi 4.000 Miliarder Dunia pada 2031 dan Implikasinya Terhadap Ekonomi Global

Fenomena Ledakan Orang Super Kaya: Prediksi 4.000 Miliarder Dunia pada 2031 dan Implikasinya Terhadap Ekonomi Global

“Sebagai institusi yang bergerak di ranah digital, kami terus mengoptimalkan IT untuk mendukung fleksibilitas di Aplikasi Raya. Prioritas kami adalah customer experience—bagaimana menciptakan pengalaman transaksi yang personal bagi setiap nasabah. Di sisi lain, kami juga memperketat arsitektur keamanan dengan sistem deteksi ancaman yang lebih presisi agar nasabah merasa aman saat bertransaksi,” ungkap Lukman dengan optimis.

Ekosistem Fitur yang Menjawab Kebutuhan Modern

Sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026, Bank Raya tercatat telah mengembangkan lebih dari 111 fitur di dalam Aplikasi Raya. Transformasi ini dirancang sedemikian rupa untuk mencakup berbagai lini kehidupan masyarakat, mulai dari urusan personal hingga kebutuhan komunitas.

  • Saku Bareng & Tagih Uang: Sebuah solusi manajemen keuangan kolaboratif yang mampu menampung hingga 300 anggota, ideal untuk pengelolaan dana komunitas atau arisan secara transparan.
  • Uang Saku: Fitur edukatif yang membantu orang tua memantau dan mengarahkan kebiasaan finansial anak sejak dini.
  • Kartu Digital Debit Visa: Memperluas jangkauan transaksi nasabah ke kancah internasional melalui jaringan merchant online global.
  • QRIS Bisnis & Fitur Kasir: Dukungan nyata bagi pelaku usaha untuk memantau arus kas secara real-time, mempercepat akselerasi ekonomi digital di sektor UMKM.

Selain fitur transaksi harian seperti pembelian pulsa, token listrik, hingga pembayaran zakat dan TV kabel, Bank Raya juga memanfaatkan kekuatan big data technology. Pemanfaatan data besar ini memungkinkan bank untuk melakukan skalabilitas layanan dengan cepat dan mengimplementasikan produk digital yang lebih tepat sasaran.

Baca Juga

Strategi BPD: Menjadi Solusi Cerdas Dorong Ekonomi Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal

Strategi BPD: Menjadi Solusi Cerdas Dorong Ekonomi Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal

“Visi kami ke depan tetap konsisten: memperkuat kapabilitas digital untuk menjawab tantangan industri yang dinamis serta terus menjadi motor penggerak bagi pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia,” tutup Lukman.

Rizky Pratama

Rizky Pratama

Penulis bisnis & startup dengan pengalaman di dunia digital marketing dan venture.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *