Mbappe Menggila di New Jersey: Brace Sang Kapten Bawa Prancis Bungkam Senegal di Pembuka Piala Dunia 2026

Fajar Nugroho | InfoNanti
17 Jun 2026, 04:51 WIB
Mbappe Menggila di New Jersey: Brace Sang Kapten Bawa Prancis Bungkam Senegal di Pembuka Piala Dunia 2026

InfoNanti — Gelaran akbar Piala Dunia 2026 akhirnya resmi bergulir dengan tensi tinggi yang langsung tersaji di matchday pertama Grup I. Bertempat di New York New Jersey Stadium yang megah, Timnas Prancis sukses menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kandidat kuat juara. Tim asuhan Didier Deschamps ini berhasil mengamankan poin penuh setelah menundukkan perlawanan sengit wakil Afrika, Senegal, dengan skor meyakinkan 3-1 pada Rabu (17/6/2026) dini hari WIB.

Kylian Mbappe kembali membuktikan mengapa dirinya dianggap sebagai salah satu pemain terbaik dunia saat ini. Sang kapten menjadi inspirasi kemenangan Les Bleus lewat sumbangan dua golnya yang lahir di saat-saat krusial. Meski sempat dibuat frustrasi oleh barisan pertahanan Singa Teranga pada paruh pertama, kematangan taktik dan kualitas individu pemain Prancis akhirnya menjadi pembeda di lapangan hijau.

Baca Juga

Daftar 10 Raja MotoGP Sepanjang Masa: Marc Marquez Mengancam Takhta Valentino Rossi

Daftar 10 Raja MotoGP Sepanjang Masa: Marc Marquez Mengancam Takhta Valentino Rossi

Kebuntuan di Babak Pertama dan Ancaman Nyata Senegal

Peluit awal dibunyikan, dan atmosfer stadion langsung memanas. Senegal, yang datang dengan status underdog, justru tampil tanpa rasa takut. Di bawah instruksi taktik yang disiplin, anak asuh Aliou Cisse langsung memberikan tekanan sejak menit-menit awal. Ismaila Sarr hampir saja mengejutkan publik Prancis di menit ketujuh jika sepakan kerasnya tidak diblok dengan sigap oleh lini belakang Les Bleus yang dikomandoi William Saliba.

Memasuki pertengahan babak pertama, Prancis masih tampak kesulitan menemukan ritme permainan mereka. Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele beberapa kali mencoba melakukan penetrasi dari sisi sayap, namun rapatnya barisan pertahanan Senegal yang digalang Kalidou Koulibaly membuat upaya tersebut sering kali kandas sebelum mencapai kotak penalti. Aliran bola dari lini tengah yang dikawal Aurelien Tchouameni pun kerap terputus oleh pressing ketat pemain Senegal.

Baca Juga

Veda Ega Pratama dan Pahitnya Pelajaran di Hungaria: Drama Penalti Hingga Evaluasi Mendalam di Moto3 2026

Veda Ega Pratama dan Pahitnya Pelajaran di Hungaria: Drama Penalti Hingga Evaluasi Mendalam di Moto3 2026

Momen paling mendebarkan bagi pendukung Prancis terjadi pada menit ke-25. Nicolas Jackson mendapatkan ruang tembak yang cukup terbuka di depan kotak penalti. Penyerang tajam tersebut melepaskan sepakan melengkung yang sayangnya hanya membentur tiang gawang Mike Maignan. Keberuntungan tampaknya masih berpihak pada Prancis, namun insiden ini menjadi alarm bagi Deschamps bahwa lawan mereka tidak bisa dipandang sebelah mata.

Menjelang turun minum, Senegal kembali mengancam lewat skema serangan balik cepat. Ismaila Sarr nyaris melakukan tap-in di mulut gawang, namun antisipasi yang sangat cepat dari barisan pertahanan Prancis berhasil mementahkan peluang tersebut. Skor kacamata 0-0 pun bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.

Baca Juga

Mohamed Salah Kembali Mengaum: Sang Firaun Siap Taklukkan Piala Dunia 2026 dengan Kondisi 100 Persen

Mohamed Salah Kembali Mengaum: Sang Firaun Siap Taklukkan Piala Dunia 2026 dengan Kondisi 100 Persen

Drama VAR dan Momentum Kebangkitan Les Bleus

Memasuki babak kedua, Prancis melakukan penyesuaian strategi. Mereka tampil lebih agresif dan mencoba mendominasi penguasaan bola. Baru beberapa menit berjalan, Desire Doue mendapatkan peluang emas di dalam kotak penalti, namun refleks luar biasa dari Edouard Mendy berhasil mengamankan gawang Senegal. Mendy kembali menjadi pahlawan bagi negaranya di menit ke-56 saat ia menggagalkan tendangan mendatar Mbappe menggunakan kakinya.

Ketegangan memuncak pada menit ke-58. Sadio Mane yang membantu pertahanan terlihat melakukan tekel terhadap Mbappe di area terlarang. Sontak, para pemain Prancis melakukan protes dan meminta penalti. Namun, setelah melakukan peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR), wasit memutuskan bahwa tekel tersebut bersih dan tidak ada pelanggaran yang terjadi. Keputusan ini sempat membuat para pemain Prancis sedikit terpancing emosinya.

Baca Juga

Langkah Garuda Muda Menuju Piala Asia U-17 2026: Daftar Skuad Final dan Kabar Cedera Mierza Firjatullah

Langkah Garuda Muda Menuju Piala Asia U-17 2026: Daftar Skuad Final dan Kabar Cedera Mierza Firjatullah

Namun, mentalitas juara tidak bisa berbohong. Setelah terus-menerus menekan, kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-66. Berawal dari visi luar biasa Michael Olise yang melepaskan umpan terobosan mendatar membelah pertahanan Senegal, Mbappe berlari mencari ruang dan langsung menyambar bola dengan tembakan presisi yang tak mampu dijangkau Mendy. Stadion bergemuruh, Prancis unggul 1-0.

Barcola Memperlebar Jarak dan Drama Injury Time

Setelah gol pertama tercipta, beban di pundak para pemain Prancis seolah terangkat. Mereka bermain lebih cair dan terus mengurung pertahanan Senegal. Pada menit ke-73, Desire Doue hampir saja menambah keunggulan lewat tembakan jarak jauh yang keras, namun lagi-lagi Mendy menunjukkan kelasnya dengan menepis bola keluar lapangan.

Deschamps kemudian melakukan pergantian pemain yang sangat efektif dengan memasukkan Bradley Barcola menggantikan Ousmane Dembele pada menit ke-80. Keputusan ini berbuah manis hanya dua menit berselang. Lewat sebuah serangan terorganisir, Barcola menerima umpan terobosan matang. Dengan ketenangan luar biasa, pemain muda tersebut melepaskan bola cungkilan melewati Edouard Mendy yang mencoba menutup ruang. Gol tersebut membawa Prancis menjauh dengan skor 2-0.

Pertandingan seolah akan berakhir dengan skor tersebut, namun drama justru tercipta di masa injury time. Senegal yang pantang menyerah berhasil memperkecil ketertinggalan melalui aksi individu Ibrahim Mbaye. Tendangan kaki kanan Mbaye bersarang di pojok gawang Maignan, mengubah skor menjadi 2-1 dan membangkitkan asa bagi tim asal Afrika tersebut.

Brace Mbappe Mengunci Kemenangan Mutlak

Asa Senegal untuk menyamakan kedudukan ternyata hanya bertahan satu menit. Prancis langsung merespons dengan serangan kilat sesaat setelah kick-off dilakukan kembali. Bola jatuh ke kaki Kylian Mbappe di luar kotak penalti. Tanpa ragu, Mbappe melepaskan tembakan jarak jauh yang menghujam deras ke gawang Senegal. Gol ini tidak hanya memastikan kemenangannya yang kedua dalam laga ini (brace), tetapi juga menyegel kemenangan 3-1 untuk Prancis.

Kemenangan ini membawa Timnas Prancis memuncaki klasemen sementara Grup I. Hasil ini juga menjadi modal berharga bagi Les Bleus untuk menghadapi laga-laga selanjutnya di fase grup. Sementara bagi Senegal, meski menelan kekalahan, performa mereka memberikan sinyal bahwa mereka tetap merupakan pesaing serius yang patut diwaspadai oleh tim-tim lain di turnamen ini.

Susunan Pemain Kedua Tim

Berikut adalah komposisi pemain yang diturunkan oleh kedua pelatih dalam laga perdana ini:

  • Prancis: Mike Maignan; Jules Kounde, Dayot Upamecano, William Saliba, Theo Hernandez; Aurelien Tchouameni, Adrien Rabiot, Michael Olise, Ousmane Dembele (Bradley Barcola 80′); Desire Doue (Rayan Cherki 87′), Kylian Mbappe.
  • Senegal: Edouard Mendy; Krepin Siatta, Kalidou Koulibaly, Moussa Niakhate, El Hadji Diouf; Lamine Camara (Diarra 76′), Idrisa Gueye (Papis Ciss 88′), Pape Gueye (Ndiaye 83′); Ismaila Sarr (Ibrahim Mbaye 75′), Nicolas Jackson (Dieng 83′), Sadio Mane.

Secara keseluruhan, pertandingan ini menyajikan kualitas sepak bola tingkat tinggi yang diharapkan dari sebuah ajang sekelas Piala Dunia. Prancis menunjukkan efektivitas di lini depan, sementara Senegal membuktikan ketangguhan fisik dan organisasi permainan yang baik. Nantikan terus update terbaru mengenai hasil bola dan perkembangan turnamen ini hanya di InfoNanti.

Fajar Nugroho

Fajar Nugroho

Penulis olahraga dengan fokus pada sepak bola internasional dan liga top dunia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *