Ekspektasi Tinggi Tak Terbendung, Paulo Fonseca Kritik Performa Endrick di Lyon
InfoNanti — Harapan besar yang disematkan pada pundak wonderkid asal Brasil, Endrick, tampaknya mulai menemui jalan terjal di Prancis. Pelatih Lyon, Paulo Fonseca, secara terbuka melayangkan kritik tajam terhadap penurunan performa pemain berusia 19 tahun tersebut dalam beberapa pekan terakhir. Fonseca menekankan bahwa sebagai talenta besar, Endrick memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan kontribusi yang lebih signifikan bagi tim.
Perjalanan Endrick di Lyon bermula dari ambisi besar untuk mendapatkan jam terbang reguler. Setelah sulit menembus skuat utama di bawah asuhan Xabi Alonso di Real Madrid, penyerang muda ini memutuskan untuk menjalani masa peminjaman ke Les Gones pada bursa transfer musim dingin lalu. Awalnya, kepindahan ini tampak seperti keputusan jenius. Endrick langsung tancap gas dengan membukukan enam gol dan lima assist hanya dalam 15 penampilan awal bersama klub Ligue 1 tersebut.
Bidik Prestasi di Nagoya: PB FORKI Mulai Godok Strategi Menuju Asian Games 2026
Badai Hasil Negatif Lyon
Namun, bulan madu antara Endrick dan publik Lyon seolah berakhir dengan cepat. Seiring dengan performa individu sang pemain yang meredup, hasil kolektif tim pun ikut terjun bebas. Lyon tercatat belum mencicipi satu pun kemenangan dalam sembilan pertandingan beruntun di semua kompetisi. Kemenangan terakhir mereka terjadi pada pertengahan Februari saat menundukkan Nice, dan sejak saat itu, nasib baik seolah menjauh dari skuat asuhan Paulo Fonseca.
Krisis ini berujung pahit bagi Lyon. Mereka terpaksa harus mengubur impian di kompetisi domestik dan kontinental setelah terdepak dari Piala Prancis serta tersingkir dari panggung Liga Europa. Di klasemen sementara Ligue 1, posisi mereka pun melorot ke peringkat enam dengan koleksi 48 poin dari 28 laga yang telah dijalani.
Prediksi Wayne Rooney: Bruno Fernandes Layak Sabet Gelar PFA Player of the Year Musim Ini
Kritik Pedas Paulo Fonseca
Kekecewaan Fonseca memuncak usai Lyon ditahan imbang tanpa gol oleh Angers pekan lalu. Dalam sesi konferensi pers, sang pelatih tak ragu menyuarakan keresahannya. “Saya sejujurnya tidak puas dengan apa yang ditunjukkan Endrick di lapangan. Ini bukan upaya untuk menjatuhkan mentalnya, namun saya menuntut lebih dari pemain dengan kualitas sepertinya. Dia punya kewajiban untuk berbuat lebih banyak bagi tim ini,” tegas Fonseca seperti dikutip dari ESPN pada Jumat (10/4/2026).
Menariknya, performa melempem Endrick di level klub berbanding terbalik dengan penampilannya bersama tim nasional. Beberapa hari sebelum tampil mengecewakan melawan Angers, ia justru tampil gemilang bersama Timnas Brasil dengan membantu mengalahkan Kroasia 3-1 dalam laga uji coba di Amerika Serikat. Alasan kelelahan akibat perjalanan jauh yang sempat dilontarkan sang pemain pun ditepis secara halus oleh Fonseca sebagai dalih yang tidak bisa diterima bagi pemain profesional.
Bayern Munich Mengamuk di Millerntor: Pesta Lima Gol yang Mengukuhkan Dominasi Die Roten
Misi Mengejar Tiket Liga Champions
Status peminjaman Endrick sendiri melibatkan komitmen finansial sebesar satu juta Euro, dengan Lyon menanggung separuh dari gajinya. Menariknya, terdapat klausul yang menyebutkan bahwa biaya peminjaman tersebut bisa menjadi gratis jika sang pemain mampu memenuhi syarat jumlah penampilan tertentu di akhir musim.
Kini, beban berat ada di pundak Endrick untuk membuktikan kapasitasnya kembali. Lyon dijadwalkan akan menjamu Lorient pada Senin dini hari WIB. Pertandingan ini menjadi krusial bagi ambisi mereka untuk merangkak naik ke zona Liga Champions. Saat ini, Lyon hanya terpaut empat poin dari Marseille yang bertengger di posisi ketiga. Kehadiran Endrick dalam performa terbaiknya sangat dibutuhkan jika Les Gones ingin menutup musim dengan raihan prestasi yang membanggakan.
Keyakinan Martin Odegaard Tak Goyah: Arsenal Masih Menatap Gelar Juara Liga Inggris