Skema Arsenal Juara Liga Inggris: Misi Mengakhiri Dahaga 22 Tahun Melalui Jalur Krusial

Fajar Nugroho | InfoNanti
11 Apr 2026, 12:51 WIB
Skema Arsenal Juara Liga Inggris: Misi Mengakhiri Dahaga 22 Tahun Melalui Jalur Krusial

InfoNanti — Perburuan takhta tertinggi dalam kompetisi Liga Inggris musim ini telah memasuki babak yang sangat mendebarkan. Setelah penantian panjang selama lebih dari dua dekade, Arsenal kini berada dalam posisi terdepan untuk membawa kembali trofi bergengsi tersebut ke London Utara. Namun, langkah tim asuhan Mikel Arteta ini dipastikan tidak akan mudah karena sang juara bertahan, Manchester City, terus membayangi dengan performa yang tak kalah impresif.

Berdasarkan analisis data terkini, Meriam London tercatat memimpin Klasemen Liga Inggris dengan koleksi 70 poin dari 31 pertandingan yang telah dijalani. Di sisi lain, Manchester City menempel ketat di posisi kedua dengan 61 poin dari 30 laga. Meski secara matematis Arsenal unggul sembilan angka, City masih menyimpan tabungan satu pertandingan lebih banyak yang bisa memperpendek jarak tersebut kapan saja.

Baca Juga

Arsenal Melenggang ke Final Liga Champions: Magis Bukayo Saka dan Pujian Setinggi Langit Arteta untuk Viktor Gyokeres

Arsenal Melenggang ke Final Liga Champions: Magis Bukayo Saka dan Pujian Setinggi Langit Arteta untuk Viktor Gyokeres

Skenario 16 Poin Menuju Podium Juara

Lantas, apa yang dibutuhkan Arsenal untuk memastikan diri sebagai juara? Jawabannya adalah 16 poin tambahan. Jika Manchester City mampu menyapu bersih seluruh laga sisa mereka dengan kemenangan, poin maksimal yang bisa diraih The Citizens adalah 85 poin. Dengan demikian, Arsenal wajib mengumpulkan setidaknya 16 poin dari tujuh laga tersisa untuk mencapai angka 86, yang secara otomatis mengunci gelar juara tanpa perlu bergantung pada hasil tim lain.

Kalkulasi ini memberikan Arsenal sedikit ruang untuk bernapas, meski tetap sangat sempit. Tim besutan Arteta setidaknya harus memenangkan lima pertandingan dari tujuh laga sisa. Dalam skenario ini, mereka hanya memiliki “jatah” kehilangan poin maksimal satu kali seri dan satu kali kalah. Strategi ini menjadi harga mati jika mereka ingin mengakhiri puasa gelar yang telah berlangsung selama 22 tahun sejak era The Invincibles.

Baca Juga

Mimpi Piala Dunia Pupus di Jeddah: Analisis Kekalahan Indonesia dari Jepang dan Tersingkirnya Garuda Muda dari Piala Asia U-17 2026

Mimpi Piala Dunia Pupus di Jeddah: Analisis Kekalahan Indonesia dari Jepang dan Tersingkirnya Garuda Muda dari Piala Asia U-17 2026

Jadwal Terjal di Sisa Musim

Menatap pekan-pekan terakhir, Arsenal dihadapkan pada jadwal yang cukup menantang. Beberapa lawan tangguh telah menanti, termasuk partai final prematur yang diprediksi akan menjadi penentu jalannya liga. Berikut adalah sisa jadwal pertandingan Arsenal:

  • Bournemouth (Kandang)
  • Manchester City (Tandang)
  • Newcastle United (Kandang)
  • Fulham (Kandang)
  • West Ham (Tandang)
  • Burnley (Kandang)
  • Crystal Palace (Tandang)

Pertandingan tandang melawan Manchester City di Etihad Stadium tentu akan menjadi sorotan utama dunia. Hasil dari laga tersebut dipastikan bakal mengubah peta persaingan secara drastis.

Sementara itu, Manchester City sendiri memiliki jadwal yang tidak kalah padat. Pasukan Pep Guardiola masih harus bersua lawan-lawan alot seperti Chelsea dan Aston Villa, selain melakoni laga tunda kontra Crystal Palace yang tanggal mainnya belum ditentukan. Konsistensi kedua tim di tengah tekanan jadwal yang padat akan menjadi kunci utama siapa yang lebih layak mengangkat trofi di akhir musim nanti.

Baca Juga

West Ham United vs Arsenal: Momentum Krusial di London Stadium, Antara Bertahan Hidup atau Meraih Takhta

West Ham United vs Arsenal: Momentum Krusial di London Stadium, Antara Bertahan Hidup atau Meraih Takhta
Fajar Nugroho

Fajar Nugroho

Penulis olahraga dengan fokus pada sepak bola internasional dan liga top dunia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *