Badai Merah di Pasar Kripto: Dogecoin Terperosok Paling Dalam, Bitcoin Tertahan Tekanan Makro

Andi Saputra | InfoNanti
19 Mei 2026, 08:51 WIB
Badai Merah di Pasar Kripto: Dogecoin Terperosok Paling Dalam, Bitcoin Tertahan Tekanan Makro

InfoNanti — Awan mendung tampaknya masih betah bergelayut di atas langit pasar kripto global. Dalam kurun waktu 24 jam terakhir, mayoritas aset digital papan atas terpaksa menyerah pada tekanan jual yang cukup masif, meninggalkan jejak merah di layar perdagangan para investor. Fenomena ini bukan tanpa alasan; pergerakan harga yang fluktuatif ini mencerminkan sikap hati-hati para pelaku pasar yang kini sedang berada dalam mode ‘wait and see’ terhadap arah kebijakan moneter global serta penguatan dolar Amerika Serikat (AS).

Sentimen pasar yang cenderung menghindari risiko membuat sejumlah mata uang kripto dengan kapitalisasi pasar jumbo seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) mengalami koreksi yang cukup terasa. Namun, di antara deretan aset yang memerah, Dogecoin (DOGE) menjadi sorotan utama setelah mencatatkan penurunan yang paling signifikan dibandingkan rekan-rekan sejawatnya di jajaran 15 besar.

Baca Juga

Babak Baru Regulasi Kripto di Rusia: Pemerintah Wajibkan Pelacakan Alamat IP Penambang Bitcoin

Babak Baru Regulasi Kripto di Rusia: Pemerintah Wajibkan Pelacakan Alamat IP Penambang Bitcoin

Dominasi Bitcoin yang Terkikis Sentimen Global

Sebagai nahkoda utama di industri aset digital, pergerakan Bitcoin selalu menjadi kompas bagi aset-aset lainnya. Berdasarkan data terbaru dari Coinmarketcap, Bitcoin saat ini masih memegang takhta dengan kapitalisasi pasar yang sangat masif, mencapai angka USD 1,54 triliun. Sayangnya, dominasi ini tidak membuatnya kebal terhadap koreksi. Dalam satu hari terakhir, BTC terpangkas 1,83% yang menyeret harganya ke level USD 76.949,55.

Para analis melihat bahwa pelemahan ini berkaitan erat dengan ketidakpastian ekonomi makro di Amerika Serikat. Investor cenderung memindahkan modal mereka ke aset yang dianggap lebih aman saat dolar menunjukkan taji. Meski demikian, banyak pihak yang masih optimis bahwa level harga saat ini merupakan zona konsolidasi sebelum Bitcoin mencoba menembus rekor tertinggi baru di masa mendatang.

Baca Juga

Misteri Dugaan Peretasan Bitcoin Depot: Aset Kripto Senilai Rp 62 Miliar Dikabarkan Raib

Misteri Dugaan Peretasan Bitcoin Depot: Aset Kripto Senilai Rp 62 Miliar Dikabarkan Raib

Ethereum dan Altcoin: Menghadapi Tekanan Jual Masif

Nasib serupa juga menimpa Ethereum (ETH), tulang punggung dari ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi). Kripto terbesar kedua ini mengalami tekanan yang lebih dalam dibandingkan Bitcoin, dengan koreksi mencapai 3,08%. Saat ini, ETH diperdagangkan di kisaran level USD 2.123,96 dengan total kapitalisasi pasar sebesar USD 256,17 miliar. Penurunan ini memicu kekhawatiran di kalangan trader altcoin, mengingat ETH sering kali menjadi indikator kesehatan bagi proyek-proyek berbasis blockchain lainnya.

Tidak hanya ETH, aset-aset besar lainnya juga ikut terseret arus bawah. BNB, koin asli dari ekosistem Binance, turun 1,78% ke posisi USD 643,32. Sementara itu, XRP yang sering dikaitkan dengan sistem pembayaran perbankan, harus rela terkoreksi 2,45% dan mendarat di harga USD 1,38. Fenomena ini menunjukkan bahwa sentimen negatif menyebar secara merata di berbagai sektor industri kripto, mulai dari smart contract hingga sistem pembayaran lintas batas.

Baca Juga

SEC Tunda Aturan Saham Tokenisasi: Dilema Antara Inovasi Blockchain dan Stabilitas Pasar Modal

SEC Tunda Aturan Saham Tokenisasi: Dilema Antara Inovasi Blockchain dan Stabilitas Pasar Modal

Dogecoin: Sang Raja Meme yang Terperosok Paling Dalam

Jika ada satu aset yang paling menderita dalam gelombang koreksi kali ini, maka jawabannya adalah Dogecoin (DOGE). Koin yang awalnya bermula dari lelucon internet ini mencatatkan rekor penurunan terdalam di kelompok aset elit. DOGE anjlok tajam hingga 5,76%, sebuah angka yang cukup fantastis untuk pergerakan harian, sehingga harganya terlempar ke level USD 0,1043.

Anjloknya Dogecoin sering kali disebabkan oleh sifatnya yang sangat spekulatif dan ketergantungannya pada narasi media sosial. Ketika pasar sedang dalam kondisi optimis, koin meme seperti ini biasanya terbang paling tinggi, namun sebaliknya, saat badai datang, mereka juga menjadi yang pertama dan paling parah terkena dampaknya. Saat ini, kapitalisasi pasar DOGE bertahan di angka USD 16,07 miliar, mencerminkan hilangnya kepercayaan sementara dari para ‘HODLers’.

Baca Juga

Uni Eropa Perketat Jeratan Finansial: Sanksi Paket Ke-20 Resmi Targetkan Ekosistem Kripto dan CBDC Rusia

Uni Eropa Perketat Jeratan Finansial: Sanksi Paket Ke-20 Resmi Targetkan Ekosistem Kripto dan CBDC Rusia

Kisah Berbeda dari TRON dan Stablecoin yang Kokoh

Menariknya, di tengah lautan merah, masih ada segelintir aset yang mampu menunjukkan taji dan bertahan di zona hijau. TRON (TRX), misalnya, justru mencatatkan penguatan tipis sebesar 0,09% ke posisi USD 0,3562. Kinerja positif TRX ini didorong oleh tingginya aktivitas di dalam jaringannya, terutama penggunaan stablecoin yang sangat masif di ekosistem TRON. Hal ini membuktikan bahwa utilitas nyata dalam jaringan sering kali menjadi benteng pertahanan terbaik saat pasar sedang goyah.

Selain itu, aset stablecoin seperti Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) tetap menjalankan tugasnya sebagai pelabuhan aman (safe haven). USDT relatif stabil di harga USD 0,9992, sementara USDC bertahan di level USD 0,9997. Stabilitas ini sangat krusial karena memberikan likuiditas bagi investor yang ingin keluar sementara dari aset kripto yang volatil tanpa harus kembali ke mata uang fiat sepenuhnya.

Faktor Eksternal: Antara Keamanan Jaringan dan Adopsi Global

Pasar kripto tidak bergerak di ruang hampa. Ada faktor-faktor luar yang ikut memperkeruh suasana, salah satunya adalah isu keamanan. Baru-baru ini, jagat kripto dikejutkan dengan kabar pembobolan Garden Finance oleh peretas yang mengakibatkan raibnya aset senilai Rp 201 miliar. Insiden seperti ini secara psikologis memberikan tekanan tambahan bagi investor, memicu rasa waswas akan keamanan platform tempat mereka menyimpan aset.

Di sisi lain, ada kabar positif yang datang dari belahan dunia lain. Penggunaan kripto di Amerika Latin tercatat melonjak hingga 200%, didorong oleh kebutuhan masyarakat akan alat pembayaran yang lebih efisien dan tahan terhadap inflasi mata uang lokal. Masuknya platform seperti Oobit ke pasar Kolombia menjadi sinyal bahwa adopsi jangka panjang masih terus berjalan, meskipun harga di bursa sedang mengalami fase ‘cooling down’.

Proyeksi Pasar: Apakah Dasar Harga Sudah Dekat?

Pertanyaan besar yang kini menghantui para trader adalah kapan koreksi ini akan berakhir. Beberapa analis teknikal menyarankan untuk memperhatikan pergerakan Bitcoin Cash (BCH) yang juga mengalami koreksi tajam sebesar 9,43%. Biasanya, penurunan drastis pada aset-aset volatil bisa menjadi indikasi bahwa pasar sedang melakukan ‘cleansing’ atau pembersihan posisi leverage yang terlalu tinggi.

Investor disarankan untuk tetap tenang dan tidak terjebak dalam kepanikan (panic selling). Memperhatikan kalender ekonomi global, terutama data inflasi AS dan pernyataan pejabat Bank Sentral, akan menjadi kunci dalam memprediksi arah pergerakan harga di sisa pekan ini. Bagi mereka yang memiliki visi jangka panjang, koreksi seperti ini sering kali dianggap sebagai peluang untuk melakukan akumulasi di harga yang lebih rendah.

Kesimpulan

Kondisi pasar kripto saat ini memang sedang tidak menentu, dengan Dogecoin yang memimpin penurunan dan Bitcoin yang masih berjuang melawan tekanan makro. Namun, sejarah mencatat bahwa pasar kripto selalu berhasil bangkit dari fase koreksi dengan kekuatan yang lebih besar. Bagi komunitas InfoNanti, penting untuk selalu melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan investasi. Ingatlah bahwa dalam dunia aset digital, volatilitas adalah kawan sekaligus lawan, tergantung bagaimana kita menyikapinya dengan strategi yang tepat.

Andi Saputra

Andi Saputra

Analis crypto dan blockchain enthusiast sejak 2017.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *