Dominasi Srikandi Indonesia di FIFA Women’s Series 2026: Libas Kaledonia Baru demi Posisi Ketiga

Fajar Nugroho | InfoNanti
15 Apr 2026, 18:21 WIB
Dominasi Srikandi Indonesia di FIFA Women’s Series 2026: Libas Kaledonia Baru demi Posisi Ketiga

InfoNanti Skuad Garuda Pertiwi menunjukkan taringnya di panggung internasional dengan performa yang memukau. Dalam laga perebutan tempat ketiga FIFA Women’s Series 2026, Timnas Putri Indonesia berhasil menundukkan perlawanan sengit Kaledonia Baru dengan skor meyakinkan 4-2. Pertandingan yang digelar di Stadion Ratchaburi, Thailand, pada Rabu (15/4/2026) tersebut menjadi bukti progres positif di bawah asuhan pelatih bertangan dingin, Satoru Mochizuki.

Dominasi Sejak Menit Awal

Sejak peluit pertama dibunyikan, intensitas serangan timnas putri indonesia langsung terasa. Indonesia tidak memberikan ruang bagi lawan untuk bernapas. Upaya gempuran yang konsisten akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-20. Berawal dari skema sepak pojok yang terukur, bek tangguh Emily Nahon berhasil memecah kebuntuan. Penempatan posisi yang tepat memungkinkannya menyarangkan bola ke gawang Kaledonia Baru, mengubah skor menjadi 1-0.

Baca Juga

Keajaiban Edin Dzeko di Usia 40: Schalke 04 Resmi Promosi dan Kembali Guncang Bundesliga

Keajaiban Edin Dzeko di Usia 40: Schalke 04 Resmi Promosi dan Kembali Guncang Bundesliga

Keunggulan tersebut seolah menjadi bahan bakar tambahan bagi kepercayaan diri para pemain. Hanya berselang delapan menit, tepatnya di menit ke-28, panggung menjadi milik Sheva Imut. Melalui eksekusi tendangan bebas yang cantik, penyerang berbakat berusia 21 tahun itu melengkungkan bola yang gagal dihalau kiper lawan. Papan skor pun berubah menjadi 2-0 yang bertahan hingga jeda antarbabak, meski beberapa peluang emas sempat tercipta lewat kaki Claudia Scheunemann.

Hujan Gol dan Ketajaman Lini Serang

Memasuki paruh kedua, instruksi Satoru Mochizuki untuk tetap menekan dijalankan dengan disiplin tinggi. Pada menit ke-53, Sheva Imut kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mencetak brace setelah memanfaatkan celah di lini pertahanan lawan. Skor 3-0 membuat Indonesia semakin nyaman mengendalikan permainan.

Baca Juga

Misi Budapest: Bukayo Saka Bawa Arsenal Menembus Final Liga Champions Setelah Dua Dekade

Misi Budapest: Bukayo Saka Bawa Arsenal Menembus Final Liga Champions Setelah Dua Dekade

Puncak dari keganasan lini serang Indonesia terjadi pada menit ke-59. Claudia Scheunemann melepaskan sebuah tendangan roket dari luar kotak penalti setelah menerima sodoran pendek dari Emily Nahon. Bola meluncur deras tanpa ampun ke pojok gawang, membawa Garuda Pertiwi unggul telak 4-0.

Drama VAR dan Perlawanan Kaledonia Baru

Tertinggal jauh tak lantas membuat Kaledonia Baru menyerah. Mereka mulai berani keluar menyerang dan memanfaatkan kelengahan barisan belakang Indonesia. Pada menit ke-61, Julia Honakoko melakukan aksi individu yang merepotkan sebelum melepaskan sepakan mendatar yang merobek gawang Iris De Rouw. Skor menipis menjadi 1-4.

Ketegangan sempat meningkat di sepuluh menit terakhir pertandingan. Pada menit ke-80, Leana Hmae mencetak gol kedua bagi Kaledonia Baru melalui sepakan lob yang cerdik. Meski pemain Indonesia sempat melayangkan protes keras karena adanya dugaan handball sebelum gol tercipta, teknologi VAR tetap mengesahkan gol tersebut setelah dilakukan peninjauan ulang. Skor 2-4 membuat sisa pertandingan menjadi lebih emosional.

Baca Juga

Titisan Mikel Arteta: Declan Rice Tampil Heroik dalam Kemenangan Arsenal Atas Sporting CP

Titisan Mikel Arteta: Declan Rice Tampil Heroik dalam Kemenangan Arsenal Atas Sporting CP

Kemenangan Manis di Ratchaburi

Meski Kaledonia Baru berusaha mengejar, pertahanan Indonesia yang digalang oleh Vivi Oktavia dan Gea Yumanda tetap solid hingga laga usai. Kemenangan 4-2 ini memastikan langkah Indonesia untuk mengamankan posisi ketiga dalam ajang FIFA Women’s Series 2026.

Daftar Susunan Pemain Indonesia:

  • Kiper: Iris De Rouw
  • Belakang: Gea Yumanda, Vivi Oktavia, Allya Afianti, Emily Nahon
  • Tengah: Helsya Maeisyaroh, Viny Silfianus, Rosdillah Nurrohmah
  • Depan: Sheva Imut, Claudia Scheunemann, Shifana Nadhifa

Pencapaian ini menjadi modal penting bagi perkembangan sepak bola wanita tanah air untuk terus bersaing di level yang lebih tinggi di masa depan.

Fajar Nugroho

Fajar Nugroho

Penulis olahraga dengan fokus pada sepak bola internasional dan liga top dunia.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *